
"Kenapa bisa begitu katakan padanya untuk menjual klub tersebut dan mengenai orang yang ada di dalamnya masalah mereka tinggal di dalam tanah dan tutup klub itu dan jika memang aku tidak salah perhitungan pasti suci akan melakukan apapun untuk mempertahankan klub malam tersebut karena di sana seperti keluarga baginya walaupun menurut pandangan orang klub malam itu adalah tempat yang kurang baik dan lingkungan yang buruk tapi bagi suci yang hidup dengan di sana dengan orang di sana itu adalah lingkungan terbaik baginya dan orang-orang yang selalu bersamanya adalah orang-orang baik walaupun pekerjaan mereka tidak baik tapi bukan berarti mereka juga mempunyai sifat tidak baik." ucap kakek Robert
"Wah Tuan sangat hebat dengan begitu suci akan ada di dalam genggaman Tuan untuk menyelamatkan klub malam tersebut dia harus bersedia menikah dengan Tuan Robert apapun yang terjadi." ucap Ron
"Ha ha ha kau memang asistenku yang paling setia tidak sia-sia kau bersamaku selama ini kau mengetahui jalan pikiranku tapi di mana anak itu mengapa dia lama sekali tidak mungkin kan dia melakukan luluran sebelum ke sini kayak anak gadis saja." ucap kakek Robert
"Aku yakin sebentar lagi sebentar lagi tuan muda Robert akan tiba kemarin Tuan tenang saja pembelian klub itu akan kulakukan apapun caranya pasti akan menjalani jadi milik kita." ucap Ron
Sementara itu Robert yang baru saja tiba di parkiran tampak sangat resah masuk ke dalam rumah kakeknya seperti ada sesuatu yang salah tapi dia tak mungkin tak datang jika kakeknya memanggilnya dengan tekad yang bulat akhirnya robek turun dari mobil dan langsung masuk kediaman tampak pelayan menunduk hormat melihat kedatangan Robert kini Robert sudah sampai di depan pintu ruang kerja sang kakek setelah mengetuk Robert pun masuk
"Hai anak nakal akhirnya kau datang juga jika kaki tidak memanggilmu kau tak akan pernah datang kemari." ucap kakek Robert, akhir-akhir ini pekerjaanku sangat banyak membuat aku sangat sibuk aku tadinya ingin mengunjungi kakek bersama dengan Pamela tapi sayangnya Pamela sedang ada kegiatan." ucap Robert
__ADS_1
Kakek Robert tersenyum tipis saat mengingat Pamela "oh iya teringat bang Pamela dan dirimu aku ingin menyampaikan sesuatu kakek setuju atas pernikahanmu dengan Pamela tapi dengan satu syarat kalian harus menikah bulan depan jika kalian telah menikah sampai bulan depan maka kakek berhak menjodohkan mu dengan wanita lain.' ucap kakek Robert
Tampak kebahagiaan terpancar jelas di wajah Robert benarkah Kakek setuju jika aku menikah dengan Pamela bukankah selama ini Kakek sangat menentang Pamela untuk menjadi istriku." tanya Robert masih tak percaya bahwa kakeknya menyetujui pernikahannya dengan sangat mudah
" Aku bukannya tidak setuju dengan Pamela hanya aku sudah setuju dengan pekerjaannya jika dia menikah denganmu dia harus melepas pekerjaannya memang kakek setuju kau menikah dengannya tapi dengan syarat kau harus menikah dalam bulan ini jika sampai kau tak menikah dalam bulan ini maka kakek berhak menjodohkan mu dan menikahkan mu dengan wanita lain apakah kau bersedia." tanya kakek Robert
"Wah selamat tuan muda akhirnya kau akan menikah dengan nona Pamela sebaiknya Tuan setuju saja semua syarat yang diberikan diberikan oleh kakek Anda lagi pula aku yakin nona Pamela pasti akan bersedia menikah dengan anda baik hari ini minggu depan ataupun bulan depan." ucap Ron
Tampak Robert langsung mengambil berkas tersebut tanpa membaca isi perjanjian tersebut setelah Robert menandatangani perjanjian tersebut dalam hati kakek Robert sangat senang ternyata Robert mengurangi kewaspadaannya di saat dia sedang bahagia sementara Ron tanpa mengedipkan mata kepada arah kakek Robert yang berarti rencana mereka sukses untuk mengelabui Robert
"Kakek di mana perjanjiannya untukku yang Kakek pegang ." tanya Robert meminta salinan perjanjian tersebut tunggu sebentar Ron akan mengambilkannya untukmu ucap kakek Robert Ron langsung mengambil sebuah kertas yang sudah dipersiapkan dan menyerahkannya kepada Robert
__ADS_1
"Apa kau bahagia, kakek ikut senang semoga secepatnya kau bisa menikah." ucap kakek tapi dia melanjutkannya dalam hati menikah dengan suci bukan dengan wanita lain, "aku sangat bahagia kakek akhirnya aku akan menikah dengan Pamela setelah 2 tahun menjalin kasih aku yakin Pamela pasti akan sangat bahagia karena kakek setuju akan pernikahan kami." ucap Robert
Sementara itu suci yang baru saja bangun tampak matanya bengkak setelah membersihkan tubuhnya suci duduk termenung sebuah panggilan telepon membuat suci tersadar suci langsung mengangkat panggilan telepon tersebut mendengar ucapan membuat suci langsung bersemangat ternyata sebuah perusahaan besar menyatakan dia lolos berkas dan secepatnya akan dilakukan tes wawancara, suci langsung kegirangan sontak keluar dari kamar dan berlari mencari sang ibu tampak begitu melihat Mira yang sedang berada di dapur suci langsung memeluknya "ibu aku lolos berkas dan akan secepatnya menerima panggilan wawancara." ucap suci dengan senyuman yang tak luntur di wajahnya
"Oh sayang selamat ibu sangat senang akhirnya kau lulus berkas dan aku yakin saat tes wawancara kau juga pasti akan lolos." ucap Mira
"Iya ibu aku akan berusaha untuk lolos dan bekerja di perusahaan tersebut dengan begitu aku akan semakin cepat memberikan rumah untuk ibu dan kita bisa pindah dari sini ." ucap suci, ibu Mira hanya mengangguk saja mendengar perkataan suci
Sementara itu di tempat lain tanpa crown yang mengetahui bahwa pemilik klub malam tersebut memiliki utang di sebuah bank tersenyum penuh arti, apalagi klub tersebut sudah sepi pengunjung dan sekarang sudah seperti tempat tinggal bukan lagi klub malam seperti 20 tahun yang lalu tampak Ron menghubungi pemilik klub dan membicarakan apa yang diperintahkan oleh kakek Robert setelah berbicara beberapa menit tampak Robert tersenyum puas akhirnya pemilik klub mau menjual klub tersebut dengan harga yang tinggi tapi itu tidak masalah bagi Ron karena kakek Robert akan membayar berapapun untuk membeli klub tersebut
Sementara itu di klub tampak pemilik klub yang sedang berada di ruang kerjanya tampak sangat frustasi setelah menutup telepon dari ron tapi jika dia tidak menjual klubnya maka hutangnya di bank akan bertumpuk dan dia tidak akan mampu membayarnya maka klub akan disita sementara Ron menawarkan dua kali lipat daripada harga yang akan diambil oleh bank jika sampai dia tidak bisa membayar hutang.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya