
Pagi yang cerah, Kediaman Wilson sibuk mempersiapkan sebuah pesta. Samantha Wilson memang berniat melakukan pesta oleh karena itulah dia meminta anak gadis satu-satunya untuk kembali pulang ke rumah merayakan pesta.
Sebenarnya Pesta ini ditujukan untuk mengenalkan beberapa Pria kepada Youra, Dia ingin putri kecilnya menikah, rumor yang beredar bahwa Youra Wilson adalah Ice Princess dan Dia sebagai ibu nya ingin mengubah julukan tersebut.
"Madam where's i should put this flower" tanya salah satu karyawan EO nya.
" Use your brain darling.. i accept you as my employee for work, so don't ask me. what you do Made this house beautiful and used your brain and imagination." ujarnya lembut seraya meninggalkan karyawan itu.
"Youraaa my sleeping baby...wake up honey!"
" I am wake up mom, all out side to much voice so loud."kataku, ibuku tersenyum, memainkan rambut poni ku.
"Clean your self then get your breakfast. i'm waiting you in kitchen.."
"Swimming pool mom i want get swim."
"Hmm ok i bring breakfast to there. what you want?"
"Do you still keep my beef Wellington?" mendengar perkataan ku dia mengerutkan keningnya tanda heran.
"For breakfast?"
"Yes mommy..pleaaaasssseeee"
"Ok..ok... i Will bring it to swim pool. Now get up baby girl..."
"thanx mommy... mmmuuuaaaccchh.." ku berikan cium jauh ke ibuku beliau hanya menggeleng kan kepala seraya meninggalkan kamar ku. Ku turun dari ranjang dan ke kamar mandi untuk membasuh wajah ku dan menyikat gigi ku. Ku kenakan bikini favorit ku dan ku tutupi bagian pinggang ke bawah dengan kain pantai motif nyiur dari Bali.
Ku berjalan dengan mantap menuju kolam renang sambil mendengarkan musik, suara lembut milik Nelly Furtado bergaung di telinga ku, tidak kusadari sepasang mata memandang ku kagum.
" She beautiful and looks happy."
"Yeaaah but for me Edith You are most beautiful.." ujar Adam Wilson sambil mencium tunangan nya Edith Cowan.
"Youra.. you better watch your step." teriak Adam Wilson. Karena earphone yang ku gunakan aku tidak dapat mendengarkan sapaan Adam hingga aku berada di depan nya.
"OmG..." ujarku seraya melepaskan earphone ku.
"Hi little baby.."
"Adaaammmm..." pekikku seraya memeluk nya. Ku lirik Edith Cowan di sebelah nya.
"Hi..." sapa nya.
"when you both coming? "
"Just arrived dear.."
"we gonna greeting mom & dad." ujar Adam
"Ok...i think mom at kitchen, coz she want prepare my breakfast.i want get swim.."
"Ok..."
"I am fine Edith.. it's does n't hurt anymore." kataku ketika ku lihat Edith memperhatikan tubuhku. Dia pasti melihat guratan-guratan itu.
"Really baby girl?" tanyanya ragu. Aku mengangguk kan kepala ku.
"Go.. great my mom, she Will be happy see you both" kilahku.
Hari yang cerah untuk berenang, beberapa pelayan rumah di sibukkan dengan acara mendekorasi rumah, rumah ini tampak ramai terlihat Jack dan beberapa anak buahnya, serta karyawan Even Organizer milik ibuku.
Hmmm rupanya mereka yang membuat ramai rumah ini, mom bikin pesta besar apa?
Kulakukan beberapa gerakan pemanasan dan mulai menyemplungkan diriku dalam kolam renang. Beberapa gerakan menyelusuri kolam. setelah 5 putaran aku naik ke atas kolam. mengeringkan tubuh ku dengan handuk yang ada.
Ku raih handphone ku. Lee Hyun Bin. apakah aku harus menelpon nya?. Kami memang menjalani hubungan tetapi entah mengapa aku tidak merasakan kerinduan yang mendalam terhadap dirinya.
Ah sudahlah lebih baik ku telepon.
ku putar nomor telepon nya. terdengar nada sambung.
__ADS_1
"Youra.. Finally you calling. How's your day baby." jawab lawan bicara nya
"Hyun, i'm fine. sorry i'm not online last night."
"It's ok baby, you in sick i'm understand. So what you doing?"
ku ceritakan apa yang ku kerja kan saat ini, namun aku tidak menceritakan keberadaan ku.
Youra tidak menyadari ada yang memperhatikan nya saat itu.
"Siapa yang ditelepon nya? Dia terlihat bahagia, ah pasti Healer. Baguslah... Youra kalo dia mampu membuat mu hidup bahagia aku akan melepaskan mu" Batin Robert. Walaupun berat aku harus melakukan nya karena jika tidak kau pun akan terluka jika mengetahui siapa aku. Robert tertunduk sedih. Youra Wilson seseorang yang tidak dapat dia Raih walaupun sudah di Depan matanya. Hatinya terluka.
Apa yang harus ku lakukan? Aku sangat mencintaimu Youra Wilson.
Dia melakukan hal yang Tak pernah dilakukan di depan orang lain. Dalam kamar nya yang gelap dia menangis untuk menghilangkan rasa sakit dihatinya yang dia rasakan saat ini.
Malam ini, malam yang berbeda dari biasanya, tamu-tamu mulai berdatangan. Semua orang saling sapa, saling tersenyum ada beberapa orang yang merupakan paman bibi nya dari orang tua nya yang hadir malam ini. Tidak semua tamu Youra Mengenal nya.
Youra Wilson terlihat anggun dan cantik, berbalutkan gaun malam berwarna Tosca Muda, berkerah tinggi dengan sedikit backless di punggungnya, gaun itu memiliki belahan disebelah samping di bagian yang tidak ada guratan, dia terlihat anggun. Rambut nya yang panjang di tata sedemikian rupa sehingga memperlihatkan leher nya yang jenjang. Semua orang yang menyapa nya terkagum oleh penampilan nya. Beberapa pria kolega keluarga nya memujinya, menanyakan apakah dirinya sudah ada yang memiliki. Dia hanya melemparkan senyum manis.
"Jack..."panggil ku
"Yup baby What's up?"
"I don't see Robert? where is he"
"He is at out side. He on duty baby girl"
"But why? He know that he should be here." ujarku cemas.
"Hei hei.. baby girl Relax, i'm here, also Marco, Kevin, Adam, Dad too we gonna protect you"
"But....hmmm ok lah" mungkin ini juga yang terbaik, sehingga aku tidak melukainya.
"Ting..Ting.." ayahku Anthonius Wilson mendentingkan gelas champagne, sehingga setiap orang yang hadir berhenti bercakap-cakap, dan mulai memperhatikan ayahku.
"Samantha..my beloved wife" beliau memanggil ibu ku untuk berdiri di samping nya. Ibu terlihat anggun dengan gaun malam berwarna emas.
"I would said thank you for all your coming to this small party. this party for celebration or a give thanks coz a few good thing."ujarnya "Samantha.."kata ayahku seraya membuat gerakan agar ibuku meneruskan kalimatnya.
"Also for welcome party for my baby girl, Youra Wilson, please welcome here Youra." katanya seraya bertepuk tangan tanda bahwa aku harus menghampiri mereka ke panggung.
Dengan sedikit keraguan aku berjalan menuju kedua orang tua ku, diiringi oleh tepukan tangan dari para tamu.
Robert kau dimana, harusnya kau disini. Aku takut.
Dengan elegan aku berdiri di sisi orang tua ku.
"Hai every body, good evening, I'm Youra, i'm be glad that i can back here." sapa ku kepada para tamu yang hadir.
Robert mengawasi sekitar rumah, saat dia tiba di balkon ruang tamu dia melihat Youra Wilson yang berjalan dengan keraguan ke arah orang tua nya.
Maafkan Aku, Youra, aku tak dapat menemani mu. Kau cantik sekali hari ini.
Robert pergi meninggalkan balkon berjalan ke arah garasi. Hatinya kembali terasa sakit.
Pesta keluarga berakhir tengah malam.
Dia merasa letih dan sedih. Malam yang panjang dan Robert tidak ada di dekatnya. Ada rasa kehilangan namun dia mengerti bahwa mereka tidak bisa bersama. Dirinya akan menyusahkan Robert. Dia mengganti gaun nya dengan pakaian tidur nya dan menghapus semua make up nya, menyikat giginya setelah itu dia mulai merangkak naik ke atas tempat tidur.
Sepanjang hari aku tidak bertemu dengan mu. Kau dimana?
Airmata mengalir di pipinya, di tekuk nya lutut nya hingga ke dada, di bawah selimut nya dia menguatkan dirinya. menahan setiap emosi nya. Dan dia pun terlelap dengan meninggalkan setitik air mata di sudut mata nya.
Robert berjalan mendekati Youra, melihat sang princess sudah terlelap. Hari ini dia sengaja menjauhi Youra. sekilas dia melihat sisa air mata di sudut mata nya.
Apakah kau menangis?
Dihapusnya sisa air matanya perlahan, namun gerakan nya membuat Youra terbangun, akan tetapi Youra tetap menutup matanya, dia takut apabila dia bangun pria tersebut akan pergi. Tubuhnya bergetar menahan semua emosi dan Robert menyadarinya. Robert duduk di tepian tempat tidur Youra. Hatinya pun gelisah tak menentu. Dirinya pun terluka. Mereka tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing hingga akhirnya Youra membalikkan badannya menghadap Robert, dengan lembut disentuh nya lengan Robert. Robert menatap Youra dengan seksama.
"Kenapa bangun." suara nya terdengar berat.
__ADS_1
Youra tidak menjawab pertanyaan Robert hanya melihat ke dalam mata Robert.
"Kau dimana tadi?"
"Aku jaga di luar.."
"Mengapa..?"
karena kalau aku di sisi mu, aku takut tak mampu menahan emosi ku
"Jack butuh bantuan." jawabnya
"Oh..." kau sudah janji tidak meninggalkan ku, tapi kau... Dipejamkan mata nya berusaha menahan air matanya yang ingin tumpah, hati nya terasa sakit.
"Youra kita harus bicara." ujarnya lembut. Youra menegakkan tubuhnya. duduk dan menyandarkan tubuhnya ke dinding tempat tidur nya.
"apa yang ingin kau kata?"
"Aku sudah menelepon Rafael, dia akan tiba besok. Aku harus kembali ke Jakarta."
"Apaaa... kenapa kau harus kembali? kenapa? aku...aku .." Dia mulai terisak. Robert akan meninggalkan nya.
"Youra...youra... jangan menangis... jangan" ujarnya seraya menahan dirinya untuk memeluk Youra.
"Bukan kah kau sudah berjanji? kau...kau..." kata-katanya tercekat di tenggorokan. Airmata nya mengalir dengan derasnya. Robert terdiam tidak mengatakan apa-apa lagi, membiarkan Youra Wilson menangis malam itu, tanpa dia memeluk nya membantu meringankan perasaan Youra. Dia tahu pasti jika dia memeluk nya saat ini dia pasti tidak memiliki kontrol apa pun, dan itu akan membuat lebih sulit lagi untuk melepaskan Youra, akan sulit untuk menjauh.
Dengan segala kekuatan dia menahan emosi nya, di hapus air mata di pipinya ketika dia sadar bahwa Robert sudah mengambil keputusan. Ketika Robert memutuskan sesuatu, keputusan itu adalah mutlak tidak ada yang bisa mengubahnya, dirinya mengenal betul siapa Robert.
"Pergilah.. aku tak apa-apa."
"Maaf Nona.." ujarnya seraya berdiri dan melangkah keluar kamar
Seiring kepergian Robert sebagian hatinya, jiwanya hilang lenyap. Seketika itu juga memory gelap itu muncul kembali. Namun dengan segala sisa kekuatan yang dia miliki diri nya untuk tidak menjerit, yang dia lakukan meratap tanpa suara persis ketika dia ditempat itu.
Robert berdiri di depan pintu kamar Youra, dia pun menahan kesedihannya.
maaf Youra maaf, aku tidak dapat menepati janji ku. Jangan menangis, jangan takut semua akan baik-baik saja. kau sudah aman.
Dengan langkah gontai Robert pergi ke kamarnya, di Raihnya Handphone dalam sakunya.
"Rafael?" ujarnya dia akan menyerahkan segalanya kepada Rafael. Dia yakin dengan keputusannya ini yang terbaik untuk mereka. Marco benar jika Youra tahu siapa dirinya sebenarnya dia akan terluka, dia tidak ingin Youra, Ice princess nya terluka.
Maafkan Aku...
Sejak malam itu Youra tidak lagi berhubungan dengan Robert, hanya Rafael Benitez yang bolak-balik kontak dengannya. Youra amat sangat pandai menyembunyikan perasaannya, dia mulai bisa mengatasi ketakutannya. Hal ini bukan karena dia memampukan dirinya, namun dia menyerah pada memory buruknya, menganggap semua orang yang menyakiti nya masih ada di sekitar nya saat itu. Membiarkan masa lalu nya mengontrol hidupnya. Emosi dalam dirinya berputar-putar. Hampir setiap malam dia ketakutan, siksaan-siksaan itu hadir di relung jiwa nya. Youra kehilangan harapan untuk hidup dalam terang, yang di lihat oleh nya adalah kegelapan di dalam hidupnya.
Rafael Benitez tidak memahami dengan baik namun dia berusaha menolong Nona nya.
Beberapa kali dia menelepon Robert menceritakan keanehan-keanehan yang terjadi pada Youra tapi Robert tetap tak bergeming. Dia menetap di Paris, menjalankan bisnis Dreams company. Ltd yang ada di sana.
"Jaga dia, jangan jauh-jauh dari nya" hanya kalimat itu yang di berikan oleh Robert.
Kelam dan hampa, itu yang di rasakannya.
"absolute obedience that you need it and that what i want"
Kalimat itu terngiang-ngiang di sanubarinya. Aku harus bertahan, ditarik nya napasnya dalam-dalam, dan menghembuskan nya kembali berharap semua akan baik-baik saja.
Dadaku terasa sesak, jiwaku nelangsa, Memori itu muncul lagi. Ku raih obat penenang yang ada di laci sebelah tempat tidur ku. ku minum 2 tablet obat penenang. ku rebahkan kembali tubuh ku, kembali tidur.
Youra Wilson kembali memimpin perusahaan nya dengan tangan dingin. Dia lebih keras dari sebelumnya. Saat ini tidak ada satu orang pun yang sanggup melawannya. Apabila ada kesalahan dia akan memberikan hukuman ataupun memecat karyawan nya itu.
Lebih kejam dari seorang Tirani. Ada kalanya Dia tidak ingin di ganggu oleh siapapun.
Dengan sikapnya yang keras dan dingin membuat saham-saham nya menguat. Komitmen yang berintegritas yang memampukan dirinya membawa pada kesepakatan bisnis yang bagus. Dreams Company. Ltd mengalami kemajuan pesat.
Namun di balik semuanya itu Youra Terluka. Ketika obat penenang nya tidak mampu mengatasi jiwanya yang nelangsa, tidak mampu menghilangkan rasa takutnya, Youra Wilson melakukan hal yang membahayakan dirinya.
Sial... kepalanya sakit sekali, Mengapa itu kembali lagi? aku sudah meminum obatnya. batin Youra.
Dia bangkit dari tempat tidur nya berjalan menuju kamar mandi, di buka nya laci meja riasnya, dia menemukan hal yang dia butuhkan. Dia mengguratkan lengan kirinya membiarkan rasa sakit di lengannya menutupi rasa ngilu di hati nya dan jiwanya, apa yang dilakukannya membuat dirinya merasa baik. sebuah senyuman terukir di wajahnya.
__ADS_1
"Good girl"