Cinta Untuk Suci

Cinta Untuk Suci
25.rekaman tangisan bayi


__ADS_3

"Aku mengerti keinginanmu tapi tidak seperti ini caranya kau langsung membawanya pergi begitu saja kau harus biarkan dia menerima keberadaanmu dulu setelah dia dapat menerima keberadaanmu baru kau menyampaikan kepadanya keinginannya untuk menikah dengannya kalau kau seperti ini itu takkan berhasil itu sama saja kau memaksanya." ucap Ron


"Tapi Ron jika aku tak langsung mencegahnya dan membawanya pergi dia pasti tak akan pernah mau menemuiku lagi aku yakin itu aku ingin menahannya dan menjelaskan semua yang terjadi sampai dia paham bahwa aku sama sekali tak mengetahui apa yang terjadi di masa lalu aku baru mengetahuinya setelah aku pulang dan mencari tahu tentang apa yang terjadi jika sampai aku melepaskannya kali ini aku yakin aku tak akan bisa lagi berjumpa dengannya mungkin saja dia akan melarikan diri." ucap Rendy


Ron menghembuskan nafasnya Rendy sangat kasar kepala, "begini saja aku akan memberimu waktu selama satu jam lagi untuk berbicara dengan ibu Mira tapi jika dalam satu jam itu kau masih belum berhasil meluluhkan hati ibu Mira kau harus membiarkannya untuk kembali pulang." ucap Ron, tampak Rendy hanya mengangguk lalu masuk kembali ke dalam kamar sementara Ron langsung berjalan menuju ruang tamu dia akan duduk di sana sambil menunggu


Sementara suci yang baru saja tiba di dalam kamarnya nampak membersihkan tubuhnya lalu mengganti pakaiannya kemudian pergi ke ruang TV untuk menunggu sang ibu menghubunginya


Di dalam kamar tampak Rendy membuka ruangan ganti tapi saat dia membukanya dia tak menyangka bahwa Mirna sudah tertidur karena kelelahan menunggunya berbicara dengan Ron yang berdebat hampir 30 menit di depan, tampak Rendy langsung mengangkat tubuh Mirna tapi saat Rendy tadi mengangkat tubuh Mirna tanpa sengaja Mirna terbangun tampak mata Mirna terbelalak lalu meronta-ronta dan berteriak seperti orang gila lalu berlari kesana kemari hendak keluar dari ruangan tersebut tampak Rendy sangat terkejut melihat perubahan sifat Mira yang seperti orang gila "Mira sayang apa yang terjadi." tanya Rendy yang panik dan bingung "tidak ..... tidak .... aku harus pergi tidak tidak ini ini tidak mungkin aku harus aku harus pergi di mana aku aku tidak tidak tolong aku ampuni aku tidak tolong selamatkan anakku tidak tolong selamatkan anakku ampuni aku aku mohon selamatkan anakku jangan aku mohon jangan aku mohon." ucap Mira sambil berlari ke sana kemari seperti orang gila

__ADS_1


Ron yang mendengar kegaduhan tampak teringat dengan perkataan suci bahwa ibunya kadang mengalami sesuatu trauma yang membuatnya menjadi seperti orang gila Dia hanya bisa tersadar jika mendengar tangisan bayi sontak Ron langsung berlari menuju kamar Rendy yang untungnya tidak terkunci Ron langsung masuk dengan membawa ponsel milik Mirna lalu memutar rekaman yang tadi diperlihatkan oleh Suci mendengar suara tangisan bayi Mirna langsung terdiam lalu mencari asal suara tersebut "putriku suci." ucap lalu mengambil ponsel tersebut lalu duduk di tepi sofa sambil memeluk ponsel miliknya


Rendy langsung menangis sejadi-jadinya saat melihat langsung apa yang terjadi pada Mirna dia tak menyangka bahwa hal yang terjadi di masa lalu membuat Mirna sangat trauma hingga dia menjadi seperti itu roh yang melihat hal tersebut sontak saja meneteskan air mata melihat yang menangis sambil memukul dadanya sendiri tampak masih memeluk ponselnya


Sementara yang berada di rumahnya mengambil ponselnya dia akan mencoba siapa tahu saja ibunya mengangkat panggilannya mengingat tadi Ron membawa ponsel dan tas ibunya bersamanya tampak suci menelepon Mirna dan langsung diangkat oleh Mirna "halo ibu apakah ibu baik-baik saja." tanya suci mendengar suara sang Putri Mirna langsung tersenyum "ibu baik-baik saja sayang ibu akan segera pulang apakah baik-baik saja." tanya Mirna seolah-olah dia tak pernah mengalami hal apapun tadi


"Baiklah ibu aku akan menunggu ibu." ucap suci, iya sayang tapi jika kau memang lelah dan ingin beristirahat kau tidurlah duluan." ucap Mirna, setelah mengobrol beberapa menit ini sudah langsung mematikan ponselnya kemudian mengalihkan pandangannya pada kedua orang pria yang ada dalam kamar


"Baiklah aku akan mengantarmu pulang." ucap Rendy , "tidak aku akan pulang bersama Tuan Ron bagaimana Tuan run apakah kau bisa mengantarku pulang ke klub." tanya Mirna

__ADS_1


Tampak Rendy memberi kode pada Ron menolak permintaan Mira untuk mengantarnya pulang, agar dia bisa mengantar pulang, "mari nyonya Mira aku antar pulang rumahku searah dengan klub." ucap Ron setelah mempertimbangkan sesuatu


Tampak Rendy hendak menghentikan Mira untuk keluar dari kamar tapi Ron langsung menahan Rendy "aku adalah temanmu kau harus mengerti situasinya saat ini apa kau tidak lihat tadi bagaimana dia baginya Suci adalah segalanya jika memang kau benar-benar serius dan ingin menikah dengannya kau harus memulainya secara perlahan jangan seperti ini dia sampai memiliki trauma yang begitu besar akibat perbuatan mu." ucap Ron lalu melangkah keluar menyusul merah yang sudah masuk ke dalam mobil yang dikemudikan oleh Ron


Tampak Rendi terpaku mendengar perkataan Ron dan langsung terduduk di sofa di mana tadi Mira duduk sementara itu kini Ron sudah berada di dalam mobil bersama merah tak ada suara yang keluar dari bibir mereka berdua mobil melaju menuju tempat tinggal suci sepanjang perjalanan baik Ron maupun merah tak ada yang berbicara, ini mobil tersebut sudah tiba di depan klub tampak merah keluar lalu menunduk sesaat untuk mengucapkan terima kasih kemudian masuk ke dalam sementara Ron langsung pergi meninggalkan klub tersebut tampak merah memperbaiki dandanannya kemudian masuk ke dalam rumah tampak suci yang melihat sang ibu langsung tersenyum


Sementara itu Robert yang masih berada di perusahaan tampak sedang duduk mengerjakan sesuatu bersama dengan Kevin, "Tuan apakah Tuan tak pernah saran mengenai wanita yang akan menjadi istri Tuan kenapa Tuan begitu santai bahkan tak ingin melihat fotonya ataupun mengikuti kakek tuan malam ini untuk melamar gadis tersebut." tanya Kevin


Yang pasti aku tahu pilihan Kakek ku pasti gadis kampung aku pikir mungkin gadis itu baru saja tamat sekolah SMU karena kakekku selalu berpikir bahwa wanita yang sederhana pasti akan menjadi istri yang baik untukku jadi istri jadi aku tak masalah dia mau cantik tidak cantik, apapun bentuknya aku akan tetap menikahinya tapi aku tidak yakin apakah aku bisa melakukan tanggung jawabku sebagai suaminya karena aku jujur belum siap untuk melakukan hal seperti itu kepada seorang wanita yang baru aku kenal." ucap Robert

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2