Cinta Untuk Youra, Si Ice Princess

Cinta Untuk Youra, Si Ice Princess
Chapter 10 : Rencana


__ADS_3

Dua Minggu sudah berlalu, Robert sedang melakukan perjalanan bisnis, Memperkuat citra perusahaan. Youra memimpin perusahaan yang di Jakarta. Ada perubahan dalam kepemimpinannya, Gosip pun beredar di kalangan karyawan, bahwa CEO mereka mulai lembut dalam berkata-kata dan mereka yakin penyebabnya adalah Robert. Sebenarnya yang membuat perubahan sikap Youra terjadi karena perubahan emosinya, dia sudah merasa nyaman dengan keadaannya sekarang. Namun ketegasannya dalam memimpin tetap sama. Youra juga menepati janjinya untuk mengakhiri hubungannya dengan Lee Hyun Bin.


Keputusan Youra membuat Lee Hyun Bin kecewa, karena pria itu memang mencintai Youra. Dia ingin menemui Youra di Jakarta namun karena profesinya dia tidak dapat pergi seenaknya, maka ketika ada tawaran Meet & Great dari Salah satu stasiun televisi swasta Indonesia maka Lee Hyun Bin membujuk Don Woo manager nya untuk tidak menolak tawaran tersebut.


"Hyung.. pleaaaasssseeee accept Indonesia request for Meet & Great programme.."


"Why so...?"


"Coz i want meet Youra, we have a problem, please...help me..i don't want lose her Hyung.."


"Ok let me try to ask boss."


"Oh Hyung thanks soooo muuucchhh."


Don Woo akan berusaha semaksimal mungkin agar Lee Hyun Bin menjadi aktor no 1, tidak saja di Korea tapi di dunia internasional. Oleh karenanya permohonannya untuk ke Indonesia dia menyetujui.


Don Woo berusaha meyakinkan direktur agensinya. Akan tetapi usahanya tidak membuahkan hasil. Direktur agensinya menolak dengan alasan Stasiun televisi tersebut belum menayangkan drama mereka.


Don Woo tidak kehabisan akal, demi kesuksesan Lee Hyun Bin apapun akan dia lakukan, karena dengan kesuksesan Lee Hyun Bin, otomatis dirinya pun terbawa sukses, tujuannya akan tercapai.


"Mr. Thomassen, can i meet you?"


"Yes i send address to you"


Mr. Thomassen Bourduin merupakan investor terbaru Agency mereka, dia pasti akan membantunya.


Royal Garden Residen menjadi tempat pertemuan dengan Mr. Thomassen Bourduin. Seorang Pelayan membukakan pintu untuk Don Woo, dan mengantarkannya ke ruang tamu, di mana Lucien sang Asisten Pribadi Mr. Thomassen Bourduin.


"Follow me.."perintah Lucien, Don Woo mengikutinya. Lucien membawa Don Woo ke sebuah ruangan yang terletak di belakang rumah tersebut.


"He is here sir.." ujar Lucien kepada Pria yang duduk di Kursi Roda, Dia adalah Thomassen Bourduin, Walaupun beliau menggunakan Kursi Roda, kharismanya sebagai seorang yang dominan masih terpancar.


"Come near Don Woo.." panggil Thomassen.


"Good evening Sir.." sapa Don Woo seraya mengambil tangan kanan Thomassen dan menciumnya tanda hormat. Dan dia pun mulai menekukkan kaki dan berlutut, seraya menundukkan kepalanya, berposisi sebagai seorang budak.


Setiap orang yang mengenal Thomassen dan berkaitan langsung dengannya pasti mengetahui peraturan dalam bertemu dengan Thomassen.


"Tell me Don, why you want to meet me?"


"I need your help Sir..."


"Why i should help you?"


"I know i don't worthy to ask Sir. But it's important for your bussiness Sir."


"Tell then, but if i don't satisfied with your explaination, you know the risk."


"Yes sir thank you." Ujarnya masih dalam posisi berlutut dan menunduk. Don Woo pun menjelaskan semuanya.


"Hmmmm... Can i see the Girl picture."


"Yes sir..." Don Woo mengeluarkan handphone nya dan menunjukkan foto Youra. Lucien mengambil handphone itu dan terkejut ketika melihat foto Youra.


"What happened?" Tanya Thomassen ketika melihat perubahan raut wajah Lucien.


"She is Princess sir." Ujarnya seraya memperlihatkan foto Youra. Thomassen Bourduin melihat foto Youra, dia terkejut dan wajahnya mulai tersenyum puas penuh kemenangan.


"Hahahaha... Lucien how lucky i am.." tawa Thomassen yang mengerikan bergema di seluruh ruangan. Membuat Don Woo gemetar ketakutan, berpikir apakah dia melakukan kesalahan.


"Lucien call Park Gee, Don Woo boss, tell him i want Lee Hyun Bin do Meet & Great at Jakarta, i Will support but tell him to keep my name."


Don Woo tersenyum kecil mendengar perkataan Thomassen Bourduin. Lucien pun langsung menghubungi atasan Don Woo, melakukan seperti apa yang di perintahkan oleh Thomassen Bourduin.


"Thank you so much Sir.."


"1 thing Don, Made my help secret.."


"I Will.."


"You can go now.. and tell me every each detail."


"Yes Sir.." Don Woo pun berdiri dan pergi meninggalkan kediaman Thomassen Bourduin. Wajahnya tersenyum puas. 1 langkah menuju kesuksesan. Don Woo pun menyusun rencana untuk membawa Lee Hyun Bin ke acara Meet & Great di Jakarta.


Sementara itu Robert sedang bergelut dengan rumor tentang dirinya dan keluarga Lancaster. Rumor dikalangan pengusaha Perancis bahwa dirinya bertunangan dengan Marie Lancaster, Putri tunggal keluarga Lancaster.


"Lutfhi...apa yang sebenarnya terjadi."


"Entahlah sir.. ada rumor yang mengatakan bahwa Marie yang menyebarkan informasi ini"


"Kami hanya makan malam untuk bisnis. Gawat.." ujarnya. Terlintas wajah Youra di benaknya. Saat ini hubungannya dengan Youra sedang membaik. Dia tidak ingin Youra mendengar hal yang salah. Diapun menggunakan kekuasaannya untuk menghapus berita yang ada. Namun Robert tidak menyadari bahwa dia sudah terlambat melakukannya, Youra sudah mendengar hal itu. Dia pun terluka.


"Ciiihh gak di Jakarta, gak di Perancis sama aja..." Umpatnya seraya melempar handphonenya ke atas tempat tidur.


"Youra apakah kau disana" panggil Robert, saat Robert tidak di Jakarta kebiasaan memasang vicall 24 jam pun terjadi kembali.


"Hmmm..."


Robert tahu bahwa Youra sedang marah, terdengar dari jawabannya. Dan dia pun membenci situasi yang ada saat ini. Dia ingin menenangkan Youra dengan cara memeluknya dan menciumnya, Namun jarak yang memisahkan mereka.

__ADS_1


"Youra berkemaslah, ikut Rafael ke bandara, sekarang juga kau terbang ke sini."


"Hmmm kau memerintahku Robert?"


"Ya Youra, aku tidak bisa menerbangkan diriku ke sana karena pekerjaan yang kau berikan. Jadi please sayang datang lah kemari."


"Robert..."


"Ya..."


"Aku kangen.."


"Aku juga, jadi kemarilah, Rafael akan mengantar mu ke bandara."


"Apa kau akan menjemput ku di bandara?"


"Ya tentu saja...sana berkemaslah.."


"Ok..." Youra pun mengemasi pakaiannya. Tak lama Rafael datang menjemput untuk mengantarkan dirinya ke bandara, Pesawat Jet pribadinya telah siap.


Rafael tetap menjalankan prosedur penerbangan seperti biasanya.



Robert menepati janjinya dia menjemput Youra. Menunggu di ruang tunggu VVIP. Youra tiba di Paris Charles de Gaulle Airport, Dia pun langsung menuju ruang tunggu VVIP. Dia melihat Robert, pria itu mengenakan Pakaian kasual, T-shirt warna putih dipadu dengan vest wool warna biru muda, celana jeans denim biru. Dia terlihat sangat tampan.


"Hi...Miss me?" Sapanya. Robert menegakkan kepalanya melihat Youra, melemparkan senyum dan menarik Youra hingga dia terduduk di pangkuannya. Youra melingkarkan tangannya di leher Robert. Dia memberikan kecupan di pipi Robert.


"Salah tempat.." ujar Robert seraya memegang tengkuk Youra, dan mencium bibirnya lembut dan mesra. Youra membalas ciuman itu dan memeluk Robert erat. Robert mengerang lembut bagian dirinya terbangun menginginkan lebih lagi. Dia pun segera melepaskan diri.


"Kau manis sekali, candu yang mematikan."


"Aku kangen.."


"I know Youra, let's back home..." Robert langsung berdiri dan tetap menggendong Youra.


"Aku baik-baik saja, turun kan aku.."


"Maaf sayang, aku yang sedang tidak baik,aku ingin seperti ini." Bisiknya lembut. Mereka pun meninggalkan bandara menuju hotel tempat biasa Robert & Youra menginap ketika mereka melakukan perjalanan bisnis.


Sepanjang perjalanan ke hotel Youra berada di pangkuan Robert. Ingin rasanya Youra bertanya tentang Marie Lancaster. Namun dia tidak berani. Dia sangat mengenal Robert. Begitu pun sebaliknya.


"Aku tidak memiliki hubungan khusus dengan Marie Lancaster." Ujar Robert.


"Oh..."


"Kau cemburu?"


"Robert bisa kah kita turun di Eiffel tower?"


"Baiklah..Arrêt dans le parc de la tour Eiffel (Berhentilah di taman menara Eiffel )" perintah Robert pada driver.


"Qui Monsiur.." jawab si supir, dia pun menghentikan mobilnya di taman Eiffel.


Hari masih sore ketika kami tiba, Youra berjalan tanpa alas kaki. Dibenamkannya jari-jari kaki nya di rumput yang gambut sementara jemari nya terjalin dengan mesra dengan jemari kekar milik Robert.


"Kau happy?"tanya Robert


"Ya...aku tak pernah bosan berada di tempat ini."


"Youra sayang, apakah mimpi-mimpi itu masih berdatangan?"


"Hmmm akhir-akhir ini tidak..."


"Ok but please keep take your medicine."


"Ya..."


Mereka menikmati sore hari dengan tenang. Youra beberapa kali mengambil foto mereka berdua. Waktu menunjukkan pukul 8 ketika mereka memutuskan untuk kembali ke hotel.


"Youra kita makan malam di kamar saja ya..kau ingin pesan apa?"


"Indomie buatan mu.."jawabnya manja seraya memasang wajah imut membuat Robert gemas melihatnya.


Dia pun langsung memberikan kecupan ringan di bibir Youra.


"Ok.."


Mereka langsung menuju ke kamar tempat Robert menginap. Dulu kebersamaan mereka hanya sebatas bodyguard dan majikan, namun sekarang berbeda. Mereka adalah sepasang kekasih,namun mereka masih belum mau mengumumkan hubungan mereka, karena pertimbangan keamanan. Robert memiliki masa lalu yang kelam, dia ingin menjaga Youra dan menjauhkan Gadis itu dari bahaya dan trauma.



Marie Lancaster adalah Putri tunggal keluarga Lancaster, Keluarga Lancaster merupakan salah satu keluarga pengusaha terkenal di Prancis. Salah satu nya adalah di bidang wine. Wine buatan keluarga ini sangat enak, bau nya tidak menyengat namun rasanya amat enak. Chateau Aubrey de Castle adalah andalan keluarga ini. Robert mengadakan kerjasama dengan keluarga Lancaster karena wine nya. Dia ingin memakai wine tersebut di hotel milik Dreams Company. Ltd. Dan untuk beberapa acara penting perusahaan.


Namun ternyata Putri tunggal dari keluarga Lancaster ini sedang berencana untuk mengejar dirinya.


Sebenarnya Marie Lancaster tidaklah Jelek, dia memiliki reputasi yang baik.


Marie Lancaster tidak seperti Putri bangsawan lainnya, yang sombong dan angkuh. Dia cantik, pintar dan baik hati. Namun apabila dia menginginkan sesuatu dia amat sangat penuntut.

__ADS_1


Saat ini yang Marie inginkan adalah Robert. Dia jatuh cinta pada Robert Ketika mereka pertama kali bertemu di Kastil milik keluarga nya.


Saat itu Robert baru saja bertemu Ayahnya. Mereka berbincang soal bisnis, kemudian Marie menawarkan jasa nya untuk berkeliling di sekitar Mansion Lancaster. Hal ini terjadi 1 tahun lalu, di mana Robert meninggalkan Youra. Masa-masa yang suram untuk mereka. Namun kini tidak lagi mereka telah bersama. Marie tidak mengetahuinya oleh karena itu dia tetap mengejar Robert. Bahkan dia memberikan pengumuman palsu tentang hubungan mereka kepada net citizen.


Malam ini dia sengaja memberikan kejutan untuk Robert. Dengan kekuatan dan kekuasaan yang dia miliki, dia dapat menunggu kedatangan Robert di dalam Kamar hotelnya. Marie berencana menjebak Robert. Sehingga Robert terperangkap. Gaun yang di gunakan sangatlah menggoda. Terbuka di bagian pundak dan dadanya, dan terdapat belahan tinggi di sisi kanan gaun. Marie terlihat cantik untuk sebagian orang, Namun tidak untuk Robert.


Robert membuka pintu hotel dan membiarkan Youra masuk terlebih dahulu, dan Youra terkejut oleh kehadiran Marie Lancaster di ruang tamu kamar hotel itu.


"ooopppsss, désolé je pense que j'avais tort d'entrer dans la chambre. (ooopppsss, maaf saya pikir saya salah masuk kamar.)" Ujar Youra.


"Ada apa?"tanya Robert ketika ia melihat Youra kembali keluar kamar.


Betapa terkejutnya ia ketika melihat Marie.


"What are you doing in here."


"How Rude you are to your fiance" ujar Marie, mendengar kata-kata itu hati Youra terluka.


"I'm not your fiance get out from my room."ujar Robert keras. Namun Marie Lancaster bukan lah gadis pengecut yang mudah menyerah. Didekatinya Robert, kedua tangannya meraih leher Robert, menarik pria itu mendekat dan menciumnya mesra. Youra tersentak melihat kejadian itu. Dia pun melangkah keluar kamar menuju Lobby hotel. Dia pun memesan kamar yang berbeda lantai dengan Robert. Dan dia memberitahu kepada mereka untuk merahasiakan dimana dia tinggal, Dia tidak ingin melihat dan berada di ruangan yang sama dengan perempuan itu. Hatinya terasa pedih. Dia menuju kamar yang di pesannya.


Youra pun merebahkan dirinya di atas tempat tidurnya meraih selimut menutupi wajahnya. Lagi-lagi dia harus menangis dalam kesendirian.


"Sial.... Youra di mana kau" Batin Robert, perlu waktu setengah jam untuk melepaskan diri dari Marie, ketika tersadar dirinya tidak menemukan Youra. Gadis itu pasti sedang menangis di suatu tempat. Robert terus mencari Youra, diapun terus menelepon Youra. Youra terlalu letih, terlalu sedih untuk menerima telepon dari Robert.


"Apakah aku tidak layak mendapatkan cinta dan kebahagiaan? Haruskah terus hidup di dalam kegelapan." Batin Youra. Dia terus menangis hingga akhirnya terlelap. Robert pun tak putus semangat dia terus mencari Youra. Karena bagian Resepsionis tidak memberi tahu kepada Robert, akhirnya Robert menggunakan kekuasaannya yang ada untuk mencari Youra. Dibukanya pintu kamar itu perlahan-lahan, Robert jalan perlahan, melihat kondisi Youra. Di tarik nya selimut itu, dilihatnya sisa air mata di sudut mata Youra.


"Mengapa jadi seperti ini."batin Robert.


Diapun menyingkapkan selimut yang di pakai Youra, kemudian si longgarkan dasi serta si lemparkan nya ke atas sofa, lalu dia merebahkan dirinya di sebelah Youra. Memeluk Youra dari belakang. Mencium tengkuknya.


"Maaf..." Bisiknya.


Tubuhnya terasa berat. Begitu sadar dia merasa ada seseorang disamping tubuh nya, seperti nya itu Robert.


"Kau sudah bangun" tanya Robert, dia meraih tubuh Youra meraihnya untuk mendekat kepadanya.


"Kenapa menghilangkan...tau kah kamu bahwa aku sangat cemas"


"Kenapa tidak kau urus saja itu perempuan."jawab Youra ketus.


"Sayang, aku tak punya urusan apapun dengan Marie."


"Rob... terserahlah, ada atau tidak aku gak peduli."


Robert membalikkan badan Youra, hingga gadis itu berhadapan dengan dirinya.


"Youra baby jangan seperti ini. Aku tidak pernah menyukai siapapun selain dirimu.hanya kamu tidak ada Lucy ataupun Marie. Tapi kau Youra Wilson."


"Kau berada di sini selama setahun, aku tidak tahu berita tentang mu. Kau..kau menjauh. Tidak menginginkan ku..jadi. "


"Ssstttt... dengarkan aku sayang. Dengarkan dengan baik. Bagiku kau adalah segalanya.kau harus percaya. Aku bukan orang dalam suara-suara itu, aku nyata Youra. Aku amat sangat mencintaimu. Aku tak bisa tanpamu. Setahun menjauh hidupku bagaikan di neraka, aku tahu kau pun demikian. Maafkan aku sayang atas 1 tahun ini menjauh. Tapi sayang aku tidak akan lakukan itu lagi. Aku akan tetap di sisi mu sampai maut memisahkan kita.


Youra Wilson, i so love you so much baby, You are my light in a darkness. Please don't take a mistake." Dibelainya rambut coklat milik Youra.


Youra tidak mengatakan apapun namun dia merapatkan dirinya kearah Robert.


" Don't leave me. Stay with me. I'm scare if you gone."


Robert tersenyum melihat Youra. Dikecupnya mesra bibir Youra, tangannya bergerilya di sekujur tubuh Youra.


"I want you.. Youra" Robert terus mencumbu Youra, dan terus membelai tubuh Youra. Robert menghentikan tindakannya, dan membuka semua pakaiannya dan Juga pakaian Youra.


Diapun menyatukan tubuh mereka, saling membelai dan saling memberi.


Youra memanggil nama Robert berulang-ulang menyerahkan cintanya kepada Robert. Dan mereka pun terlelap setelah meraih cinta mereka.


"I love you baby..."


"Love you too Rob.."


"Tidurlah.."


"Ini tidak mungkin..aku Marie Lancaster, tidak mungkin seorang Pria melakukan hal ini padaku. Robert brengsek...awas kau...apa yang aku inginkan aku selalu mendapatkannya" Jerit Marie, dia pun mulai membanting semua barang di dalam kamarnya, dia berteriak kesal, semua Pelayan di rumah nya ketakutan melihat Miss Mereka.


"Aku harus melakukan sesuatu..ah orang itu pasti bisa membantu ku" di raihnya telepon nya dan mulai menelpon orang yang kemungkinan dapat membantu nya.


"Hi we should meet i need help."


"Ok.."


Akan ku pastikan kau tak bisa ke mana-mana lagi, kau milikku Robert.


Note Author:


Emma Watson adalah gambaran ku sebagai Youra Wilson.


Hi para Readers thanks atas supportnya ya..


sukses selalu.. Met membaca ya...

__ADS_1


😁🤭🤗



__ADS_2