
Setelah beberapa saat mengobrol akhirnya dapat menjalankan kerjasama dengan ayah dari Melissa. Mereka pun pamit untuk pulang karena hari mulai gelap.
Jeffrey kembali kekamar nya saat ia merasa sangat letih.
KEESOKAN HARINYA....
PUKUL 6. A.M
Jeffrey telah berpakaian rapih, dia menyeret kopernya keluar dari kamar nya.
Dia bersama ayah nya pun melesat menuju bandara untuk check-in keberangkatan jam 7 a.m
Selang satu jam mereka menunggu akhirnya pesawat pun lepas landas.
Di perjalanan Jeffrey hanya memikirkan Carla, sudah seminggu lebih dia tak melihatnya dan bahkan berkomunikasi dengannya.
SETIBANYA DI EROPA, PUKUL 23 P.M
Setelah menempuh waktu perjalanan 16 jam akhirnya pesawat yang di tumpangi telah mendarat di Eropa, keadaan sangat gelap dan sepi. Dikarenakan Deep sudah punya apartemen disini dia tak perlu pusing untuk mencari tempat menginap.
Jeffrey dan Deep pergi ke apartemen milik nya, Jeffrey membawa barang-barang nya masuk kedalam kamarnya dan diapun beristirahat.
....
Di Pagi harinya...
Jeffrey membuka matanya saat mentari pagi menganggu tidur nya.
KREAT...
Suara pintu yang terbuka, ternyata itu Deep yang membawakan sarapan milik Jeffrey.
"Sarapan lah Nak, saat diperjalanan kamu bahkan tidak memakan apapun" Ucap Deep sambil meletakkan makanan di meja nya.
"Iya,Pa" Jeffrey mengangguk dan menyantap makanan nya, "Papa dengar kamu bekerja disini, di perusahaan mana?" Tanya Deep sambil duduk di tepi kasur Jeffrey.
__ADS_1
"Perusahaan Charlotte" Jawab Jeffrey singkat dan kembali melahap makanannya hingga habis.
Deep menyunggingkan senyumnya dan dia pun meninggalkan Jeffrey sendirian di kamar nya.
Deep pun menelpon seseorang, "Siapkan mobil, Saya ingin pergi ke perusahaan Charlotte" Deep memutuskan sambungan nya dan duduk di sofa nya sambil menunggu supirnya membawakan nya mobil.
Jeffrey keluar dari kamar nya dan melihat sang ayah sudah sangat rapih, "Papa mau kemana?" Tanya nya sambil melangkah mendekati Deep.
"Berjalan jalan sebentar, sekaligus mengecek perusahaan disini" jelas Deep kepada Jeffrey.
Jeffrey mengerutkan keningnya dan menatap Deep penuh pertanyaan,"sejak kapan papa punya perusahaan disini?"
Deep tertawa kemudian menepuk pundak putra nya," Sudah lama. Kamu saja tidak mengetahuinya, yasudah Papa pergi dulu. Jika ada sesuatu hubungi saja mungkin Papa sedikit lama" Jawab Deep kemudian berjalan keluar dari apartemen meninggalkan Jeffrey.
Deep masuk kedalam mobilnya dsn memerintah untuk supirnya menuju kealamat yang diberikan nya.
PERUSAHAAN CHARLOTTE....
Deep menuruni mobilnya, dia mengedarkan pandangannya saat hendak memasuki perusahaan itu. Dia melangkah masuk dan seseorang langsung menyambut nya.
"Dia ada di ruangannya Tuan, mari saya antarkan" Kata Manager lalu memimpin jalan dan Deep pun mengikutinya.
TOK TOK TOK....
"Ya, Masuk!" Teriak seorang wanita terdengar jelas dari luar, tanpa berlama-lama mereka berdua langsung masuk.
"Selamat pagi Miss, ada yang ingin bertemu dengan anda" jelas manager dan menoleh kearah Deep yang ada disebelahnya.
Adriana yang menatap Deep lalu menyuruh manager nya untuk pergi, "Baiklah. Kamu bisa pergi dan lanjutkan pekerjaan mu" perintah nya, "Baik,Miss" manager itupun pergi hanya menyisakan Deep dan Adriana.
"Si-silahkan duduk tuan" Ucap Adriana yang mempersilahkan Deep, "Tidak perlu canggung begitu" Ucapnya sambil tertawa pelan. Adriana hanya tersenyum kikuk dan berusaha untuk tidak membuat suasana menjadi canggung.
"Ternyata kamu sangat cantik, tetapi kenapa putra saya tidak tertarik?"
Saat mendengar pujian dari Deep tanpa sadar pipi Adriana memerah seperti buah tomat yang masak.
__ADS_1
"Mmm Saya tidak tahu, mungkin karena dia tak punya rasa terhadap saya" ada sedikit kesedihan di Kalimat yang diucapkan Adriana.
"Sudahlah, Saya mendukung kalian jika suatu saat kalian menjadi pasangan kekasih. Dan juga saya harapkan kamu tetap bisa memperjuangkan dia, sedikit aneh jika perempuan yang berjuang sendiri untuk hal yang belum pasti, tetapi saya berjanji akan segera membuat kalian bersatu jika suatu saat terjadi kendala. Saya cukup kagum ketulusan mu kepada putra saya, walaupun dia tak ada balasan untuk perasaan mu namun kamu tetap peduli. Saya rasa kamu lah yang cocok menjadi menantu saya" Kata Deep kepada Adriana yang berhasil membuat Adriana menitikkan air matanya, dia sangat terharu karena sudah mendapatkan dukungan dari keluarga Jeffrey yang tak lain adalah ayahnya sendiri.
Adriana menghapus air matanya dan menatap Deep dengan sungguh-sungguh, "Saya pastikan putra anda tidak akan banyak kendala disini di saat anda tidak ada disini. Saya akan senantiasa mencintai nya dengan tulus sampai dia menyadari hal itu" jawab Adriana.
Deep tersenyum, dia mengusap kepala Adriana seperti putri nya dan berkata, "Kamu benar benar anak yang pandai, kamu pantas akan jabatan di perusahaan ini. Jangan memanggilku tuan, kamu bisa memanggil ku Papa oke?" Adriana mengangguk semangat, dia pun merasakan kebahagiaan dilubuk hatinya yang terasa ada bunga bunga yang bermekaran.
Tak apa jika belum memiliki mu tetapi aku sudah mendapatkan dukungan dari keluarga mu itulah terinti dari semua nya. Untuk cinta mu kepada ku, ku serahkan hal itu kepada Tuhan dan takdir kita ; batin Adriana sembari tersenyum singkat.
.... FLASHBACK ON ....
Saat Jeffrey belum di minta Deep kembali, Deep sudah banyak mendapatkan cerita dari Deon, Edrick, Drew bahkan Della.
Mengenai Jeffrey yang dikatakan miskin dsn lain sebagainya, bahkan ide konyol nya hanya untuk bisa mengejar cinta pertama nya.
Pada saat itu Deep juga mendapatkan cerita dari Della mengenai Adriana, wanita yang sangat mencintai Jeffrey. Bahkan dia memendam perasaannya hanya karena tak ingin merusak hubungan pertemanan nya dengan Jeffrey dan hubungan Jeffrey dengan Carla.
Pada saat mendapatkan banyak cerita dan rahasia yang Deep sendiri tidak tahu, dia semakin penasaran tentang sosok Adriana..
Dia bahkan sudah menghubungi Adriana dan menanyakan hal itu kepadanya, dan benar saja Adriana mau jujur tentang perasaan nya. Di buat semakin penasaran Deep pun memutuskan untuk pergi ke Eropa untuk melihat sosok Adriana dan sambil menjalin hubungan kerjasama.
... FLASHBACK OFF ...
Deep Dan Adriana pun berbincang bincang sebentar sebelum untuk mengajukan kerjasama.
"Pa, tidak diminta untuk menjalin hubungan kerjasama pun aku akan menyetujuinya" seru Adriana bersemangat.
Deep terkekeh kemudian berkata, "Siapa tahu kamu akan menolak kerjasama yang Papa ajukan" Gurau Deep dengan Adriana.
"Siapa coba yang akan menolak kerjasama dengan keluarga yang sangat terhormat dan terkenal di Inggris" kata Adriana, dia meraih bolpoin dan iapun langsung menandatangani surat kontrak.
"Haha kamu bisa saja, yasudah Papa harus pergi menemui rekan lainnya" ucap Deep lalu membawa pergi berkas perjanjian dan surat kontrak.
Saat melihat Deep yang sudah pergi dari ruangannya, Adriana masih sangat bahagia karena mendapatkan restu dari Deep secara langsung. Bahkan Deep tidak gengsi menemui nya di Eropa dan rela datang jauh-jauh.
__ADS_1
Aku sangat senang, Carla mungkin kamu mendapatkan Jeffrey namun aku sudah mendapatkan dukungan dan juga Restu ayahnya, dan aku berharap semoga secepatnya mendapatkan hatinya juga ; Adriana bermonolog. Dia masih senyum senyum sendiri dan ingin rasanya dia melompat kesana kemari karena kebahagiaan yang ia dapatkan di pagi hari ini.