
Pria tersebut terus duduk tanpa makan hanya menatap suci yang makan dengan lahap sementara seorang wanita tampak memandang kearah meja suci dengan penuh emosi, "dasar perempuan gatal dia pasti sengaja menggoda jeri agar ke mejanya." ucap wanita tersebut
"sudahlah Lina kau tenang saja dulu kau takkan pergi mana jeri Dia pasti hanya menggoda saja beberapa hari dia pasti tak akan lagi menggoda wanita itu lagi pula wanita itu adalah karyawan baru di bagian administrasi dia tak akan sering-sering bertemu dengan Jeri." ucap salah seorang teman Lina
"Seli benar Lina sudahlah sebaiknya kita makan setelah itu kita kembali bekerja kau bisa berbicara dengan Jerry saat kalian pulang kerja nanti bukankah kalian selama ini sudah tinggal bersama kau jangan terlalu memikirkan hal-hal seperti itu bukankah bukan pertama kalinya jadi duduk di meja lain dengan wanita lain." ucap teman yang lain
"Masalahnya sudah beberapa hari ini sifat jari sangat berubah kepadaku apalagi dia sudah tak pernah tidur di apartemen milik kami lagi setiap aku tanya alasannya dia sedang lembur atau ada pekerjaan lain yang membuat aku sangat kesal." ucap Lina
Kedua teman Lina saling memandang mereka juga bingung ingin mengatakan apa padahal saya tahu mereka Jerry tak pernah lembur dan tak ada kerjaan tambahan di perusahaan tersebut semua bekerja tepat waktu dan pulang tepat waktu jika memang lembur mereka akan bekerja bersama-sama tidak ada yang lembur perorangan
Sementara suci yang sedang duduk di meja tampak melihat sekelilingnya dan saat melihat kemeja milik Lina dan teman-temannya tampak suci melihat Linda yang melihat ke arahnya dengan tatapan yang sulit diartikan menyadari tatapan cemburu tersebut membuat Suci langsung menyelesaikan makanannya dan segera pergi dari tempat tersebut dia yakin pria yang ada di hadapannya pasti adalah kekasih dari wanita yang melihatnya tadi
Suci yang sudah selesai makan langsung bangkit membuat Jerry spontan juga ikut bangkit "maaf tuan aku harus kembali bekerja." ucap suci lalu pergi begitu saja tanpa mempedulikan jari yang hendak berbicara dengannya
__ADS_1
Jerry langsung bangkit dan hendak mengejar suci tapi tiba-tiba sebuah tangan menarik Jerry membuatnya menoleh tampak Lina yang saat ini berada di depannya "mau ke mana." tanya Lina
"itu bukan urusanmu lepaskan tanganmu ini kantor bukan apartemen kau harus bisa memperhatikan kelakuanmu." ucap Jerry, lalu melepaskan tangan jeri setelah terlepas jeri langsung berjalan dengan cepat keluar dari kantin, sementara Lina tampak langsung kembali duduk di meja di mana tadi dia berada sementara orang yang berada di kantin tampak melihat hal tersebut tapi kemudian mereka melanjutkan makan mereka kembali
sementara itu Kevin dan Robert yang sudah berada di bandara tampak langsung masuk ke dalam pesawat, tampak sebelum naik pesawat Kevin mengirim pesan pada Tuan Bagas tentang keberadaan Robert
sementara itu Mirna dan Rendy yang sudah tiba di sebuah tempat pemakaman membuat Mirna bingung untuk apa Rendy mengajaknya ke sebuah pemakaman "ayo turun aku ingin memperlihatkan sesuatu." ucap ready, tampak Mirna turun dan berjalan mengikuti langkah kaki Rendy tanpa mereka sudah tiba di sebuah pemakaman begitu melihat makam tersebut Mirna langsung terduduk di makam tersebut tampil mengeluarkan air matanya ternyata makan tersebut adalah makam kedua orang tuanya semenjak dia diusir dia tidak mengetahui bagaimana keadaan orang tuanya saat meninggal apalagi para warga sangat kejam tak membiarkannya mengurus pemakaman kedua orang tuanya
Mira tampak terus menangis sambil memeluk batu mimisan kedua orang tuanya bertahun-tahun hal ini terus mengganggu pemikirannya tentang makam kedua orang tuanya, setelah beberapa jam menangis di nisan kedua orang tuanya akhirnya Mira kembali pingsan
sementara itu di ruang kerja tuan Bagas tampak Ron sedang berdiskusi dengan Tuan Bagas, "Tuan apa tidak apa-apa jika Tuan Robert pergi ke luar negeri terus menerus begitu saja tanpa memperdulikan suci biar bagaimanapun Suci juga seorang wanita Dia pasti juga ingin diperhatikan." ucap Ron
aku mengerti tapi kita juga tidak bisa memaksa Robert untuk melakukan hal tersebut Kevin juga sudah membantu kita agar Robert lebih bisa beradaptasi dengan Suci saat ini mereka sedang pergi ke luar negeri untuk bertemu dengan salah seorang mitra bisnis mereka
__ADS_1
"oh iya di mana keberadaan Rendy sejak kepergiannya kemarin mengantar ibu Suci dia tak pernah kembali lagi apakah dia langsung pulang." tanya tuan Bagas
"Tuan sepertinya Rendy membawa ibu Suci ke kampung halaman mereka entah apalagi yang akan dilakukan oleh Rendy tapi sepertinya dia sangat gigih untuk menikahi ibu Suci." ucap Ron
"yah itu sudah seharusnya dia melakukan hal tersebut dia sudah menghancurkan kehidupan seorang gadis belia yang punya masa depan indah jika aku menjadi ibu Suci aku sudah membunuhnya." ucap tuan Bagas
beberapa jam kemudian pesawat yang ditumpangi oleh Robert dan Kevin sudah mendarat sempurna di bandara tanpa keduanya keluar lalu masuk ke dalam mobil mewah yang sudah menunggu mereka setelah beberapa menit tampak mobil tersebut sudah melaju membelah jalan tak berselang lama tibalah mereka di sebuah hotel mewah yang sudah dipesan oleh Kevin
tampak hari sudah menjelang petang waktunya Suci kembali tampak Suci sudah merapikan barang-barang setelah sudah merapikan barangnya suci tanpa keluar tapi saat akan berjalan menuju pintu utama perusahaan tiba-tiba Lina datang menarik tangan suci membuat suci sangat terkejut "aku ingin berbicara denganmu." ucap Lina sambil menarik tangan Suci menuju sudut sebuah ruangan, begitu sampai di sudut ruangan tampak Lina melepaskan genggaman tangannya dari lengan suci membuat Suci langsung melihat tangannya yang memerah karena ditarik oleh Lina "ada apa nona memanggilku." tanya Suci lembut
"kau anak baru ya di perusahaan apa kau tidak tahu aku ada Lina pacar Jeri." ucap Lina, tapak Suci memandang Lina dengan tatapan yang sulit diartikan karena sebenarnya dia tidak mengerti apa maksud dari wanita yang ada di hadapannya, "aku tak mengenal pria yang Anda maksud dan aku juga tidak tahu kekasih anda." ucap Suci dengan polosnya sepertinya dia lupa dengan pria yang berada di kantin tadi siang.
Jangan lupa like komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1