Cinta Untuk Youra, Si Ice Princess

Cinta Untuk Youra, Si Ice Princess
Chapter 18: Aurora, Alter Ego


__ADS_3

Flash-forward: Private Room


Hahahhaha you are so weak Youra…Stupid…hahhahahhahha


“Ssssssttt calm down youra…stop cry baby….please ”bujuk Robert,  dia ingat, ingat pria itu, ingat semua kelembutan, kekasaran Robert pada dirinya. Dari awal tubuhnya menyadarinya, hatinya memahami Pria itu, namun pikirannya tidak mampu mengingat. Tetapi saat ini dia ingat siapa Robert. Karena emosinya yang tidak stabil membuat Tubuhnya letih dan lelah. Dia tak berdaya, suara itu pun muncul dan mengambil ahli semunya.


Hahahhaha you are so weak Youra…Stupid…hahhahahhahha


“Bring her to me Robert… she is mine.” Ujar Thomassen


“As long I remember, you the one who give it to me, old man..”


“Ckkckckckck…I just borrow it to you coz it’s you seem looks so lonely…I need my Princess. She will be perfect…”


Robert kenal siapa  pria dihadapannya dia tidak akan pernah memberikann youra kembali pada Pria Tua itu. Robert tahu Lucien bersiaga. Maka dia pun bersiaga. Mereka saling berwaspada tanpa menyadari apa yang terjadi pada Youra.


“Hahahahahahhahahha…..hahahahahaha” tawa mengejek dari seorang wanita bergema diruangan itu. Suara ini sangat asing. Gadis itu duduk kembali dengan tegak, menyilangkan kakinya memandangi setiap Pria yang ada di dalam ruangan.


“Youra….” Ujar Robert dan Hyun berbarengan. Itu Youra tapi ada aura yang berbeda dari gadis itu.


“Princess…” ujar Thomassen. Gadis itu tidak menjawab hanya menatap mereka satu persatu. Lalu kemudian dia mengikat rambutnya yang panjang. Memanggil pelayan.


“Hot cappuccino…” pesannya.


“Suaranya berbeda...tegas dan dalam…siapa dia” batin Robert. Tunggu tatapan mata itu, Robert ingat, tatapan mata dan senyum picik itu, sama seperti saat Jane bersujud menyembah memohon ampunan. Itu bukan Youra.


“Princess… come with me…”


“Ciihhhh… hahahaha Youra So weak… she dumb, idiot…” ujar gadis itu, seorang pelayan masuk membawa secangkir cappuccino. Dia pun meminumnya perlahan..


“Who are you…?” Tanya Robert, tubuhnya memang milik youra, namun suara, gaya bicaranya berbeda. Robert memandang ke arah Rafael. Rafael mengangguk. Inilah keanehan yang dimaksud olehnya.


“Sssssssstttttt…silent…you to loud.” Ujarnya seraya menyesap cappucinonya lagi


“Aurora…” panggil Lucien. Lucien pernah bertemu dengannya, dia tidak lupa kejadian saat itu, nyawanya nyaris hilang ditangan gadis itu.


“Ah…Lucien...you still a live?”


“I am…why you here...and how you can be here, where’s youra?” Tanya Lucien sambil melindungi Mr. Thomassen Borduin.


“Hahahhahahha… why you miss her... she stupid, to weak so I buried her just like I buried Lulu…”


“What…Lulu?” Tanya Thomassen, pria itu ingin mengorek keterangan soal Lulu. Lulu adalah putri bungsunya yang sampai hari ini tidak ia temukan, hilang begitu saja tak ada jejak. Lucien mencegah Pria itu, dia memberi kode pada Robert. Tidak ada yang tahu seberapa bahayanya gadis ini.


“Can I talk’ with her, Aurora.” Bujuk Lucien.

__ADS_1


“No… all of you so bad to her… she cried a lot… btw Robert, apakah kau suka hadiah yang kuberikan?”


“Hadiah…hadiah apa?” Tanya Robert heran, dia merasa bahwa gadis itu tidak pernah memberikan hadiah apapun itu. Aurora datang mendekat ke arah Robert, mengeluarkan handphonenya dan menunjukkan hasil karyanya. Dia tersenyum saat menunjukkan gambar seorang mayat Pria, Robert segera mengenalinya, itu mayat yang ditemukan di tepi sungai Mosselle. Tubuh Robert menegang, siapakah gadis ini sebenarnya, apa yang telah dia lakukan terhadap Youra.


“Present for You both, do you like it? Youra Like it… hahahahahaha…” Aurora tertawa mengejek semua yang ada diruangan itu. Lucien sudah mengetahui siapa Aurora dan sepak terjangnya.


Aurora adalah pribadi ganda dari Youra Wilson. Ya…Aurora adalah alter ego dari Youra Wilson, lahir karena suatu tragedy. Disaat Youra mengalami penderitaan jiwanya menjerit mencari jalan keluar dan menemukannya. Lahirlah Aurora yang memiliki karakter sangat bertolak belakang  dengan Youra. Youra Wilson sangat lembut, sedikit homoris, tegas, sedikit egois namun  dia penakut, hatinya lembut. Aurora berbeda dia bengis, Jahat dan sadis. Dia benci Youra yang begitu lemah, tak berdaya. Aurora menyukai kebebasan, tidak kaku, sedikit tomboy, ciri fisiknya adalah rambutnya selalu di kuncir dan berwarna, entah bagaimana tidak yang dapat mengetahui bahwa warna rambut gadis itu berubah ada warna biru nyala dikedua sisi kanan - kirinya tidak banyak, namun ada. Warna matanya pun menjadi hijau pekat, sedangkan youra berwarna coklat, dan senyumnya selalu mengejek.


“Ckckckckckck…Mr. Thomassen. It’s fisrt time we meet… right?”


“Yes…Princess…”


“No..No..No…I’m Not Princess…she to creep, to weak… different with me…” ujarnya sambil mengitari Thomassen yang duduk di kursi Roda.


“So what I should called you?”


“I’m Aurora…” ujarnya sambil menatap dingin ke arah Thomassen, tidak hanya dingin tapi benci, gadis itu benci pada Pria Tua itu, dia lihat semua yang diperbuatnya kepada Youra, Youra terlalu lemah, sehingga suatu hari dia memberanikan dirinya muncul, namun si Pria tidak ada Jadi dia pun melampiaskan kepada orang yang dikasihi si Pria, Lulu. Ketika Lucien hendak menyelamatkan Lulu namun semua terlambat. Lucien nyaris kehilangan nyawanya. Dan dia juga nyaris menjadi kambing hitam dari perbuatan Aurora.


“I need bring Youra… aurora.”


“She sleep…she weak so weak…stupid and moron…Mr. Thomassen I know what you do to Youra…Ckckckckckckckc that’s not good... you bad… bad daddy.” Ujarnya perlahan gadis itu mendekati Thomassen, memegang pegangan kursi nya dan berkata…


“I know Lulu….” Bisiknya, Tubuh Lucien Menegang. Dia yakin inilah hari dimana semuanya akan terbongkar. Siapakah itu Lulu.


 


“What You mean by know her Aurora…” Tanya Thomassen.


“She is beautiful…but weak…same like youra…”


“What…you with her…? Where is she…”Tanya Thomassen


“Hahahahhahahhaha….i wont tell…” ujarnya sambil tersenyum berjalan mengitari Thomassen, baik lucien mau pun Robert mereka bertindak hati-hati, mewaspadai gerakan Aurora.


“Youra Wilson…..!! stop playing around princess…!” ujar Thomassen marah, dia tidak suka dirinya dipermainkan, pria tua itu tidak menyadari  bahwa dirinya sedang dalam bahaya. Aurora menghentikan langkahnya berdiri tegak, menghadapi Thomassen. Matanya menatap penuh amarah dan kebencian menatap tajam Pria Tua itu.


“Do you like play sir…? I like play…? Hide and seek, wanna heard? One…two…three come to find me. Come daddy come, find me daddy find me, one...two..three..i go to hide… find me daddy…find me…” Aurora menyanyikan lagu hide and seek yang sering di lantunkan oleh Lulu.


“Stop kidding me Youra… Just tell me where is she…”


“Hahahahahaha…. I’m not Youra, I’m Aurora which I must stronger then Youra.. You think you have power haah..! old man you just being old... Just ssssttttttt…silent…”Bentaknya.


“It’s not your castile…I know Lulu…she beautiful innocent…I play around with her..sweet she soooo sweet…”


“I know… where is she Aurora…”

__ADS_1


“Death…she to noisy made my head dizzy…Lucien know…he buried it…”


“Nooo… I don’t…” ujar Lucien, ya pada fakta nya Lucien tidak terlibat dalam hilangnya Lulu.


Robert menyadari bahwa alter ego youra sangat berbahaya, Robert juga ingat dia pernah berjumpa pertama kalinya dengan Aurora.


Thomassen sangat marah dirinya dipermainkan, tiba-tiba dia mengeluarkan sebuah cambuk dan melontarkan ke udara.. semua orang terdiam dengan kejadian itu. Namun tidak dengan Aurora, dia menatap pria tua itu dengan tajam. Dia berdiri tidak bergeming sebuah senyuman misterius  muncul dibibirnya.


“Stop Play around…”Bentaknya, Aurora bukan youra yang penakut dan penurut, dia adalah alter ego yang jahat. Di raihnya handphonenya, dia pun mulai menelpon seseoranng.


“Fabio….vicall me…”Perintahnya, pria itu menuruti keinginan Aurora.


“Miss…” sapa pria itu.


“Show me Fabio…” Fabio memperlihatkan seorang wanita, kira-kira berusia 25 tahunan.


“Erica…” guman Thomassen, Erica Borduin adalah putri kedua Thomassen.


“what are you doing to her….” Bentaknya


“Sssssttttttt you to loud….hahahahahaha……it’s show time…” Aurora memberikan kode kepada Fabio, pria itu melakukan apa yang diperintahkan Aurora. Sebelum terlambat Thomassen memohon kepada Aurora…


“Please I beg you, only her I have it…” bujuk Thomassen. Aurora pun tersenyum penuh kemenangan.


“Obey me…”


“I will…”


“I want you disappear…don’t you ever touch Youra. If you do wrong step. Erica will gone just like lulu”


“Lulu gone….”


“Yes…” saat itu Thomassen tersadar sudah melakukan hal yang salah yang akhirnya menjadi boomerang bagi dirinya. Dia menyetujui persyaratan Aurora. Dan segera meninggalkan ruangan itu dengan kesedihan.


“Tell Him Lucien…” ujar Aurora.


“yes…” Lucien membawa Thomassen keluar dari ruangan meninggalkan ruangan itu dalam keheningan. Seorang Master hari ini dikalahkan oleh master baru yang jauh lebih kuat.


“Youra…kau aman sekarang dia tidak akan mengganggu mu untuk selamanya… sleep…sleep well my baby..sleep. sleep well…” aurora melantutkan sebuah lagu yang tak asing di telinga Robert. Dan setelah itu dia pingsan, sebelum tubuhnya menyentuh lantai, Robert menangkap Youra. Membopongnya keluar ruangan.


“Rafael… siapkan pesawat malam ini juga kita terbang ke Scotland, gandakan pengawasan. Ikuti dan awasi Thomassen...”


“Baik…”


Semua orang yang ada diruang tersebut terpaku oleh kejadian yang tak terduga itu.  Masing- masing larut dalam pikirannya., mengambil kesimpulan dan melakukan apa yang terbaik buat diri mereka. Lee Hyun Bin tak percaya dirinya dikalahkan oleh seorang bodyguard. Lee Hyun Bin merasa bahwa dia sudah kalah namun bukan berarti dia akan berhenti, sampai disini. Dengan keyakinan yang amat kuat dia yakin akan dapat memenangnkan hati Youra Wilson. Robert bertekad akan mencari tahu lebih banyak lagi tentang alter ego Youra , Aurora maka dia pun mengatur psikiater yang dapat dihandalkan di scothland. Dia mencintai Youra, setelah gadis itu sadar. 

__ADS_1


__ADS_2