
Gadis pendiam dengan kecantikan.
Larissa, ia seperti domba kecil dengan bulu putih bersih dan lembut yang menginginkan perhatian.
Ketika berpacaran dengan seseorang Larissa selalu memberikan perhatian lebih pada pasangannya. Merawatnya ketika sakit, memberikan dukungan ketika mereka lemah, dan hanya diam membisu ketika mereka berselingkuh.
Alasan kenapa Jackson adalah mantan terbaik Larissa itu karena Jackson adalah pacar pertama Larissa dan seseorang yang mengajarinya cara menggunakan sebuah kecantikan.
Jackson adalah pacar dan guru untuk Larissa.
Seseorang yang mengajarinya bagaimana cara mendapatkan uang dengan mengandalkan wajah.
Pria adalah makhluk visual yang haus akan perhatian
Selama kamu tidak membantahnya dan mengikuti kata-kata mereka maka kamu akan mendapatkan segalanya. Gadis itu bukanlah lagi gadis yang suci, ia sanggup menghalalkan segalanya untuk mendapatkan uang dan perhatian dari para pria, dia adalah gadis yang kesepian. Domba kecil yang tumbuh sendiri di hutan dan bertemu serigala pertamanya yaitu Jackson.
Menghabiskan waktu bersama Jackson sangatlah menyenangkan, dia memberikan semuanya selama Larissa menuruti perkataannya.
Namun kebahagiaan ini hancur ketika Larissa mengetahui rahasia Jackson. Itu adalah pelajaran lainnya dari Jackson.
"Ketika kamu mengetahui kelemahan seorang pria, saat itu lah kamu akan ditinggalkan."
Jackson pergi meninggalkannya.
"Carilah Serigala baru domba kecil ku yang malang"
Lalu ia tersesat dan bertemu dengan Tristan.
serigala liar yang penuh luka.
Bersama Tristan juga menyenangkan tapi sikapnya yang terlalu posesif, penyiksa, pemaksa, dan bermain main dengan tangan membuat Larissa trauma. Domba kecil yang sudah dibentuk oleh Jackson rusak secara mental dan fisik.
Namun akhirnya Tristan bosan dengan Larissa. Setiap kali ia menyakitinya gadis itu, ia hanya diam dan membisu, tidak melakukan apapun, diam seperti patung yang tidak akan merasa sakit meksipun tubuhnya dikikis sedikit demi sedikit.
Tristan juga kemudian pergi meninggalkannya.
Domba kecil itu hidup dengan terombang-ambing dengan luka dan trauma.
Hingga ia bertemu dengan Eric. Serigala yang mendewakan ketamakan dunia.
Eric membutuhkan dirinya sebagai tameng dari seorang Stalker gila. Berpacaran dengan Eric cukup menyenangkan meksipun ia tidak pernah dianggap ada dan selalu diperlakukan seperti pembantu. Eric menganggap manusia adalah makhluk menyenangkan yang bisa dimanipulasi dengan mudah dan Larissa hanyalah seorang manusia betina yang tidak ada harga dan membuang uangnya.
Hingga akhirnya Stalker itu pergi dan kontrak mereka pun berakhir begitu saja.
Domba kecil dengan bulu nya yang sudah penuh dengan sampah itu kembali tersesat di hutan hingga sekali lagi ia bertemu dengan seorang Serigala Alpha yang memiliki banyak pengikut dan merupakan pilar di sekolahnya.
Adrian.
Dia sangat bersinar dan keegoisan Larissa membuatkan ia ingin memiliki sinar itu.
Perlahan-lahan ia mendekati Adrian namun sayang serigala itu sudah memiliki penakluk dan itu adalah seorang domba yang lebih cantik darinya. Tidak! Itu bukan domba, Kaitlyn adalah angsa putih indah yang berada di tengah-tengah danau yang sentiasa menarik perhatian semua pejalan kaki yang berlalu-lalang.
Larissa si domba kecil dengan bulu penuh sampah itu tentunya kalah.
Namun domba kecil ini bukanlah orang baik lagi, la sudah sering bertemu dengan orang-orang licik. Ia mendekati teman si serigala yang menginginkan angsa itu dan menghasutnya untuk mencuri Angsa tersebut.
Rencana Larissa berhasil.
Dia mendekati Adrian dan sepertinya keberuntungan seumur hidupnya terpakai semua karena rencananya berhasil tanpa halangan.
Adrian menjadi miliknya, dia sangat baik.
Dia memberikan segala yang ia inginkan dan selalu mengajaknya untuk makan malam bersama.
Adrian selalu sibuk dengan Kaitlyn di siang hari, mereka hanya bisa bertemu di malam hari ketika waktu makan malam bersama atau ketika Adrian memintanya untuk menginap dan menemaninya tidur.
Meksipun Adrian kuat tapi ia memiliki kelemahan yang hanya diketahui oleh Larissa seorang dan itupun karena Larissa mengetahuinya dengan tidak sengaja namun meskipun kelemahannya terungkap, Adrian tidak pernah ingin membuangnya seperti Jackson.
Dia hanya meminta Larissa untuk merahasiakannya.
__ADS_1
...***...
Malam ini Adrian kembali membawa Larissa ke apartemennya.
Melihat pemuda berbadan besar itu menggunakan apron hitam dan mengolah bahan-bahan mentah menjadi sesuatu yang beraroma lezat.
"Makan." Adrian duduk di hadapannya setelah membuat semua makanan lezat ini.
Larissa menatap pemuda itu tidak mengerti. "Terimakasih untuk Makanannya." Tanpa banyak bicara ia makan, lagian ia juga memang sedang lapar.
Adrian ikut melahap makanannya, cara ia makan elegan sekali seperti seorang bangsawan eropa dan cara makan Larissa berantakan sekali seperti gelandangan di pinggir jalan.
Berjanda sayang HAHA.
Larissa memperhatikan Adrian yang sedang makan, gadis itu melamun.
"Kenapa kita harus melakukan ini bahkan setelah putus?"
Adrian berhenti mengunyah, ia menelan makanannya dan minum.
Hening untuk beberapa saat.
Hanya ada detik jarum jam yang menemani mereka.
"Ayo kita balikan."
"A-pa?" Larissa menatap Adrian tidak mengerti.
"Gue akan putusin Kaitlyn."
"Untuk apa?"
"Lo."
Larissa memukul Meja dengan keras. "Lo gila ya?!"
"Iya, karna lo." Adrian menatap gadis itu dengan Intens.
"Kenapa engga suka? Sejak awal hubungan kita juga engga serius? Lo suka gue? Jangan aneh deh!"
"Bukannya lo yang suka gue?" kata Adrian.
"Mana ada?" Ya Larissa asli memang menyukainya namun ia tidak.
"Lo bohong."
"Engga." Larissa menggelengkan kepalanya kuat-kuat
"Terus muka lo kenapa merah?"
Sialan, tubuh ini terlalu jujur.
"Gue kepanasan." Alibi Larissa.
Adrian tersenyum tipis. "Alasan lo terlalu klise."
"Pokoknya gue engga mau balikan!"
"Kenapa?"
"Gue suka seseorang." Larissa spontan mengatakannya.
Gelas kaca di atas meja langsung pecah, Adrian mencengkram nya terlalu erat.
"Siapa?" Entah kenapa auranya berubah menjadi gelap.
Larissa melangkah mundur, dengan tangan yang penuh darah Adrian berjalan mendekatinya hingga ia terpojok di dinding.
"Siapa dia?" Adrian mengurungnya diantara kedua lengannya.
__ADS_1
"Jawab." Pemuda itu mencengkram dagunya.
"Gue engga akan beritahu!" Adrian salah, ia tidak akan pernah takut.
Pada apapun itu.
Larissa menendang ******** Adrian dan terus berlari tanpa melihat kebelakang, ia dengan segera keluar dari apartemen pemuda itu.
"LARISSA ARABELLA!" Jeritan Adrian terdengar membahana.
Larissa tertawa kecil, in berniat pergi ketika melihat seseorang yang ia kenal dalam perjalanan menuju apartemen Adrian.
Kevin menatap Larissa dengan sorot mata curiga. "Oh kayaknya gue ganggu." la berbalik arah, berniat pergi.
"Tunggu!" Larissa menarik kaos Kevin, nafasnya sedikit memburu.
Kevin tertarik ke belakang, ia menatap Larissa kaget. "Kenapa? Gue engga akan ganggu atau bilang siapa-siapa." Ia tidak mau mencari masalah.
Larissa menggelengkan kepalanya, rasanya sesak sekali setiap melihat wajah Kevin.
Sebelumnya wajah itu selalu tersenyum ramah padanya tidak pernah sekalipun. memberikan ratapan tidak suka seperti saat ini.
"Larissa! sini lo!"
Mampus.
Larissa langsung menarik lengan Kevin dan membawanya pergi.
"Kenapa narik gue?!" Meskipun merasa aneh, Kevin tetap berlari.
"Lo kemari naik apa?" tanya Larissa.
"Motor."
"Mana kuncinya?" Larissa memintanya sesampainya mereka di dalam Lift.
Kevin merogoh sakunya dan memberikan Kunci Motor nya. "Buat apa?"
Lift berhenti di basement apartemen, sebuah motor matic terlihat sangat mencolok diantara semua mobil mewah.
Larissa naik dan mengendarai Motor itu. "Kalau engga mau dihajar Adrian, cepat naik."
Kevin buru-buru naik.
Larissa segera mengendarai Motor menjauh dari apartemen orang gila itu.
Kevin terdiam di belakang gadis itu, ia memegangi ujung motornya sembari berpikir.
Kenapa gue nurut aja?
Dia menurut seperti Anjing ketika dengan gadis ini.
Kevin menatap punggung mungil milik Larissa yang entah kenapa terlihat sangat nyaman.
Gadis aneh batinnya.
Dulu Larissa membencinya setengah mati dan sekarang dia mendekatinya.
...****************...
...HOLLAAAA SEMUAAA UDAH DI CRAZIEY UPDATE NI....
...SEMANGAT YA BACANYAA....
...TERIMA KASIH UDAH MAU BERKUNJUNG DI LAPAK AKU....
...DAN MAAF UNTUK SEMUA KESALAHAN YANG AUTHOR LAKUKAN....
...AKU JUGA GATAU GIMANA PENGHABISANNYA TAPI YANG PASTI BACA AJA DULU...
__ADS_1
...HAHAHA MAAF YAA....
...SARANGBEYOOOO SEMUAAA ❤️...