
Tampak Ayah Ella sedang mengobrol dengan asyik tiba-tiba bangunan mesjid yang jadi 50% tersebut langsung roboh menimpa beberapa orang pekerja termasuk Ayah Ella yang tak sengaja terkena tiang sontak saja pria yang merupakan investor langsung menghindar dari reruntuhan bangunan masjid tersebut dan Untung saja dia baik-baik saja tak mengalami apapun sementara Ayah Ella Tampak berteriak keras karena kedua kakinya terluka, tak berselang lama tampak mobil ambulans sudah berada di tempat kejadian dan beberapa orang petugas yang ingin mengetahui bagaimana bisa terjadi runtuhnya masjid tersebut padahal di sekitar bangunan yang lain aman-aman saja
Tampak semua yang terluka termasuk ayah Ella di bawa ke rumah sakit sementara investor tersebut tampak menunggu para polisi untuk mengetahui penyebab dari kecelakaan tersebut tanpa beberapa polisi memeriksa bangunan tersebut tanpa ketakutan melihat hal tersebut polisi langsung mengamankannya dan bertanya beberapa pertanyaan setelah mengetahui apa yang terjadi polisi hanya bisa geleng-geleng kepala karena tak menyangka bahwa ayah elah yang merupakan pengusaha bisa membangun masjid dengan bahan bangunan bekas apalagi semua bahan-bahan baru yang dia beli kualitasnya kurang bagus sementara investor yang mendengar hal tersebut sangat murka bagaimana tidak uang 5 miliar sudah dia berikan kepada ayah Ella untuk pembangunan masjid tapi malah Ayah elah membangun masjid dengan bahan bekas dan juga dengan barang kualitas rendah apalagi setelah mendengar bawa orang-orang yang dia kerjakan adalah orang baru semua sementara kepala tukang hanya anak-anak buah dari kepala tukang keahliannya masih di bawah rata-rata, dengan marado tersebut masuk ke dalam mobilnya Dia akan menuntut Ayah Ela dengan penggelapan karena merasa ditipu
Sementara Ella yang masih berada di kirimin mertuanya sangat terkejut saat ibunya menelepon bawa sang ayah sedang berada di rumah sakit karena mengalami kecelakaan saat berada di lokasi pembangunan masjid Ela bergegas ke rumah sakit sementara sang ibu sudah berada di rumah sakit duluan
Kini ayah Ella sedang dioperasi tampak Ela dan ibunya sedang menunggu di depan ruang operasi tak berselang lama dokter keluar dari ruangan tersebut "dokter bagaimana keadaan suami saya apakah dia baik-baik saja." tanya ibu Ella
"Alhamdulillah suami ibu selamat tapi kami meminta maaf karena kakinya harus diamputasi karena tulangnya sudah hancur." ucap dokter tersebut, mendengar perkataan San dokter tampak ibu langsung jatuh pingsan membuat beberapa orang perawat langsung mengangkatnya dan membawanya ke ruang perawatan sementara ia mendengar hal tersebut tampak mematung itu sangat fatal hingga membuat ayahnya kehilangan kedua kakinya
Hari berlalu dengan cepat sudah satu bulan sejak kejadian yang menimpa keluarga dan sudah satu bulan juga pernikahan Mira dan Rendy semua baik-baik saja sementara Suci masih seperti biasa pergi kantor dan kembali ke kediaman pakai Bagas Suci berusaha tersenyum saat sang ibu datang untuk menjenguknya dan beralasan bahwa suaminya sedang keluar negeri untuk urusan bisnis sementara Rendy yang mengetahui apa yang terjadi di rumah tangga Putri tirinya tanpa hanya bisa menghabiskan nafasnya kasar dia juga tidak tahu harus mengatakan apa kepada suci
__ADS_1
Tampak Ayah Ella yang sudah keluar dari rumah sakit dengan kursi roda setelah 1 bulan perawatan di rumah sakit sementara itu pihak berwajib sedang menunggu ayah Ella untuk memberikan keterangan perihal masjid yang runtuh tersebut karena pihak investasi menuntut Ayah ella atas penggelapan dan meminta ganti uang sebesar 5 miliar yang sudah diinvestasikan, "ayah jika kita menjual perusahaan apa nanti kata orang." ucap ibu Ella
"Apa kau ingin melihatku masuk penjara itu maumu kita tak punya harta lain selain perusahaan itu dan perusahaan itu juga mungkin hanya akan laku beberapa miliar." ucap ayah Ella
"Ella bagaimana kalau kau meminjam 5 miliar dulu kepada mertuamu pasti mereka memiliki uang, apalagi hanya 5 miliar." ucap ibu Ella
"Apa ibu tidak tahu biyaya rumah sakit Ayah sangat mahal dan ibu tahu yang membayar semua itu adalah mertuaku jika aku meminjam 5 miliar lagi apa yang akan mereka katakan padaku belum lagi masalah Ayah tentang penggelapan itu untuk saja mertuaku tak mengetahuinya." ucap Ella
"Apakah ayah sadar Ayah sekarang sudah lumpuh bahkan untuk pergi ke kamar mandi saja harus dibantu oleh ibu." ucap ibu Ella, tampak kayak Ella langsung tertunduk
Sementara itu Reza yang sudah 1 bulan ini terus memantau kediaman Suci tampak bingung karena sudah satu bulan bulan suci tak pernah terlihat di kediamannya bahkan orang-orang di sana tak tahu gimana keberadaan suci dan ibunya
__ADS_1
Sudah satu bulan ini suci bekerja di perusahaan dan sudah satu bulan juga Robert berada di luar negeri untuk membuka cabang perusahaan di sana tampak Kevin dan Robert sedang berada di perusahaan cabang, " Tuan kapan Tuan akan kembali apakah Tuan tak memikirkan istri tuan." tanya Kevin
"Aku memikirkannya aku sedang bertanya-tanya apa yang dilakukan apa dia akan bosan karena terus-terus tinggal di dalam rumah dan tak melakukan apapun, paling dia hanya akan berbelanja dan menghabiskan uang." ucap Robert yang tak mengetahui bahwa Suci adalah salah satu pegawainya Kevin langsung menangkap bingung ke arah robek karena dia tahu betul bahwa Suci Bekerja di perusahaan Robert sendiri
Kevin langsung menatap ke arah Robert memang kapan Tuan memberikan uang kepada istri tuan setahuku Tuan belum memberikan apapun kepadanya." ucap Kevin membuat Robert langsung terdiam dan melihat ke arah Kevin
Robert langsung menepuk jidatnya dia lupa bahwa kartu tersebut digunakan oleh Pamela dan dia tidak sempat mengambil kartu tersebut pantas saja kartu itu terus aktif untuk pembayaran pembayaran salon kecantikan dan pakaian-pakaian mahal "Kevin blokir kartu yang aku berikan kepada Pamela dan kemudian buka kembali blokir nya lalu kirimkan kartu tersebut kepada istriku." ucap Robert
"Astaga tuan bisa-bisanya tuan lupa tentang hal tersebut baiklah Tuan aku akan melakukannya." ucap kevin, sementara itu suci yang tampak sedang duduk di taman tanpa sengaja menolong seorang wanita yang sedang terjatuh tampak wanita tersebut melihat ke arah suci "terima kasih cantik sudah menolongku." ucap wanita paruh baya tersebut
"Sama-sama Bu mari aku bantu ibu mau ke mana biar aku antar." ucap suci, "itu tidak perlu nak sebentar lagi cucuku pasti akan datang menjemput ku benar." ucap wanita paruh baya tersebut saja tak berselang lama tiba-tiba seorang pemuda tampak dan Maco menghampiri wanita tersebut dan suci.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya