
Overtoun House terlihat sangat berbeda hari ini. Halaman dihiasi bunga-bunga, terlihat sangat indah, semua orang terlihat sibuk mempersiapkan pernikahan Robert dan Youra hari ini.
Kevin pun juga sibuk mempersiapkan catering untuk para tamu hari ini, Dia adalah chef of the day ini pesta pernikahan adiknya dan dia menyiapkan menu hidangan yang sangat sangat sangat spesial buat Youra.
Keluarga Wilson sangat bahagia hari ini karena putri mereka yang mereka sangat cintai Yolanda Aurora Wilson menikah hari ini.
Wedding Ceremony di lakukan di halaman belakang. Semua terlihat indah menakjubkan.
"Youra bolehkah aku masuk?" ujar Natasya
"Masuklah nat aku sudah selesai kok..."
"Wow your aku sangat cantik sekali"
"Oh ya biasa saja kau juga cantik apa Kevin sudah melihatmu hari ini dia pasti sangat terkejut melihatmu kau cantik sekali Natasya"
"Iya tapi tidak secantik dirimu Ra, lagipula yang jadi ratunya kan hari ini adalah kau selebritasnya kau bukan aku jadi kau yang harus lebih cantik oke..!!"
"Apa semua sudah siap..." tanya Edith, Dia sebagai EO hari ini.
"Iya... sudah..."
"Baiklah kita turun sekarang...hei Youra turun kan veil mu"
"Sini ku bantu..." Natasya menutupi wajah Youra dengan veilnya.
Anthonius Wilson sudah berdiri menunggu putrinya. Dia terlihat sangat tampan.
"Dad...kau terlihat tampan."
"My sweet baby, kau cantik sekali. Aku bahagia, terima kasih telah menjadikan ku ayah dan melakukan tugas terakhir, yakni mengantarmu ke hari bahagia mu"
"Dad..i love you"
"Apakah kalian sudah siap?" tanya Edith Cowan.
"Ya... sudah."
"Baiklah perhatikan irama wedding marchnya ya Dad" ujar Edith
"Ya sayang..."
"Youra...kau terlihat cantik sekali."
"Terima kasih... Edith"
Edith Cowan memberikan kode pada pemain musik. Wedding march pun bergema, Keluarga dan tamu undangan pun berdiri menghormati masuknya mempelai wanita.
Youra berjalan perlahan menuju altar di mana Robert sudah menantinya.
Robert terlihat sangat tampan dalam balutan Tuxedo. Matanya berbinar melihat Youra berjalan mendekati altar.
"Dad...."
"Ya... sweetheart"
"I love you...."
Anthonius Wilson tersentuh oleh kata-kata Youra. Dia sangat emosional hari ini. Putrinya benar-benar sudah kembali.
Dengan berat hati dia memberikan putri semata wayangnya kepada Robert.
"Jaga putri ku Robert..." Anthonius menyerahkan tanga putrinya kepada Robert.
"Yes i Will..." sambil menggenggam tangan Youra. Mereka berdua berdiri berhadapan di depan Pastor.
Upacara pernikahan Robert dan Youra di pimpin oleh Pastor Charles Macduff.
"Kita berkumpul bersama pada hari ini untuk menyaksikan dan merayakan pemberkatan Nikah antara Robert Andersen Hubart & Yolanda Aurora Wilson." Ujarnya sang Pastor.
"She looks beautiful..." Ujar Samantha.
"Ya... sangat...!"
"Anthoni, putri kita sudah kembali kan..."
"Ya sayang sudah..." Anthonius memeluk bahu isterinya.
"Jangan menangis, jika dia melihat mu seperti ini, dia akan sedih, ini hari bahagianya.."
"Ya...hmmm btw Kevin dengan Natasya?"
"Sepertinya begitu... nanti kita tanya. Jujur aku tidak keberatan karena Natasya satu-satunya teman terdekat dengan Youra."
"Ya...aku juga setuju... kita punya 2 putri."
"Salah sayang, 4 orang putri, Youra, Hannah, Edith, dan Natasya.. akan ada waktunya menjadi 5 putri."
"Hihihi iya"
"Baiklah, Kini tiba saatnya bagi kedua mempelai untuk saling menyematkan cincin sebagai tanda cinta kasih mereka berdua."
__ADS_1
"Cincin ini terbuat dari logam mulia, sebagai tanda agar cinta mereka tetap mulia hingga kelak Tuhan menceraikan melalui kematian. Cincin ini sebagai tanda agar cinta mereka tidak diakhiri oleh manusia melainkan hanya oleh kuasa Tuhan melalui kematian."
Robert mengambil jemari tangan Youra dan mengucapkan janjinya.
"Yolanda Aurora Wilson, Saya memberi mu cincin ini sebagai simbol cinta dan kesetiaan saya kepadamu" Ujar Robert sambil menyematkan cincin di Jari manis Youra.
Demikian pula dengan Youra, dia meraih Jemari tangan Robert dan mengucapkan Janjinya.
"Robert Andersen Hubart, Saya memberimu cincin ini sebagai simbol cinta dan kesetiaan saya kepadamu." Ujarku sambil menyematkan cincin di Jari manis Robert.
"Mari kita berdoa. Tuhan, kami berterima kasih telah mengumpulkan semua orang di sini hari ini, sebagai saksi dari pernikahan bagi ROBERT ANDERSEN HUBART & YOLANDA AURORA WILSON dan membantu mereka untuk mengingat cinta kasih yang kuat diantara mereka. Semoga cinta mereka selalu menginspirasi keluarga dan teman-teman mereka. Berkatilah pernikahan mereka dengan kedamaian dan kebahagiaan dan buatlah Cinta mereka berbuah dan sukacita menyertai mereka, biarlah damai sejahteraMu melingkupi kami semua yang hadir di tempat ini. Segala puji, hormat hanya bagi NamaMu yang Kudus. Amin"
"Dengan otoritas yang diberikan kepada saya oleh konstitusi agama dan hukum negara ini, maka kehormatan saya untuk sekarang menyatakan bahwa ROBERT ANDERSEN HUBART & YOLANDA AURORA WILSON sudah sah sebagai suami dan istri. Maka ROBERT kau bisa mencium pengantin wanitamu." Ujar Pastor Charles Macduff.
Robert mendekati Youra, membuka dengan perlahan veil yang menutup wajah Youra. Menangkupkan wajah Youra dengan kedua tangannya dan mencium bibirnya mesra.
"Woooowww...give long Kiss bro" teriak Jack
"Suit...suit..." Adam dan Marco pun terprovokasi untuk bersiul.
Melihat mereka berciuman, Kevin menarik wajah Natasya dan mencium bibirnya ringan.
"Kevin...."pekiknya kecil sambil memukul lengan pria itu. Kevin hanya tersenyum geli.
"Jangan memerah..."ujar Kevin.
"Iiissshhh ngaco..."
"Hadirin sekalian, adalah kehormatan bagi saya untuk menjadi yang pertama memperkenalkan Anda kepada: Tuan dan Nyonya Robert Andersen Hubart." Ujar Charles Macduff.
Semua yang hadir berdiri dan memberi tepukan tangan, menyambut keluarga baru.
Anthonius & Samantha Wilson mendekati Robert dan Youra memeluk mereka.
"Selamat menjadi keluarga...kapan aku di beri cucu"
"Daddy...!" teriakku, wajahku memerah.
"Apa...wajarkan.. betul tidak Samantha"
"Ya...mom juga ingin."
"Mom... kan kita sedang menanti baby dari Marco & Hannah" ujarku.
"Ahh...kau menghindari topik..." Sambung Hannah tiba-tiba.
"Kyaaaakkk kau mendengarnya?"
"Ya sayang...btw selamat ya...kau cantik hari ini"
"Youraaaa..." teriak Natasya sambil memelukku.
"Haaiisshh kakak ipar jangan teriak-teriak gitu malu..."
"Iihh apa sih... congrats ya...be happy Ra"
"Ku bakal happy saat kau menikah dengan Kevin."
"Iishh itu lagi..."
"Jiaaahhh emangnya aku gak tahu apa kalau semalam ada yang jadi pengungsi..."
"Iiihh nona..."
"Hahahaha...."
Semua yang hadir dalam pernikahan merasakan kebahagiaan, sama seperti yang dirasakan oleh sang pengantin.
Saat malam hari halaman belakang kastil terlihat lebih indah lagi. Semua orang larut dalam pesta.
"Para tamu yang terhormat, pemberkatan nikah sudah terlaksana dengan baik dan kita sudah memiliki anggota keluarga baru di komunitas kita yakni Hubart Family" ujar Edith Cowan.
"Malam ini masih ada 1 rangkaian acara istimewa, mari kita dengarkan ikrar cinta pasangan yang berbahagia ini...kita sambut Robert dan Youra.." Edith pun kembali duduk disebelah Adam.
Adam mengambil tangan Edith, menggenggamnya erat, dia mendekatkan wajahnya ke wajah Edith, mencium wanita itu sekilas.
Robert dan aku melangkah ke tengah-tengah lantai dansa, Dia mengambil Mic terlebih dahulu, mengeluarkan secarik kertas.
"Maaf agak sedikit panjang maka harus pakai ini..." Ujarnya sambil menunjukkan kertasnya. Jujur dia sedikit gugup.
"Yolanda Aurora Wilson For you:
I would climb the highest mountain peak
Swim the deepest ocean,
I would cross the rivers most wide
Walk the hottest desert sand
To have you by my side.
__ADS_1
You've captured my heart
And touched my soul stepped out of my dreams & gave me new hope
Showed me what the love means.
you are my reason to live
For the compassion you show
And the care that you give.
You came into my life And made me complete
Each time I see you My heart skips a beat.
you are the one God sent from above
The angel I needed For whom I do love.
Today i give all my life, my heart and my love
Made you a beautiful woman in this world to be My Soulmate till the end of our time.
I love you my sweet ice princess" ujarnya
Mendengar ikrar yang di ucapkan Robert membuat Youra tersentuh, dia berusaha menahan air matanya mengalir.
Semua yang hadir bertepuk tangan dan bersiul mendengar ikrar. Kini giliran Youra yang membacakan ikrar cinta mereka.
"Robert Andersen Hubart Your are the one that i love. I love the way you touch me
so soft and sensuously and It's makes me tingle all over.
I love the way you kiss me.
It starts a fire deep down inside of me
and makes me yearn for you even more.
I love the way you look at me.
It makes me feel beautiful and treasured.
Most of all I love the way you love me.
When you walk in my whole day gets better.
And even when you're not with me
you're in my thoughts always.
It doesn't matter what we don't have or what we do have.
The most important thing is we have each other and no one can take that away.
Today I am the luckiest woman in the world
and I don't need or want anything else
but only you beside me loving me to the end of our days.
I love you more my knight warrior." Ucapnya.
Robert terpaku oleh setiap ikrar yang di ucapkan Youra.
Dia meraih gadis itu, memegang tengkuknya dan mencium bibirnya mesra.
Semua yang hadir berdiri bertepuk-tangan. Pemain musik memainkan lagu A Thousand Years milik Christina Perri. Robert dan Youra memimpin dansa pertama mereka.
"So... knight warrior haaah"ujarnya sambil berdansa.
"Kau tidak suka.. well bisa kuganti hmmm thief of my heart..."
"Ciiihhh... yang benar saja"
"Ada yang lebih keren..."
"Apa...?"
"Hmmmm totem ku yang kaku..."
"Hmmm Mrs Hubart siap aja menerima hukuman mu nanti yaaa..."
"Hihihi...i love you..."
"Love you more...."
Kami memang bukan pasangan sempurna, namun seperti ikrar ku tadi.
It doesn't matter what we don't have or what we do have.
__ADS_1
The most important thing is we have each other and no one can take that away.
(Tidak masalah apa yang tidak kita miliki atau miliki. Yang paling penting adalah kita memiliki satu sama lain dan tidak ada yang bisa mengambilnya.) Termasuk masa lalu kami