
Meeting Berlangsung selama 1 jam membahas tentang kerjasama dan juga beberapa produk atau barang yang akan di dikirimkan keluar negeri.
Setelah rapat selesai, Carla langsung menarik tangan Jeffrey untuk keluar bersama nya dan momen itu di saksikan oleh Andriana.
Adriana menghela nafas nya dan berjalan masuk kedalam ruangan dengan tatapan kosong. Pikiran nya melayang entah kemana melihat pria yang baru disukainya sudah menjadi milik orang lain.
Adriana duduk di kursi sambil sesekali memainkan ponselnya hingga tanpa sadar salah satu sahabat nya masuk kedalam ruangan nya.
"Woy! Lo lagi mikirin apa?" Tanya Della yang melihat Adriana melamun sejak tadi.
Menyadari hal itu Adriana langsung sedikit gugup dan berusaha untuk terlihat baik-baik saja. "G-Gw tidak papa!kau masuk tak mengetuk pintu apa itu sopan?" Marahnya guna sedikit mengalihkan pertanyaan Della tadi.
Della mengerutkan dahinya dan duduk di hadapan Adriana. "Ana , Lo kira gw baru mengenal mu? Hey! Kita sudah dari kecil kenal hingga sekarang. Gw tahu karakter mu dan sifat mu! Katakanlah ada apa?" Seketika Della kesal dengan sahabat nya ini yang sedang menyembunyikan sesuatu.
Adriana menghembuskan nafas kasar lalu ia kemudian berkata "Gw jatuh cinta" Della terbelalak mendengar perkataan ini. Seorang Adriana menyukai seseorang? Wow itu berita yang sangat menarik.
"BENARKAH?" Tanya Della menyakinkan. Adriana pun mengangguk "Ya benar. Tak usah sampai berteriak juga dasar!" Gerutunya.
"Oh ya ya Maaf, ngomong ngomong siapa orangnya? Apa dia tampan?"
Adriana sempat melamun beberapa saat dan sekilas membayangkan wajah Jeffrey dan juga membayangkan status Jeffrey yg bisa dibilang dia bukan orang biasa.
"YA!Dia sangat tampan bahkan dia sampai bisa membuat ku jatuh cinta pada pandangan pertama, namun...." Ucapan Adriana terputus saat ia mengingat Jeffrey merupakan kekasih salah satu rekan kerja nya yaitu Carla.
"Namun apa? Jangan setengah-setengah buat gw penasaran aja!" Kesal Della dengan Adriana. "Dia sudah punya kekasih " katanya dengan sedikit lemas dan mendongakkan wajahnya menatap langit-langit ruangan kantor nya.
__ADS_1
"WTF?! Gila bisa² nya Lo suka sama yang udah punya kekasih" tak terima Della jika sahabat nya menyukai seseorang yang telah mempunyai kekasih. Della tidak ingin Adriana akan di katakan perebut pacar orang dan juga dia akan selalu dilema dengan isi hatinya.
"Ya Del! Gw suka sama seseorang tapi dia udah punya kekasih tetapi ketahuilah... Dia pacaran baru hari ini dan gw juga bingung kenapa bisa secepat itu padahal gw pikir dia sama tuh cewek baru kenal beberapa hari lalu"
"Mungkin dia temen lamanya"
"Ya mungkin deh Del, udahlah gw tetep dari jauh bakal awasi dia gk peduli apapun itu"
"Ana , Lo nge stuck lagi? Banyak cowok diluar sana"
" I think he is more suitable for me!"
"Ah serah lo dah" Della pasrah dengan keputusan Adriana dan mencoba untuk tak menyangkal keputusannya.
Haripun mulai gelap, para karyawan telah pulang tetapi tidak dengan Adriana,Della , Carla dan Jeffrey. Mereka masing-masing masih betah berduaan entah apa yang mereka bahas. Sama dengan Adriana dan Della mereka masih membicarakan pria yang disukai oleh Adriana.
"Btw, orang yang buat Lo tergila gila kek apasih?" Penasaran dengan sosok pria tersebut. Adriana langsung memberikan ponselnya yang berisikan foto Jeffrey yang dia ambil secara diam-diam. "Ini , namanya Jeffrey." Tunjuk nya kepada Della.
Della terbelalak, ia mengetahui siapa ini dan juga status nya lalu berkata "Eh bentar, Jeffrey Grover? What! Gila dia kan CEO yang terkenal di Inggris" Della terkejut bahwa Adriana bisa bertemu dengan pemuda ini.
"Benarkah? T-tapi dua adalah salah satu karyawan disini" timpal Adriana
"HAH?" Della sedikit terkejut mendengar perkataan sahabatnya "Mungkin dia lagi punya ide gila, Asal Lo tau Chandra temen Abang gw jadi gw tahu dia" sambung nya.
Mendengar itu Adriana semangat dan matanya berbinar menatap Della "Kebetulan banget.... Kalau gitu ceritain tentang dia! Gw mohon" sambil memasang wajah memelas Adriana berbicara dengan sangat lembut dan sukses membuat Della tertawa.
__ADS_1
"HA..HA..HA..Dasar ya Lo ada maunya aja berubah jadi gemesin, oke gw ceritain karena Lo sahabat gw."
Mendengar itu Adriana sangat bersemangat dan bersiap untuk mendengarkan cerita dari Della "Jeffrey itu terkenal di negaranya, Inggris. Dia tokoh yang sangat berpengaruh namun dia gk di kenal sebagai Jeffrey cuma nama keluarganya saja yaitu Tuan muda Grover. Dia juga sedikit aneh gk suka orang lain atau temen ² nya tahu kalau dia kaya dan saat itu dia gk punya temen banyak salah satunya Abang gw itu temen setia nya, setahu gw pas denger percakapan Jeffrey dan Abang gw dia punya rencana penyamaran gitu untuk ketemu sahabat lamanya mungkin yang dimaksud itu kekasihnya sekarang dan mungkin juga alasannya Nerima itu karena memang tujuannya mencari cewek itu siapa namanya, oh iya Carla"
Tatapan Adriana semakin serius dan didalam hatinya memiliki rasa kekaguman tinggi terhadap Jeffrey. Semakin menjadi jadi hatinya karena dia tak salah menaruh hati kepada pria itu.
"Dia sangat menarik! Aku jadi sangat menyukainya" cicitnya dengan sedikit malu malu hingga pipinya sedikit merona. "Oh iya, terimakasih Del beruntung banget punya sahabat kek Lo"
"Sama-sama, intinya gw dukung keputusan Lo , tenang aja kalau dia jodoh Lo gk bakal kemana " tambah Della memberikan semangat kepada sahabatnya ini.
"Apapun keadaannya gw bakal dukung Jeffrey jika ada masalah"
Adriana kemudian mengajak sahabat nya keluar dari ruangan menuju salah satu restoran dan memesan makanan karena ia sudah sangat lapar setelah meeting ia tidak bernafsu makan.
"Mbak tolong 2 mangkuk ramen nya ya" kata Adriana kepada pelayan. Sambil menunggu pesanan mereka, mereka kembali mengobrol "ngomong ngomong Lo kenapa bisa suka Jeffrey?" Tanya Della penasaran.
Adriana terkekeh kemudian berkata "saat pertama kali kami menghabiskan waktu bersama, Lo tau? Dia sangat mengesankan waktu itu.. walaupun seperti nya dia tak terlalu romantis namun sifat nya cukup membuat hatiku hangat" jelas nya menjawab pertanyaan dari Della.
"Lo bener sih , karena setahu gw dia gk pernah pacaran" tambah Della menimpali perkataan Adriana.
Adriana tertegun, benarkah dia tak salah dengar barusan? Ada seorang pria bahkan belum pernah pacaran. Oh itu sungguh bisa dibilang mustahil!
"Benarkah? Lo gk ngarang kan?" Adriana memastikan. Della menggelengkan kepalanya "beneran... Gw gk ngarang orang Abang gw temen deketnya sesekali dia sering cerita in Jeffrey ke gw" tambah nya untuk membuat Adriana percaya.
Hati Adriana kini berbunga bunga, dia sangat senang pemuda yang dia cintai tak memiliki pengalaman dalam hubungan. Adriana tak mempermasalahkan itu karena dia secara langsung menyukai pria semacam itu. ya
__ADS_1