Cinta Untuk Youra, Si Ice Princess

Cinta Untuk Youra, Si Ice Princess
Chapter 20: A Great Suprise


__ADS_3

Cahaya matahari yang hangat menerobos masuk ke dalam kamar ku.


"Dingin..." Gumanku. Sebuah tangan lembut menarik selimut ku, menutupi hingga pundak ku.


Youra menghirup udara yang menyegarkan. Ada aroma asing menggelitik hidungnya, aroma yang menunjukkan bahwa kehadiran seseorang di sisinya bukanlah Robert.


Perlahan di bukanya matanya, sebuah wajah lembut yang sangat dia kenal. Tersenyum manis pada Youra. Sebuah airmata kembali mengalir di pipinya.


"Hi baby girl...sssttt don't cry, come near me"


"Mom..." Youra mendekati Samantha tenggelam dalam pelukan wanita itu.


"Go back sleep, i'm here with you..."


"it's not a dreams right mom..."


"No baby it's was not i am here, all family here baby...."


"How can...?"


"Talk later baby... Just back to sleep..."Samantha memeluknya.


Tiba-tiba Youra teringat akan Robert. Dia pun langsung duduk di atas tempat tidur, melayangkan pandangan di sekeliling kamar, namun dia tidak melihat sosok pria itu.


Youra langsung melompat dari tempat tidur nya, tindakannya mengejutkan Samantha. Youra lari keluar kamar. Dia mencari Robert dan dia melihat pria itu ditengah-tengah taman kastil itu. Hati nya yang berdegup kencang karena takut kehilangan mulai menjadi tenang.


Youra berlari ke arah Robert, melemparkan dirinya sendiri ke dalam pelukan Robert. Robert terkejut mendapatkan pelukan seperti itu.


"Ada apa? Apa kau ber mimpi lagi..."


"Tidak...hanya saja kau tidak ada, aku....ku pikir kau pergi."


"Hei...tenanglah aku sudah janji kan aku tidak akan meninggalkan mu lagi. Kita akan tetap bersama.."


"Iya..." Youra mulai tenang, namun dia tidak menyadari bahwa mereka tidak sendirian di tengah taman itu.


"Eheeemmm....." Adam sengaja berdeham, Youra pun memalingkan wajahnya dan dia melepaskan pelukannya dari Robert.


"Adam...?"


"Morning baby girl...why you only see him not us" Goda Adam. Youra memandang sekelilingnya dan terkejut.


"Marco...dad...Kevin..." Tiba-tiba dia berjalan ke arah Kevin yang sedang menyandarkan tubuhnya di tiang gazebo. Dipeluknya kakak tercintanya itu.


"Hi sweetie... How you feel? Did you see mom?"tanya Kevin. Youra tidak menjawab hanya anggukan ringan kepalanya.


"You should not wake up like that my sweetheart..." tegur ibunya.


"Yes Mom..." Youra melepaskan pelukannya dari Kevin, berjalan menuju gazebo dimana ayah dan ibunya duduk di sana. Dia duduk di sebelah ibunya, menyandarkan tubuhnya pada Samantha Wilson.


"How can all you be here.."tanya Youra


"Oh darling... Who we are? We are Wilson so all dan be possible if we want to.." ujar Marco.


"Ahhh yeaah but not all in here..." Katanya ketika ia tidak melihat Jack.


"You think i'm not come?" Jack muncul dari dalam rumah menyapa Robert.


"Jack..."


"Hi...baby." dia pun berjalan mendekati Youra, mencium pipi gadis itu.


"Well coz all already here so let's we gets breakfast..."ajak Samantha pada keluarganya.


Hari ini seluruh keluarga Wilson berkumpul di Scotland. Robert yang memanggil mereka, sebenarnya Robert hanya memberitahukan kepada ayahnya Youra, Anthonius dan juga Kevin. Namun mereka semua menceritakan kepada anggota keluarga yang lain dan Samantha pun mengambil keputusan untuk menyusul Youra. Kali ini putri nya benar-benar pulang. Dia sangat bahagia.


"So...Youra You both lie to me?" tanya Marco.


"About what? Our relationship?" Jawabnya.


"No...."


"So...."


"Dreams Company. Ltd..." Ujar Marco, dia memiringkan kepalanya dan menatap Youra.


"Ah...."


"So...It's Ur company right..."


"Hehehe...."


"Ciiihhh....how could be you hide like that... OMG" Marco menekuk wajahnya, dia kesal sekali pada adik bungsunya ini.


"Hahaha... looks your face Marc..."


"Cckkkss...."dia berdecak kesal.

__ADS_1


"What's wrong baby... why you upset" tanya Hannah istri Marco.


"She lie about her job and yes i'm upset..."


"Coz i'm smart..."potong Youra.


"Yeaaahh you are..."ujar Marco kesal


"Hahaha......" Youra tertawa lepas melihat kakaknya. Samantha memeluk putrinya erat.


"Mom i am fine"


"I know i just happy..."


"Eheeemmm...i have a little announcement." Ujar Robert tiba-tiba. Semua yang hadir langsung menoleh ke arah Robert.


"Youra can you come to here... Ayolah sayang. Ada hal penting yang ingin ku sampaikan pada mu dan mereka..."pintanya.


Youra bangun dari tempat duduknya dan melangkah ke depan Robert, dan ketika dia tiba di hadapan Robert. Pria itu menggenggam tangannya.


"Youra, first i want you to forgive me for everything what i do in the past. I know i was wrong to you and all family. Please forgive me. Aurora if you listen to me now please forgive me. You and Yolanda are one, i promise to you i never leave her alone, trust me and release her. Just become one with her." Ujar Robert. Youra menitikkan air matanya mendengar semua perkataan Robert.


Samantha Wilson pun juga menangis, dia bersandar kepada suaminya Anthonius Wilson. Mereka semua sangat sadar di masa-masa gelap Youra hanya ada Robert.


Robert mengenal Youra, bukan saat dia datang memohon pekerjaan pada Marco tapi saat di kastil Thomassen, saat gadis itu benar-benar menderita.


Robert ada walaupun awalnya dia memperlakukan Youra tidak baik, namun karena dia mengerti awal penderita Youra maka dia pun memahami bagaimana mengobati gadis itu. Membawa Youra keluar dari kegelapan adalah penebusan kesalahan dari apa yang telah dia lakukan.


Tiba-tiba Robert berlutut dihadapan Youra, semua yang hadir terkesima, Samantha tersenyum bahagia bahkan dia memukul ringan paha suaminya. Anthonius hanya tersenyum dan mengecup ringan kepala istri nya. Youra menahan napasnya. Hannah memeluk lengan suaminya Marco.


"Youra Wilson, When Our Way Seem Looks Stop Or Un Easy remember that I Still Here for you And Love you


Just Trust Me Like I Trust U


Just Love Me, Like I Do..


Touch Me Like i Do


All I Want Is you No More Doubt In My Lips, Heart And Life.. I Will caring you until the rest of my life.


Yolanda Aurora Wilson Will you be my baby, my breath and my life, Will you be my light from now until forever?" Ujarnya sambil menyodorkan sebuah cincin kepada Youra.


"OMG he purpose her...." Pekik Edith Cowan ringan. Youra menangis tak dapat berkata apa-apa.


"Answer him baby girl..." Ujar Kevin. Youra menatap ke arah keluarga nya. Mereka semua sangat setuju.


"Yes... I do.." jawab Youra. Robert segera berdiri memasang cincin berlian di jari manis Youra. Dia menangkup wajah Youra, mencium bibirnya lembut. Meletakkan keningnya. Sementara Edith Cowan berteriak kesenangan hingga Adam sang tunangan hanya menepuk jidat melihat tingkah lakunya.


"I love you baby..."


"Love you more Rob..."


"Kyaaaaa....it's awesome...show me the rings" ujar Edith ribut. Semua Pria disitu mendekati Robert memberikan pelukan dan selamat.


"Ckckck.. hihihi...." Tiba-tiba tawa yang tidak asing ditelinga Robert muncul, Robert pun langsung menatap ke arah Youra...shit itu Aurora semoga aja dia tidak mengacau...


"Ini cincin yang bagus..." Katanya tiba-tiba. Ini pertama kali nya dia muncul di tengah-tengah keluarga.


Kevin membelalakkan matanya menatap adiknya, dia menyadari perubahan itu.


"OMG...she ia real"ujarnya tak percaya. Selama Robert bercerita memang dia sedikit tidak percaya, namun saat ini.


Tangan Aurora terjulur kepada Robert. Robert mengerti dan dia mengeluarkan sebuah ikat Rambut. Gadis itu mengikat rambutnya.


"Aurora...You show up...why?" Ujar Robert. Dan akhirnya anggota keluarga yang lain tersadar bahwa gadis di hadapan mereka bukan Youra.


"Hahahaha.... tenanglah..... I'm not hurting her..."


"What do you do?Youra can you heard me?" Tanya Robert. Gadis itu menanggukan kepala nya.


"Relax Robert...she can heard you..."


"You want talk Aurora..."


"Yes..."


"Meets your family first..."


"No...no..no..they are not my family... They Youra family... Hmmmm he is handsome..." Aurora mendekati Kevin duduk di pangkuan pria itu, menyentuh wajah Kevin dari pelipisnya hingga bibir nya.


Kevin diam terpaku oleh perlakuan adiknya. Walaupun dia tahu itu Youra adiknya tapi dia pria pun Pria normal. Wajahnya memerah, Aurora benar-benar menggoda Kevin.


"Shit ini bencana, dia menggoda Kevin..." Batin Robert.


"Aurora..stop...tell me what do you want and why you show up..."


"Aahhh...you jelouse?" Kata sambil memutar tubuhnya. Dia merasakan milik Kevin. Kevin bukannya tidak menahan dia sudah berusaha namun gadis yang terperangkap di tubuh Youra, terus memberikan siksaan pada nya.

__ADS_1


"Aurora..." bentak Robert. Jujur aja dia sedikit jelouse. Dia tak keberatan jika Aurora menggoda dirinya karena dia merupakan bagian dari Youra. Tapi jika yang di goda Pria lain, dia pasti cemburu.


"You are not saint..." Ujarnya kepada Kevin sambil berdiri dan berjalan ke meja dia menatap mereka satu persatu.


"Hai....." Sapa nya..


"Hi...baby girl"sapa Samantha dengan lembut


"Ciiihhh i'm not baby.... Youra mungkin suka di panggil demikian." Ujarnya.


"Oh what....?" Samantha kebingungan oleh kata-kata Aurora.


"I said Youra like it but i don't... understand."


"Oh...." Samantha sangat sedih mendengar perkataan Aurora.


"Aurora..."panggil Robert. Gadis itu menatap Robert, dalam diam dia menilai. Robert tidak berani bertindak sembarangan dan cereboh karena dapat membahayakan Youra.


Aurora kembali menatap anggota keluarga yang lain.


"I'm Aurora, i am here coz she need me. She to weak..to much weak." Ujar Aurora.


"Aurora.... it's she on affraid until she need you now?" Tanya Robert dengan penuh kewaspadaan.


"No...i need something to tell..."


"Said then..."


"All of you must be know the case.."


"Yes...we know.." jawab Anthonius, yang lain menganggukkan kepala tanda setuju.


"You her dad..."


"Also your dad...."


"Hahahaha no no no sir i don't have parents..."


"What is your name young lady..." Tanya Anthonius.


"Aurora..."


"Thats my daughter name... I am your father. I'm losing you, you bring kidnap...but now you here, so i am your parents."


"Did you looking me at past?"


"Yes i am...not single day i stop. Until Jack found you on Japan and bring you back." Jelasnya. Aurora tak berkata apa-apa. Namun tiba-tiba airmatanya mengalir.


"Thanks for looking me...." Isaknya


"You don't need to said it, that ia my responsibilities. You are my daughter."


"Youra... She Will tell all story, start from party at Gailles until in kastil. What you gonna do."


"What do you want Aurora..."


"I want they get punishment"


"So that Will be happen."


"Promise...."


"Yes...."


"Including Robert a part too.."


"Yes...." Anthonius tahu bahwa ini dapat membuat Youra sedih, tapi saat ini dia hanya ingin Aurora menyatu kembali dengan Youra. Mereka adalah 1 pribadi.


"Thanks...hei baby girl did you heard that. He promise to punish them all." Ujarnya, Youra menganggukkan kepala pelan.


"Robert..."


"Yes Aurora..."


"Keep your promise... No matter what please be with her. Don't let her suffer again. She love you more than you know... Keep your promise."


"I Will... Aurora...i Will" Robert berjanji, dia tahu Youra mendengarkannya. Aurora berjalan mendekati Robert. Dia berjinjit memberi kecupan ringan di pipi Robert.


"Thanks... makasih ya...jaga dia untukku. Aku akan pergi. Tak akan kembali karena dia sudah ada kamu. Tapi kamu harus selalu ingat janji mu. Jangan buat dia sedih dan terluka. Hmmmm Robert, dia bilang ijinkan 1 kali untuk bertindak liar di ranjang..." Aurora pun melepaskan diri dari Robert.


"Thank you..." Ujar Aurora kepada Anthonius Wilson, pria itu datang mendekat dan memeluk anak gadis nya yang hilang.


"Be peace sweetie...be peace..." Aurora memeluknya kembali. Hatinya tenang. Yolanda, aku bahagia maka kau harus bahagia...bisiknya.


Hari itu menjadi hari yang paling bahagia buat Youra. Aurora si Alter Ego kembali bersama dengan Youra.


"Sayang...kau ingin dipanggil apa?"

__ADS_1


"Tetap panggil aku Youra karena kami sudah menyatu..." Ujarnya sambil menikmati peppermint teanya di balkon kamarnya.


__ADS_2