
Hari berlalu dengan penuh liku-liku tampak Tuan Bagas yang sedang berbaring di ranjangnya dengan seorang dokter yang menemaninya tak berselang beberapa lama tampak suci bersama dengan Ron datang dan langsung masuk ke kamar tuan Bagas yang masih terbaring seperti orang sakit
"Apakah Tuan baik-baik saja aku sangat terkejut saat Tuan Ron mengatakan padaku bahwa anda sedang sakit." ucap suci saat pertama kali melihat keadaan tuan Bagas
"Oh Suci kau datang aku rasa mungkin aku tak akan hidup lama lagi yang aku pikirkan bagaimana nasib peluk jika sampai aku tiada aku takut cucuku akan langsung membangun hotel di tempat tersebut tanpa memikirkan sebab akibat apa yang akan terjadi dan kau serta semua orang yang ada di klub tersebut akan kehilangan tempat tinggal aku harap aku bisa sehat selalu hingga cicilan club yang kau minta bisa lunas." ucap kakek Bagas sok dramatis
"Aku yakin kakek akan sehat aku yakin tuan akan baik-baik saja kakek harus sembuh dan kuat kaki orang baik dan dermawan aku yakin Tuhan pasti akan selalu memberi umur panjang pada tuan." ucap suci
"Suci takkan pernah berjanji 3 permintaan padaku jadi sebelum aku meninggal aku ingin kau menepati janji yang pernah kau ucapkan kepadaku sebagai permintaan terakhirku." ucap tuan Bagas
"Tentu saja Tuan aku akan menyetujui semua permintaan Tuan apapun itu pasti akan aku lakukan." ucap suci tanpa pikir panjang konsekuensi yang akan dihadapi di masa depan
"Pertama aku ingin kau menikah dengan cucuku dia adalah pria yang sangat kesepian dan juga sangat kasihan dia memang terlihat kejam dingin dan tak punya perasaan tapi sesungguhnya Dia pria yang baik hanya saja keadaan yang membuatnya berubah menjadi seperti itu jadi kakek berharap kau mau menikah dengan cucu kakek sebelum Kakek meninggal." ucap tuan Bagas
__ADS_1
Mendengar permintaan Tuan Bagas membuat Suci menjadi kaku seketika bagaimana tidak permintaan Tuan Bagas sangat tidak masuk akal karena menyuruhnya menikah dengan cucunya yang merupakan seorang pengusaha ternama yang memiliki seorang kekasih model cantik dan terkenal dan merupakan bos di perusahaan yang saat ini dia bekerja, "Tuan jangan sembarangan berbicara aku hanyalah wanita biasa yang bahkan bekerja di perusahaan milik cucu anda untuk mencari rezeki apalagi Tuan tahu aku ini siapa hanya anak seorang wanita malam aku yakin cucu Tuhan tak akan setuju jika Tuan menikahkan aku dengannya sebaiknya Tuan memilih wanita yang lebih baik daripada diriku." ucap Suci tau diri
"Aku tidak sembarangan berbicara suci apa kau mau klub malam yang saat ini kau tinggal di bersama ibumu dan yang kau cicil padaku akan hancur sekejap mata jika aku sudah tidak ada di dunia ini dengan kau menikah dengan cucuku maka klub malam itu akan menjadi milikmu dan ini adalah permintaan pertamaku kau tak bisa menolaknya." ucap kakek Bagas
Suci terdiam dia memang tak bisa menolak apapun permintaan pakai Bagas apalagi ini mengenai klub malam yang sudah diperjuangkan selama ini setelah berpikir "tapi Tuan bagaimana jika cucu Anda tak mau menikah denganku apa yang harus aku lakukan, tapi Tuan jika aku setuju menikah dengan cucu anda aku memiliki permintaan." ucap Suci
"Apa yang kau inginkan katakanlah aku akan melakukannya jika memang bisa kulakukan dan aku kabulkan." ucap kakek Bagas
Aku ingin pernikahan ini dilakukan secara rahasia tak boleh ada yang tahu selain aku dan ibuku serta anda dan yang menurut Anda tak akan membocorkan pernikahan ini aku tak ingin ada orang yang menceritakan sesuatu yang buruk buruk tentang keluarga ini dan juga tentang cucu anda karena menikah dengan orang sepertiku dan aku juga tak ingin menjadi beban dan mendengar perkataan orang bahwa aku menjebak atau menikah dengan cucu anda karena aku menggodanya jadi aku menginginkan pernikahan ini dirahasiakan sampai aku benar-benar siap." ucap suci
"Tuan bisakah kita jangan bertemu di klub bagaimana kalau kita bertemu di restoran saja secara private aku akan mengajak ibuku ke sana dan bertemu dengan Tuan jika sampai Tuhan datang ke klub dengan mobil mewah Tuan bersama rombongan itu akan memicu gosip yang tidak baik dan orang pasti akan membicarakan hal tersebut." ucap suci
"Baiklah lusa kita akan bertemu ajaklah ibumu ke restoran yang pernah kau datangi saat pertama kali bertemu denganku." ucap tuan Bagas
__ADS_1
"Baik Tuan tapi Tuan apakah anda baik-baik saja sebaiknya Anda ke rumah sakit agar anda bisa diperiksa lebih intensif dan anda bisa segera sehat." ucap suci
"Kau tak perlu khawatir aku baik-baik saja aku akan bertahan sampai bisa melihat cicitku dari kau dan Robert tapi aku sangat ingin beristirahat karena sepertinya aku sangat lelah." ucap Tuan Bagas seperti orang yang sedang sakit
"Baiklah Tuan aku permisi dulu aku akan mendoakan kesehatan dan kesembuhan tuan kalau begitu aku permisi." ucap suci mencium tangan tuan Bagas lalu keluar di antar oleh Ron masuk ke dalam mobil yang khusus buat mengantar jemput suci tadi
Ron Kembali ke kamar melihat Tuan Bagas yang sudah melepas selang infus dan sebagainya lalu menyuruh semua orang untuk mengembalikan barang-barang tersebut tampak Tuan Bagas bangkit dari tempat tidur dengan santai berjalan ke sofa "bagaimana akting ku." tanya Tuan Bagas
"Wah Tuan Memang luar biasa seandainya Tuan menjadi artis aku yakin Tuan akan menjadi artis terkenal dan memiliki banyak piagam penghargaan aku yakin saat ini Suci pasti sedang merenungi apa yang terjadi padanya." ucap Ron
"Sepertinya Tuan semakin hari semakin sehat tadi sebelum gadis itu datang aku memeriksa kondisi Tuan rupanya beberapa bulan ini sudah banyak kemajuan sepertinya tuan akan berumur panjang." ucap dokter tersebut
"Ha ha ha kau benar dokter setelah aku bertemu dengan gadis itu aku merasa hidup kembali dan aku merasa penyakit jantung yang aku derita sudah jarang kambuh lagi mungkin karena aku sangat senang padanya dia selalu bisa membuat aku tersenyum." ucap tuan Bagas
__ADS_1
"Itu sangat bagus Tuan karena stres dan banyak pikiran bisa memacu penyakit jantung anda." ucap dokter, iya aku tahu selama ini aku memikirkan cucuku tapi sekarang aku sudah merasa lega karena sebentar lagi dia akan menikah dengan wanita yang menurut aku bisa menjadi istri yang baik untuknya." ucap tuan Bagas
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya