Cinta Untuk Suci

Cinta Untuk Suci
35.lamaran Rendy


__ADS_3

"Kau tidak usah berpura-pura lupa aku yakin kau mengenal pacarku pria paling tampan di kantor ini yang bernama Jerry yang tadi siang menghampirimu saat kau makan siang apa kau sudah lupa." ucap Lina


Tampak suci terbelalak lalu mengingat pria yang tadi siang menghampirinya dan tempat berkenalan dengannya tapi Suci lupa dan mengabaikannya baginya saat ini dia tidak ingin bertegur sapa dengan siapapun dia hanya ingin bekerja apalagi saat ini dia sudah menikah walaupun pernikahannya tak seindah seperti pernikahan orang lain


"Aku tak mengetahui siapa pria yang tadi siang datang menghampiri mejaku aku sungguh tak ada hubungan apapun dengannya." ucap suci, Lina melihat Suci dengan seksama aku pegang perkataanmu ingat kau jangan pernah mencoba untuk mendekati Jeri Dia hanya milikku." ucap Lina lalu pergi begitu saja dari tempat tersebut sementara Suci hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar lalu berjalan keluar dari perusahaan menuju halte


Sementara itu Mira yang sudah sadar akhirnya bisa tenang ayo bangun kita harus pulang ini sudah hampir sore ucap Rendy sambil membantu Mira bangkit dari kuburan kedua orang tuanya tampak mereka berdua keluar dari pemakaman tersebut Lalu masuk ke dalam mobil "kau ingin ke mana lagi sudahlah aku ingin beristirahat." ucap mira saat melihat Rendy akan melajukan kendaraannya menuju ke desa di mana mereka dulunya tinggal


"Sebentar saja Kita akan berjalan di jalan desa sampai ke ujung kemudian kembali lagi kau harus melihat bagaimana keadaan desa kita yang dulu dengan yang sekarang." ucap Rendy


Mendengar perkataan Rendy Mira hanya bisa pasrah mobil mulai memasuki desa tersebut tapi Mira sedikit bingung kenapa di desa tersebut sangat sepi seolah-olah desa itu tak ada penghuninya, apa kau tahu sejak kau pergi dari desa ini tiba-tiba banjir besar menghantam desa ini membuat rumah hancur dan penduduk desa ini akhirnya pindah ke tempat lain sehingga tak ada yang tersisa di desa ini, Tuhan telah memberikan karma atas apa yang mereka perbuat bahkan ada beberapa warga yang tidak selamat." ucap Rendy, Mira sangat terkejut mendengar kata Andi Dia pikir desa itu sudah menjadi desa dengan pembangunan yang lebih baik apalagi yang sangat pesat untuk melakukan pembangunan sementara minta mendengar semua itu hanya bisa terdiam setelah melihat desa yang sepi tanpa penghuni mobil Rendy langsung berbalik arah kembali ke kediaman Rendy

__ADS_1


Tapak suci yang sudah pulang tampak penjaga gerbang memberi hormat ke dalam kediaman tuan Bagas sudah berada di dalam kamar milik Robert tampak Suci melihat sekitar kamar tersebut tanpa sengaja Suci melihat sebuah album foto milik Robert dan Pamela yang tersimpan di sebuah laci setelah melihat foto tersebut Suci kembali menyimpan foto itu


Suci mengambil ponselnya hendak menghubungi sang ibu yang sedari kemarin tak ada kabarnya saat menelepon ponsel mira ponselnya tidak aktif membuat suci kebingungan karena tidak biasanya ponsel ibunya tak aktif, Suci langsung mengirim pesan kepada ibunya agar segera menghubunginya karena dia sangat khawatir


Sementara itu Mira dan Rendy yang sudah tiba di kediaman mereka, tampak langsung masuk Rendy yang melihat mira berjalan masuk ke dalam dengan cepat Rendy langsung menarik tangan Mira, "Mira aku ingin berbicara denganmu terlebih dahulu Mira usia kita bukan usia untuk bermain-main aku tahu kesalahanku sangat besar padamu tapi kali ini aku mohon maafkan aku aku mempunyai nazar ingin menikah denganmu di depan makam kedua orang tuamu jadi aku harap kau bisa menerima lamaranku ucap Rendy lalu mengeluarkan cincin dari sakunya kemudian berlutut di hadapan Mira, tampak mira sedikit terkejut dengan perbuatan Rendy


Tampak mira menangis lalu mengangguk setelah memikirkan apa yang terbaik untuk semua ini apalagi Rendy sudah melakukan hal yang paling membuat Mira bahagia yaitu menguburkan kedua orang tuanya dengan layak dan bahkan merawat makam tersebut Rendi yang melihat tangguhkan Mira lantas tersenyum lalu memasukan cincin ke jari manis mira kemudian memeluknya "besok kita akan menikah secara agama di depan makan orang tuamu setelah pulang barulah kita membuat acara sederhana di kediaman ku sebaiknya kau bicarakan hal ini dengan Suci agar dia tahu." ucap Rendy


Tampan Rendy langsung masuk ke ruang kerjanya dan di langsung mengambil ponselnya untuk menelepon sahabatnya tersayang siapa lagi kalau bukan Ron tampak Rendy menekan nomor ponsel Ron tak berselang lama panggilan tersebut terhubung "halo Ron kau tahu aku berhasil mendapatkan maaf Mira dan besok kami akan menikah." ucap Rendy


"Apa bagaimana bisa dengan mudah dia menerima dan memaafkan mu apa yang sudah lakukan di sana jangan-jangan kau memaksanya untuk menikah denganmu atau kau sedang menyekapnya saat ini." ucap Ron

__ADS_1


"Mana ada aku memaksanya atau menyekapnya aku tadi dari kuburan kedua orang tua Mira di sana setelah itu aku membawanya ke desa di mana kami tinggal yang sudah hancur karena banjir setelah kembali aku pun melamarnya." ucap Rendy


"Baguslah akhirnya dia mau memaafkanmu ingat kau jangan gegabah apakah kakakmu tahu bahwa kau akan menikah dengan Mira." tanya Ron


"Itu tak ada hubungannya dengan kakakku untuk apa juga dia harus tahu aku yang selama ini sudah membiayai hidupnya dia setuju atau tidak itu bukan penghalang bagiku." ucap Rendy


Ron menghembuskan nafasnya kasar "Rendy aku tahu kau yang selama ini sudah membantuku untuk membiayai keluarga kakakmu serta menyekolahkan keponakan mu tapi kau tahu bagaimana sifat kakakmu dia masih sama kejamnya seperti dulu entah karena apa yang akan menimpanya nanti dia masih saja selalu bersikap egois dan judes aku takutnya dia akan membuat Mira kembali trauma jika tahu bahwa Mira menikah dengan mu." ucap Ron


"Kau jangan khawatir aku sudah memikirkan hal tersebut jika sampai dia masih saja melakukan hal-hal yang tidak terpuji kepada Mira aku akan pastikan dia akan menjadi gelandangan bersama keluarganya, lagi pula sebenarnya aku tak punya kewajiban untuk menghidupi semua keluarganya aku hanya berusaha untuk membantunya hidup tapi jika dia tidak mengerti cara membalas Budi aku pun tak bisa apa-apa." ucap Rendy.


"Baiklah aku percaya padamu tapi ingat kau jangan sampai ke gabah untuk urusan seperti ini karena kita tidak tahu bagaimana seseorang berpikir." ucap Ron .

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2