Cinta Untuk Suci

Cinta Untuk Suci
31.22 tahun lalu


__ADS_3

"Baik tuan aku mengerti." ucap Ramesh lalu pergi meninggalkan pria tersebut yang masih duduk sambil melihat Tanama yang ada di hadapannya, kau jangan khawatir sayang aku pastikan aku akan menemukan putri kita jika memang dia masih hidup dan aku akan memberikan semua yang menjadi haknya aku tak akan biarkan wanita itu melakukan hal yang sama seperti 22 tahun yang lalu." ucap pria tersebut


Sementara itu Robert yang sudah tiba di perusahaan tampak langsung masuk di ruang kerjanya diikuti oleh Kevin saat memutar TV di ruang kerjanya tanpa sengaja Robert melihat Pamela yang serigala berlenggak-lenggok di atas catwalk sambil tersenyum ceria seolah-olah tak pernah terjadi apapun dalam hidupnya tampak Robert melihat hal tersebut dengan pandangan yang sulit diartikan


"lihatlah Kevin sepertinya Pamela tak merasakan apapun saat dia berpisah dariku aku pikir dia akan bersedih dan kembali padaku untuk meminta maaf tapi apa yang terjadi bahkan pesannya saja tidak ada sama sekali." ucap Robert


"Tuan harus mengikhlaskan Nona Pamela mungkin ini adalah takdir antara Tuan dan nona Pamela, kenapa Tuan tidak mencoba menerima istri Tuan saja cobalah tuan melihat istri anda sekali saja mungkin saja Tuan akan berubah pikiran." ucap kevin


"Sepertinya dari kemarin saranmu terus agar aku bersama istriku mendekati istriku dan mengetahui siapa istriku apakah kau sudah dibayar oleh kakek untuk merayuku agar mau melihat istriku." tanya Robert


"Mana ada Tuan aku mengatakan ini karena aku merasa Tuhan sangat berjodoh dengan nyonya apalagi nyonya sepertinya orang yang sangat baik dan pengertian serta sangat sederhana." ucap kevin


"Sepertinya kau sangat memahami istriku apakah tadi kau memperhatikan istriku atau jangan-jangan tadi kau menghayal sedang memikirkan istriku lagi kau jangan macam-macam walaupun aku menikahinya hanya sebagai status tetap saja dia adalah milikku, aku adalah suaminya yang sah." ucap Robert

__ADS_1


"Mana berani aku mana berani aku Tuan aku hanya tanpa sengaja melihat istri Tuan tadi saat ijab kabul setelah itu aku ntar lagi melihatnya Karena dia sudah berbalik menghadap ke papan hulu." ucap Kevin bohong, karena Kevin tau bahwa tadi Robert tak melihat siapapun


"Baguslah kau jangan macam-macam oh iya bagaimana perkembangan proyek kerjasama dengan Tuan Dinata." tanya Robert


"Semuanya berjalan baik Tuan aku rasa proyek itu akan cepat selesai dan Tuhan di mata juga sangat menyukai pekerjaan kita." ucap Kevin


Baguslah kalau begitu apa kau sudah membawa berkas karyawan baru ke HRD, sepertinya ada beberapa berkas yang lupa aku periksa Karena kemarin ada beberapa berkah yang terlewatkan begitu saja, coba kau nanti mengecek berkas-berkas tersebut dan kumpulkan data-data pribadi karyawan yang bekerja nanti kau simpan di atas mejaku." ucap Robert


"Berkas itu ada di mejaku aku berencana membawanya ke HRD tapi karena kemarin ada urusan penting sehingga aku tak melakukannya aku akan memeriksa ulang dan menyiapkan data pribadi para karyawan yang baru." ucap Kevin


Tampak Mira tertatih berjalan tak berselang lama tiba-tiba kepalanya sakit penglihatannya kabur Mira langsung pingsan, Rendy menahan tubuh Mira yang sudah jatuh terkulai lemas lantas mengangkatnya masuk ke dalam mobil yang sudah disiapkan sang sopir langsung melajukan kendaraan tersebut menuju kediaman milik Rendy


"Bagaimana dokter apakah dia baik-baik saja tadi saat berangkat dia baik-baik saja tapi saat tiba di bandara dan kami akan keluar dia tiba-tiba pucat dan tangannya dingin tak berselang lama dia langsung jatuh pingsan." ucap Rendy yang sedang berbicara dengan dokter di kamar pribadinya

__ADS_1


"Sepertinya istri anda mengalami trauma yang berat dia sampai pingsan seperti itu sebaiknya Anda membawanya ke psikiater itu akan lebih baik." ucap dokter tersebut, baiklah aku mengerti dokter setelah kami pulang dari kota ini aku akan membawanya untuk menemui seorang psikiater handal." Ucap Rendy


Sementara itu Mira masih tak sadarkan diri dari padahal sudah beberapa jam tapi untungnya setelah diperiksa dokter Mirah tidak apa-apa, setelah melihat keadaan mira Rendy mengantar dokter keluar.


Sementara suci yang baru saja terbangun dari tidur nyenyaknya tampak mengambil ponselnya dia ingin menelepon ibunya untuk bertanya keadaannya tampak Suci menelpon sang ibu tapi tak dijawab oleh ibunya membuat Suci bingung ke mana ibunya, tapi setelah Suci berpikir mungkin saja ibunya sedang tertidur karena kelelahan seperti dirinya, Suci tampak langsung ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya


Seorang pelayan mengetuk pintu kamar cuci yang baru keluar dari kamar mandi langsung berjalan ke arah pintu lalu membukanya "maaf nyonya tuan besar memanggil anda untuk makan malam." ucap seorang pelayan


"Baiklah Bibi aku mengerti aku akan segera ke sana." ucap suci, halo kembali masuk ke dalam setelah mengeringkan wajahnya dan berpakaian rapi Suci pun keluar menuju meja makan di mana sudah ada Tuan Bagas dan Ron yang menunggunya


"Bagaimana keadaanmu apakah kau baik-baik saja." tanya Tuan Bagas saat Suci sudah duduk di meja makan, Suci tampak tersenyum manis "aku baik-baik saja Tuan aku hanya kelelahan sehingga aku tidur." ucap Suci tak ingin menceritakan apa yang terjadi


"Ada apa denganmu kenapa masih memanggil tuan aku adalah kakekmu ,oh iya setelah kita makan malam aku ingin kau datang ke ruangan kerjaku ada beberapa berkas yang harus kau tandatangani, tapi sebelumnya mari kita makan aku sudah sangat kelaparan." ucap tuan Bagas sambil tertawa kecil

__ADS_1


"Maaf kakek aku belum terbiasa memanggil kakek ucap suci, kau harus membiasakan hal itu apa yang terjadi bila orang-orang mendengar kau memanggilku Tuan padahal kau adalah cucu menantuku nanti mereka berpikir aku adalah pria diktaktor." ucap tuan Bagas sambil tertawa membuat yang lain ikut tertawa tampak makan malam tersebut diiringi dengan canda tawa Suci benar-benar menyembunyikan apa yang sudah terjadi sementara Tuan Bagas dan Ron tampak mengikuti alur yang dibuat oleh Suci mereka juga tak ingin mengungkit apa yang sudah terjadi tadi walaupun mereka tahu saat ini Suci tidak baik-baik saja tapi mereka yakin pasti bisa melewati segalanya dengan baik.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2