
Tapi Ella enggan mengangkat panggilan telepon tersebut karena saat ini posisinya yang tak memungkinkan dirinya untuk mengangkat panggilan telepon tersebut sementara pria yang merupakan mantan kekasih Ella tanpa henti terus mencumbui Ella seolah-olah dia tuli dengan deringan ponsel tersebut, setelah berdiri beberapa kali akhirnya panggilan telepon itu pun tak terdengar lagi sementara kedua pasangan laknat itu terus melanjutkan aktivitas ranjangnya
Di kediaman orang tua Ella tampak ibunya sangat kesal karena sang anak tidak mengangkat panggilan telepon tersebut "aduh di mana Ella kenapa dia tak mengangkat telepon, kali ini apa yang akan dikatakan mertuanya jika sampai dia tidak kembali secepatnya." ucap ibu Ella khawatir
Sementara itu Ayah Ella yang sedang memantau pembangunan masjid tampak girang karena masjid sudah jadi 50% apalagi sebentar lagi orang yang memberi investasi akan datang untuk melihat masjid tersebut membuat Ayah elah semakin tenang jika orang tersebut datang, tampak ibu Ella yang tak berhasil menghubungi putrinya, ibu Ela langsung suaminya mengatakan apa yang terjadi tampak ayah Ella mengambil ponselnya di sakunya lalu menghubungi Ella kali ini Ella menjawab telepon tersebut setelah berbicara beberapa menit ayah Ella menutup panggilan telepon
Sementara Ella dan mantan kekasihnya tampak puas setelah berhubungan ponsel Ella berdering melihat panggilan tersebut dari ayahnya Ella cepat-cepat mengangkatnya setelah berbicara beberapa menit Ella mematikan ponselnya
Sayang aku harus kembali ke rumah mertuaku aku akan membersihkan tubuh ." ucap Ella sambil mengecup pria yang menjadi selingkuhannya , tampak pria tersebut hanya tersenyum sambil mengangguk, kini Ella sudah berada di kediaman mertuanya tampak Ella langsung masuk ke dalam kamar, melihat Reza yang sedang bersantai sambil menonton TV sementara Reza tampak cuek mengetahui kedatangan Ella
Ella yang berpikir Reza menjemputnya ingin membicarakan sesuatu tampak duduk di dekat sofa di mana Reza nonton, "ada apa kau mencariku apakah kau menyesal atau ingin minta maaf." ucap Ella dengan angkuh sepertinya Ella salah paham dengan ucapan ayahnya
__ADS_1
Reza tersenyum tipis melihat Ella "kau pikir kau siapa wanita seperti mu bahkan tidak pantas berada di hadapan ku saat ini jangan mimpi aku mau meminta maaf apa kau pikir aku tak tau apa yang kau lakukan yang di luar sana ." ucap Reza
"apa yang kau katakan jangan memfitnahku aku menginap di rumah orang tuaku saat kau datang aku keluar untuk membeli sesuatu." ucap Ella , "sudahlah percuma aku berdebat padamu aku pasti akan kalah karena kebiasaanmu untuk menceritakan hal yang palsu sudah menjadi keahlianmu." ucap Reza, tampak desa langsung bangkit dan keluar dari kamar tersebut meninggalkan Ella yang tampak mengepalkan kedua tangannya
sementara itu di sebuah pemakaman tampak pernikahan antara Mirna dan Rendy sedang berlangsung pak penghulu langsung menikahkan kedua sejoli itu di depan makam kedua orang tua Mira ini mereka berdua telah sah menjadi pasangan suami istri setelah pernikahan Mira dan Rendy langsung kembali karena tak ingin berlama-lama di kota tersebut
Tampak Mira dan Rendy sudah berada di kediaman mereka di mana rumah tersebut adalah rumah pribadi milik Rendy yang sudah lama dia bangun sejak memulai karirnya sebagai seorang pengacara begitu masuk ke kediaman pribadi Rendy para pelayan langsung menunjuk hormat apalagi Rini sudah memberitahukan kepada kepala pelayan bahwa dia akan membawa istrinya untuk tinggal di kediaman itu dan mulai saat ini istrinya adalah pemegang kekuasaan di rumah tersebut dan dia tidak ingin ada yang menyepelekan istrinya
"Aku juga tidak tahu sayang apa yang terjadi aku juga merasa tak melakukan kesalahan tiba-tiba aku mendapatkan surat pemecatan dari atasanku keterangannya karena tugas yang diberikan tak dikerjakan dengan baik." ucap pria tersebut
Sebenarnya apa yang kau lakukan sampai kau tak mengerjakan pekerjaan yang diberikan oleh atasanmu dengan baik urusan rumah aku yang mengurus biaya bulanan semuanya kakakku yang memberikan dan bahkan kita diberikan pelayan bagaimana bisa kau tak melakukan apapun tapi tetap saja tak bisa mengurusi pekerjaanmu, aku juga ingin seperti wanita yang lain bisa membeli barang-barang mewah keluar masuk salon dan pergi berlibur bagaimana bisa aku mengikuti arisan 100 itu ." ucap wanita tersebut
__ADS_1
"Tenanglah sayang aku pasti akan mendapatkan pekerjaan lagi lagi pula kan masih ada Rendy yang selalu memberikanmu uang dan dia pasti akan memberikan apa yang kau inginkan lagi pula dia kan tak punya istri apalagi anak lagi pula jika suatu saat nanti dia sudah tiada semua hartanya akan jatuh di tangan kita sebagai kerabatnya yang paling dekat." ucap pria tersebut
Wanita tersebut menghembuskan nafasnya kasar "aku tahu masih ada Rendy yang akan selalu membantu kita tapi aku tak ingin kau tak punya pekerjaan jika saja kau memiliki pendidikan hukum aku sudah lama menyuruhmu menjadi asisten adikku tapi sayangnya kau kuliah di jurusan psikolog." ucap wanita tersebut
"Sudahlah sayang jangan terlalu memikirkan hal tersebut sebaiknya kita menikmati saja mau main di mana aku untuk sementara menjadi pengangguran lagi pula anak kita kan ada pengasuh yang mengurus dan semua biayanya juga ditanggung oleh Rendy." ucap pria tersebut, pasangan tersebut langsung bermain olahraga ranjang setelah perdebatan mereka
Sementara itu tampak ayah Ella yang sedang menunggu investor yang akan melihat masjid yang sudah dibangun tersebut tak berselang lama sebuah mobil memasuki halaman masjid yang dibangun tampak ayah Ella langsung menyambut kedatangan orang tersebut tang berselang lama tampak pintu mobil buka keluar seorang pria paruh baya yang langsung dijemput oleh ayah Ella kemudian mereka langsung berjabat tanga, selamat datang tuan aku harap perjalanan Anda menyenangkan mari kita duduk di sebelah sana aku sudah menyiapkan tenda dan beberapa cemilan ringan ucap Ayah Ella sambil berjalan beriringan menuju sebuah tenda di mana sudah ada meja dan kursi serta berbagai macam hidangan di atas meja
"Terima kasih Tuan Rudi aku sangat senang karena pembangunan masjid ini sudah jadi 50% aku tak sabar melihat pembangunan masjid ini jadi 100% ."ucap pria tersebut sambil menundukkan bukunya di sebuah kursi yang menghadap ke masjid
"Aku juga sangat senang Tuan bagiku mesjid adalah sebuah tempat ibadah yang selalu aku datangi di mana aku selalu mencurahkan isi hatiku berbuat amal dan selalu berdoa untuk kebaikan sesama." ucap ayah Ella .
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya apa