
Tampak wanita itu sedikit shock mendengar perkataan sang adik Dia pikir selama ini adiknya tak keberatan untuk membiayai hidup mereka sekeluarga apalagi pendapatan sang adik sangat banyak bisa dibilang adiknya sangat kaya raya karena dia berpikir selama ini bahwa semua harta adiknya adalah harta miliknya apalagi adiknya tak memiliki istri ataupun keturunan jadi dia bisa bersantai Santai menikmati semuanya tapi hari ini tiba-tiba adiknya menghentikan semua biaya bulanan untuk kehidupannya sehari-hari tentu saja itu akan membuatnya bingung bingung apalagi sang suami tidak memiliki pekerjaan setelah dia dipecat dan sampai saat ini suaminya belum juga mencari pekerjaan hanya mengharapkan uang bulanan dari sang adik yang cukup fantastis per bulannya sehingga bisa membuatnya mengikuti arisan sosialita
"Rendy dengar kakak saat ini Kakak iparmu sudah tak memiliki pekerjaan lagi dan kakak juga tidak memiliki pekerjaan bagaimana bisa kami hidup tanpa uang di tangan kami Rendi kau itu hanya memiliki Kakak dan keponakanmu suatu saat jika kau tiada semuanya akan menjadi milik kakak dan keponakanmu jadi apa salahnya jika kau memberikan sedikit pada kakakmu ini." ucap wanita tersebut yang ternyata adalah kakak Rendy dia tidak mengetahui bahwa Rendy sudah menikah dan sebentar lagi Rendi akan menjadi seorang ayah apalagi di halaman media sosialnya Rendy memang sengaja dan menyembunyikan tentang istrinya
"apa yang kakak katakan apa Kakak berpikir bahwa selama ini aku mencari uang dan bekerja keras agar bisa memenuhi semua kebutuhan keluarga kakak walaupun aku tidak memiliki istri ataupun anak aku bisa saja menyumbangkan semua harta kekayaanku kepada panti asuhan, lagi pula semua yang kumiliki adalah hasil dari keringatku sendiri tidak ada sangkut pautnya dengan harta peninggalan Ayah semua harta Ayah sudah Kakak jual jadi Kakak jangan lagi berbicara seolah-olah aku mempunyai hutang kepada kakak." ucap Rendy yang terlihat kesal dengan kakaknya menganggap semuanya mudah dan selalu bergantung padanya kali ini itu tidak bisa lagi apalagi Reni sudah memiliki istri dan sebentar lagi anaknya akan lahir tentu saja karena dia akan mempertimbangkan hal tersebut mengingat kakaknya adalah salah seorang yang bertanggung jawab atas penderitaan Mirah tapi biar bagaimanapun dia adalah kakaknya yang bisa yang dilakukan adalah membuat kakaknya mengerti bagaimana harus hidup tanpa bergantung padanya
__ADS_1
tampak sah Kakak terdiam mendengar perkataan Rendy dia tak menyangka bahwa Rendy akan menjawab seperti itu padahal selama ini Rendy selalu menuruti apa yang dia inginkan dan memenuhi semua kebutuhan keluarga mereka kini telepon telah dimatikan oleh Rendy membuat kakaknya tampak menyimpan ponselnya sang suami langsung melihat ke arah istrinya ada apa sayang kenapa wajahmu berubah seperti itu setelah kau menelpon adikmu
"Sayang ini masalah serius sepertinya Rendy tak akan lagi mengirimkan uang bulanan kepada kita dia hanya akan membiayai anak-anak Apa yang harus kita lakukan aku tak ingin hidup miskin mengapa sampai saat ini kau belum juga mendapat pekerjaan bukankah kau bilang kau sedang mencari pekerjaan." tanya sang istri, "apa katamu adikmu sudah tak membantu keuangan kita lagi jadi apa yang harus kita lakukan sayang aku sudah mencari pekerjaan di mana-mana tapi mereka selalu menolakku karena di perusahaanku dulu mereka tidak mau memberikan surat rekomendasi padaku karena pekerjaanku yang buruk saat bekerja di sana." ucap sang suami
"sebaiknya kau pergi ke rumah adikmu dan berbicara dengannya secara baik-baik siapa tahu saja saat melihatmu dia bisa merubah pendiriannya dan mau memberikan uang yang biasa dia berikan kepadamu." ucap sang suami memberi ide, "kau benar sayang aku harus bertemu Rendy dan menyelesaikan semua ini aku tidak ingin menjadi orang miskin dan tak punya uang tapi saat ini dia sedang bekerja sebaiknya aku akan ke rumahnya di waktu petang saja saat dia sudah pulang bekerja sebagai kau mandi lalu pergi keluar untuk mencari pekerjaan." ucap wanita tersebut
__ADS_1
"maafkan aku sayang aku tadi sedang berbicara sesuatu dengan istriku seperti biasa aku selalu bilang kepadanya keluar untuk mencari pekerjaan walaupun sebenarnya aku tak pernah mencari pekerjaan tapi hanya bersamamu seharian menghabiskan waktuku." ucap pria tersebut, "ih dasar kau nakal sayang mana uang yang biasa kau berikan aku membutuhkan uang itu untuk pergi ke salon dan membeli beberapa alat kecantikan yang sudah aku pesan dari luar negeri." ucap wanita tersebut
"sabar sayang beberapa hari lagi aku akan memberikanmu seperti biasanya tapi kali ini uangnya agak sedikit terlambat sekarang biarkan aku menikmati tubuhmu yang indah itu." ucap pria tersebut langsung mengangkat tubuh wanita itu masuk ke dalam kamar
suci yang sedang bekerja tampak merasa tidak nyaman apalagi rekan kerja Suci melihat Suci dengan pandangan yang sulit diartikan sementara Lina yang mengetahui tentang apa yang terjadi sangat kesal pada suci dan dia langsung menyebarkan gosip bahwa Suci adalah wanita murahan, tampak hari sudah sore dan waktunya Suci akan pulang tapi sebelum pulang tampak ponsel Suci berdering melihat nomor baru Suci ragu untuk mengangkatnya tapi karena nomor tersebut terus meneleponnya hingga tiga kali akhirnya Suci pun mengangkatnya "halo maaf ini dengan siapa." tanya Suci saat mengangkat telepon tersebut ," halo suci ini nenek bunga nenek Leo aku sangat senang karena bisa mendapatkan nomor teleponmu oh iya bagaimana kabarmu apakah kau baik-baik saja aku ingin sekali bertemu denganmu aku harap kau bisa datang ke kediamanku setelah bekerja." ucap nenek bunga
__ADS_1
"halo nenek aku akan memikirkan hal itu nenek karena ada beberapa pekerjaan yang harus aku selesaikan dan juga aku harus meminta izin agar bisa datang ke rumah nenek." ucap suci, dalam hati nenek sangat senang ternyata Suci adalah wanita yang baik dan juga menghargai orang tuanya buktinya dia akan meminta izin terlebih dahulu untuk pergi ke suatu tempat "baiklah Suci aku akan menunggu kabar darimu kabari saja nenek jika memang kau ingin kemari nenek akan menyuruh sopir untuk menjemputmu." ucap nenek bunga.
Jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya