Cinta Untuk Youra, Si Ice Princess

Cinta Untuk Youra, Si Ice Princess
Chapter 17 : Players


__ADS_3

Hujan telah berhenti membasahi kota Jakarta, yang tadinya cuaca panas jadi sejuk karena hujan. Masih ada sisa-sisa hujan di sepanjang jalan Jakarta. Skandal tentang Marie Lancaster di Internet akan sangat cukup menahan gadis itu untuk memperoleh Robert. Market Place sempat tergoyah kan hingga The Old Clan Leader of Lancaster Family mengambil ahli dan menepis semua berita.


Youra memandang ke langit yang kini tidak lagi mendung. Terpaku pada langit yang sangat cerah, lagu Milik John Legend – All Of Me mengalun merdu di mobil yang di tumpangi Youra dan Robert. Youra termenung akan bait terakhir lagu tersebut dan ia pun berpaling menghadap Robert menatap Pria itu dengan sejuta makna sehingga tanpa dia sadari airmatanya mulai mengalir di pipi.


How many times do I have to tell you


Even when you're crying you're beautiful too


The world is beating you down, I'm around through every mood


You're my downfall, you're my muse


My worst distraction, my rhythm and blues


I can't stop singing, it's ringing in my head for you


My head's underwater


But I'm breathing fine


You're crazy and I'm out of my mind


Cause all of me


Loves all of you


Love your curves and all your edges


All your perfect imperfections


Give your all to me


I'll give my all to you


You're my end and my beginning


Even when I lose I'm winning


Cause I give you all of me


“Akan kah aku kehilangan Pria ini…” batin Youra


“Kamu baik-baik saja sayang…?” Tanya Robert, Youra menghapus airmatanya dan dia kembali memalingkan wajahnya menatap keluar jendela


“Ya…aku baik.” Ujarnya lirih, kontrol dirimu Youra, Be a good girl Princess,batinnya.


“Apakah kau yakin?., atau apakah kita batalkan saja pertemuan ini?”


“Aku baik-baik saja Robert, hanya lagu milik John legend tadi mempengaruhiku… seolah-olah kau yang berkata-kata dalam lagu itu.”


“Ya aku paham maksudmu. Apa yang dia sampaikan lewat lagu itu, itu juga perasaaanku terhadapmu, jadi jangan pernah ragu padaku. Aku mencintaimu Youra.”


“I love you too Robert.”


“You Safe Baby girl…I promise to you..”


“Thank you…”


“Apakah kau sudah berkemas…?”


“Sudah namun belum semua… hanya sebagian, nanti pulang dari pertemuan aku akan berkemas ulang.”


“Okay…”


Mereka tiba di Hotel Ritz Carlton Jakarta, tempat Lee Hyun Bin menginap. Mereka langsung menuju Private Room. Di luar Private Room terlihat beberapa Bodyguard. Sebelum berangkat Robert juga sudah menyuruh beberapa anak buahnya untung berada di sekitar Ritz Carlton Jakarta.


“Hai.. I’m Youra Wilson I have an appointment with Mr. Lee Hyun Bin.”


“Oh Please welcome, Mr. Lee Hyun Bin already waiting you..” ujar salah satu bodyguard itu. Mereka masuk ke dalam ruangan, Lee Hyun Bin, dia tidak sendiri ada Don Woo bersamanya.

__ADS_1


Lee Hyun Bin berdiri menyambut Youra, memberikan pelukan, ketika Dia hendak mencium bibir Youra, Youra menarik tubuhnya dari Lee Hyun Bin, pria itu sedikit terheran, dia mengambil kesimpulan bahwa Youra malu karena ada Don Woo dan Robert serta beberapa pengawalnya.


“Seat Here baby girl…let’s order something.”


“I’m come only for talk with you Hyun.”


“Please…have lunch with me…”


“Please don’t push me…”


“Hmmm okay at lease please order drink…”


“Tea… hot Tea please.”


Don woo menyampaikan pesanan youra kepada pelayan. Seorang pelayan menghampiri Youra.


“Excuse me miss, what kind of tea do you like..?”


“Pappermint tea please…”jawab Youra


“No… please made her Camomile tea…” ujar Robert, Youra melihat ke arah Robert  


“Agar kau lebih relax…aku berdiri disana dekat pintu, tenanglah” Bisiknya seraya memberikan sentuhan di bahu youra, kode untuk dia agar tenang. Youra tidak menjawab Robert dia hanya menganggukkan kepalanya.


“Youra, baby can you think again about us? Can we back again our relationship?”


“I told you before, I can’t hyun..”


“Why tell me, did I have fault to you, I can fixed baby… I really love you. I feel you warm heart baby girl. Please back to me…please baby…”


“I’m sorry Hyun, yes I am happy being with you, but that not love, I respect you, I like you if I love you it’s a love as a friend, my heart not beat for you, my heart beat for someone I love in many years”


“So there’s no chance for me? I can’t winning your heart…” Hyun menundukkan kepalanya. Dia terisak. Hati youra tidak tergerak karena ratapan Hyun, Karena dia tahu apa yang dia ingin kan, dia tahu siapa yang dia cintai.


“Lee Hyun Bin…you will be find your beloved love, It’s wasn’t me..there’s must someone. I will support you, pray for the best..”


“Even I’m come to here, your heart not move it for me?”


“May I know who is he?”


“Him…” youra menunjuk ke arah Robert, pengakuan Youra membuat Lee Hyun Bin terkejut.


“He is your Boss, right?”


“No… Lee Hyun Bin, I am the boss, the company that I handle at your country it’s mine, Robert is my personal Assistant and also my bodyguard. Now he is my lover…” penjelasan Youra membuat pria itu semakin terpukul kalah.


“So…all the time you lie about who you are?”


“Yes…”


“Why…?”


“For my own safety…”


“Are you Safe Princess…!” tanya seorang pria. Suara itu…seketika tubuh Youra menegang, dia tidak perlu melihat siapa yang datang, suaranya, aromanya dan aura disekitar Pria itu amat sangat Youra kenal. Pria itu…batinnya. Thomassen Borduin tiba-tiba menerobos masuk ke dalam ruangan, Robert pun kaget melihat Thomassen dan Lucien, Karena dari kabar yang dia dapat tidak ada tindakan apa pun dari mereka.


“Shit… Red code guys..” Ujar Robert, Robert berjalan mendekati Youra, aura ketegangan ada di ruang itu. Lee Hyun Bin bingung dengan apa yang terjadi.


“Sir You know her…?” tanyanya pada Thomassen Borduin. Thomassen tidak menjawab pertanyaan Lee Hyun Bin, matanya terpaku pada Youra dan Robert. Melihat Robert, hatinya berharap Pria itu ada di pihaknya, namun sikap Protektif Robert mengatakan bahwa dia melindungi Youra dari dirinya.


“Princess…” Sapa Lucien yang berusaha mendekat namun dihalangi oleh Robert.


“Ah… Robert, I’m never notice…” Ujar Lucien, Don woo menghampiri Thomassen memberikan salam dengan mencium tangan Pria Tua itu. Melihat Don woo, youra menyadari bahwa dirinya di jebak. Ya dia terjebak… Airmata mengalir di pipinya tubuhnya gemetar hebat.


“Long time not see you, Robert… my son” sapa Thomassen Borduin.


“What… do you know him Robert?” tanya Youra Polos.


“Hahahahahahaha…….” Tawa Thomassen terlepas mendengar pertanyaan Youra, Robert pun menegang. Hal ini lah yang selama ini Robert kuatirkan, kebenaran akan siapa dirinya.

__ADS_1


“Oh…Princess…you are so innocent until you did realize who is Robert?”


“Robert….” Bisik Youra…


“Sir… Hyung what going on in here. Please tell me… baby…baby girl, please don’t cry…” ujar Lee Hyun Bin yang tidak mengerti apa yang terjadi.


“Why you here…I don’t understand… Robert…please…tell me…tell me…” Ujar Youra dengan airmata yang tak pernah berhenti mengalir. Thomassen adalah Pria yang Youra amat sangat takutkan.


“Princess time to back home… your place not here but in your castile..”


“No… I never want my castile… why you here…go away….”


“Sssssstttt…silent Princess…Remember…Silent.!! Lee Hyun Bin, thanx so much for bring back my princess I promise I will support all your movie, you will be the First Korean Actor…” mendengar semua itu Youra menatap Don Woo tajam, dia tahu Lee Hyun Bin pasti tidak kenal Pria itu, karena ketika Thomassen datang Hyun tidak memberikan salam seperti yang dilakukan Don Woo. Hatinya terluka, semua memory gelap itu datang kembali…


“Robert…”gumannya saat dia menyebut nama itu, seketika itu juga memory yang terkubur kembali datang ke diri Youra.


“Remember Princess…. Breath…yes Breath… let me tell story, My Princess. Robert Hubart was work with me, He my son before until he cut the relationship when you gone. He so royal to me my Princess, I think he caring you for me…but you didn’t remember him? Remember Him my Princess…” Robert benar-benar ingin menghabisi Pria yang ada dihadapannya ini, namun dia menguatirkan keamanan Youra.


“Shut Up old man… I’m not yours anymore also she. We are free people. Don’t trying me to be evil to you. Until now I respected you old man. And You Lucien stay out…”


“Hahahahahahahaha….C’mon Robert I know You…”


“No..you are not.i’m different then a past….” Ujarnya, Robert berjalan mendekati youra, Rafael dan Patrick sudah ada di depan pintu ruangan maka dia berani mengambil tindakan ekstream. Dilihatnya youra yang tidak berdaya, memeluk dirinya sendiri, airmata terus mengalir di pipinya, dia terperangkap di dalam kegelapan. Suara-suara itu muncul kembali, membawa Youra kedalam memory yang selama ini dia lupakan.


Flashback : Kegelapan


“Breath princess hold your self…. And start counting...” ujar sang pria sebelum mendaratkan sebuah cambuk di tubuhnya yang lembut.


“Plaaaaaakkk…..” cambuk  kulit itu menyentuh kulit Youra, membuat kulitnya yang putih berwarna merah. Youra menahan airmatanya menahan kepedihan yang dideranya.


“Counting Princess…”Ujar Si Pria dengan suara yang tegas dan dalam.


“One…” ucapnya dengan lemah dalam ketakutan


“Loud Princess…Plaaaaaakkk…” cambuk itu kembali menempel tubuh Youra.


“Two…”ucapnya dengan sedikit kekuatan dan keras.


“Plaaakkk…Plaakkk…” Pria itu terus mencambuknya hingga 20 kali, Youra melupakan rasa sakitnya, dia ingat wajah tersenyum ibunya, ayahnya dan kakak-kakaknya, betapa ia merindukan mereka. Ini bukan pertama kali nya dia diperlakukan seperti ini. Masternya yang membelinya di pelelangan Submissive, selalu mencambuknya apabila dia salah, atau ketika perasaan sang master sedang tidak baik. Perlahan-lahan memory tentang keluarga menghilang dari ingatannya.


Hahahhaha you are so weak Youra…Stupid…hahhahahhahha


“Good Girl…Master will be like your obedience Princess, so don’t cry…Hold On.” Ujar si Pria yang mencambuknya itu.


Pria itu mendekat ke arah Youra, menyentuh dagu Gadis itu, dia menatap wajah yang terurai airmata itu. Kepolosan, ketidak-mengertian, ketakutkan, kerinduan bercampur jadi satu dalam tatapan gadis itu. Melihat itu hatinya terpaku tergerak oleh rasa bersalah, senyuman di wajahnya menghilang berganti dengan rasa kecewa dan marah.


“Princess….”


“I’m sorry… please Sir… don’t hit me again I’ll be obey…please sir…” bujuk Youra. Hari itu hatinya tergerak melihat Youra, gadis itu langsung mengambil sikap yang biasa dia ajarkan ketika sedang menunggu di castile.


“Robert…” Panggil Lucien, robert menoleh kearah Lucien, menghampiri pria itu. Memberikan cambuk yang dipegangnya kepada Lucien.


“I’m done, I want to smoke…” pamitnya


“Wait…” Lucien menghentikan langkah Robert


“Yes…”


“I will tell maid to clean her…master giving her for you…she yours.” Jelas Lucien membuat Robert terpaku mendengarnya.


Dalam kebingungan Robert melangkah meninggalkan ruangan itu membiarkan Youra dengan Lucien. Youra tetap pada posisinya tenggelam dalam bisu.


Hahahhaha you are so weak Youra…Stupid…hahhahahhahha


🌸🌸🌸


Hello Gaeeesss.....


Thanks ya buat yang udah setia baca sampai Chapter ini...Terus baca Ya... dan support ya..

__ADS_1


Baca & tinggalkan Jejak dg cara Boom Like + kirim Star + Vote.😍😍🙏🙏


Your Author With Love: Adrinna


__ADS_2