Cinta Untuk Suci

Cinta Untuk Suci
49.bukti


__ADS_3

"Benarkah kau senang melihatku dan senang saat aku berada di tempat ini baiklah Malam ini aku akan menginap di sini untuk menghargai dirimu karena sangat tenang melihat diriku berada di sini, tunggu sebentar aku akan menyuruh pelayan untuk membawakan mu makanan kemarin agar kau tak perlu keluar untuk makan malam itu sebagai ucapan terima kasihku karena kau senang melihatku berada di sini." ucap Robert


Mendengar hal tersebut tampak suci terbelalak dia tak menyangka bahwa perkataannya bisa sangat merugikan untuknya apa maksudnya Robert ingin tinggal di sini malam ini itu berarti mereka akan tidur dalam kamar yang sama tidak itu tidak akan pernah terjadi karena Robert sendiri yang mengatakannya pasti Robert hanya mengatakan hal tersebut dan dia akan tidur di tempat lain pikir suci setelah tadi sempat terkejut karena mendengar ucapan Robert, tampak Robert mengambil telepon setelah menelepon pelayan tak berselang lama pintu di ketuk tampak pelayan masuk dengan kereta dorong yang penuh dengan makanan memasukan ke kamar lalu pelayan pergi begitu saja


Ini makan lah agar pelayang segera mengambil piring kotor." ucap Robert , suci mau tidak mau langsung berjalan ke arah meja di mana pelayan sudah menghidangkan semua makan yang mereka bawa tadi, tampak Suci makan dengan lahap sementara Robert tampak melihat suci yang makan dengan lahap setelah makan Suci langsung bangkit berdiri sementara itu Robert langsung memanggil seorang pelayan untuk membersihkan meja kini di kamar tinggal suci dan Robert Suci bingung kenapa Robert belum juga meninggalkan kamar tersebut bahkan dengan tenang duduk di sofa sambil menonton TV sementara suci yang ikut nonton tampak sedikit berpikir karena jam sudah hampir jam 10.00 malam itu berarti dia harus segera tidur tapi bagaimana bisa dia tidur di saat Robert masih berada di dalam kamar

__ADS_1


"Kapan kau akan kembali ke kamarmu bukannya kau akan beristirahat." tanya Suci dengan polosnya, Robert yang sedang menonton TV tampak mengalihkan pandangannya ke arah Suci bukankah ini kamarku mengapa aku harus pergi dan tidur di kamar lain sementara aku memiliki kamar ucap Robert Suci langsung menatap ke arah Robert dengan pandangan bingung sekaligus cemas "apa jadi tuan akan tidur di kamar ini terus aku tidur di mana." ucap suci


"Memangnya kau ini siapa kau ini adalah istriku jadi Sudah sepantasnya kan kau tidur bersamaku sebagai layaknya pasangan suami istri mengapa kau masih mempertanyakan hal yang sudah ada jawabannya." ucap Robert seolah-olah dia lupa atas apa yang dia katakan kepada Suci saat mereka baru saja selesai menikah bahwa pernikahan mereka hanya pernikahan di atas kertas bukan pernikahan sesungguhnya seperti orang lain membuat Suci berpikir bahwa robek akan pernah menyentuhnya atau berdekatan dengannya tapi mengapa Robert ingin tidur bersamanya sungguh Suci tak habis pikir


"Tapi kata tuan kita tak boleh tidur bersama dan kata Tuan pernikahan ini hanya pernikahan di atas kertas." ucap suci, "kapan aku mengatakan halter itu apa kau memiliki bukti aku tak pernah berbicara seperti itu kau jangan mengada-ngada sekarang bersihkan dirimu dan tidurlah di ranjang aku akan menonton setelah selesai penonton aku juga akan tidur dan Minggu depan kita akan pindah ke kediamanku kau akan tinggal di sana bersamaku." ucap Robert

__ADS_1


mendengar perkataan Robert bersuci bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya begitu selesai memakai baju tidur Suci langsung naik keranjang dan menutup tubuhnya dengan selimut dia sungguh merasa takut malam ini seperti ada seseorang yang selalu mengawasinya dirinya, lama kelamaan karena terlalu serius berpikir akhirnya Suci tertidur juga sementara Robert yang masih menonton TV tanpa mematikan TV saat melihat Jam sudah menunjukkan pukul 11.00 malam Robert langsung ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya setelah itu naik keranjang melihat suci yang memakai selimut membungkus tubuhnya membuat Robert hanya bisa geleng-geleng kepala, tampak robek menarik sedikit demi sedikit selimut yang melilit tubuh suci setelah selimut tersebut sudah terlepas Robert langsung menarik tubuh Suci masuk ke dalam pelukannya sementara suci yang sudah tertidur lelap tak merasakan apapun


sementara itu di kediaman ibu Suci Mira tampak Mira terbangun karena menginginkan sesuatu membuat Rendy pun ikut terbangun "ada apa sayang kau sangat gelisah." tanya Rendy , "sayang aku ingin makan buah mangga yang ada di depan rumah pak RT dari kemarin aku melihat mangga tersebut tampak enak dan aku menginginkannya aku ingin kau memanjat pohon mangga tersebut karena aku ingin menginginkan mangga itu." ucap Mira


Rendy menelan sifatnya matanya terbelalak ini sudah jam 12.00 malam dan pohon mangga tersebut lumayan besar dan angker apalagi daun yang sangat rimbun dan dahannya banyak cabang serta sangat tinggi bagaimana jika ada makhluk halus yang tinggal di pohon tersebut bisa mati berdiri dia jika makhluk halus tersebut menegurnya saat dia hendak mengambil mangga tapi jika sampai dia tidak memenuhi keinginan istrinya bisa-bisa bayi yang di kandungan istrinya akan terus mengeluarkan air liur menurut cerita orang zaman dulu, "sayang ini sudah jam 12.00 malam apa tidak sebaiknya kau makan mangganya besok pagi saja." tanya Rendy

__ADS_1


"tidak Kakak aku menginginkan mangga itu malam ini juga ayo cepat bangun kita pergi ke rumah pak RT untuk meminta mangga itu aku sudah sangat menginginkannya." ucap Mira yang sudah berdiri dari tempat tidur dan hendak berjalan keluar, Rendy menghembuskan nafasnya kasar dengan terpaksa rindi pun bangkit dan berjalan mengikuti Mira dari belakang tapi saat melewati ruang makan tiba-tiba Rendy menghentikan langkahnya sayang sebaiknya kau tetap tinggal di dalam sini dan menungguku bersama bibi aku akan membangunkannya biar aku sendiri yang ke rumah pak RT untuk mengambil mangga tersebut." ucap Rendy selalu berjalan ke kamar salah satu pelayannya setelah mengetuk pintu beberapa kali seorang pelayan tampak bangun dan membuka pintu "Bibi Tolong temani istriku aku akan mengambilkan mangga di depan rumah pak RT aku takut jika dia sendirian." ucap Rendy setelah sang pelayan membuka pintu kamar.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2