Crazy Detective

Crazy Detective
Bab 1


__ADS_3

Disalah satu kepolisian Seoul sedang sibuk menanggapi berbagai laporan. Beberapa polisi lalu lalang sambil memegang beberapa berkas. Ini sudah akan memasuki jam istirahat, tetapi mereka masih sibuk dengan semua pekerjaan.


Ada seorang polisi wanita yang berjalan ke arah meja bertuliskan 'Detective Daniel'. Dia menyerahkan beberapa lembar kertas dan langsung di terima oleh Detective tersebut.


Daniel Pov


Namaku Kim Daniel, umur 30 tahun, dan aku masih lajang. Aku bekerja di kepolisian sebagai Detective. Seperti sekarang ini aku sedang menerima aduan laporan yang sama, yaitu kematian kucing secara misterius.


Aku sedang memeriksa berkas yang diberikan oleh rekan kerjaku yang bernama Lee Ha-Yoon, tetapi kami biasa memanggilnya Jane.


"Ini adalah laporan ke tiga kalinya ditempat yang sama." Jelas Jane kepadaku.


Aku membolak-balikkan berkas tersebut dan ternyata apa yang dikatakan Jane benar.


Aku mengetuk-ngetukkan bolpoin ke meja kerjaku."Aku berpikir ini dilakukan oleh orang yang sama. Apa pengajuan tentang pemasangan cctv belum diacc?"


Jane menghela nafas sebelum menjawab ku."Saya tadi sudah menghubungi pusat dan akan dilakukan pemasangan hari ini."Jelas Jane kepadaku.

__ADS_1


Aku mendengus kesal."Kenapa lama sekali? Bukankah kita sudah mengajukan pemasangan cctv sekitar 2 Minggu yang lalu. Mereka bekerja sangat lambat."


Aku berdiri dan memasukkan tanganku kedalam kantong celana."Sersan Jane, mari ikut dengan saya ke TKP sekarang."


Aku dan Jane berjalan berdampingan menuju mobil patroli kami. Sebenarnya lokasinya juga tidak begitu jauh, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit saja.


Sesampainya disana aku melihat kurang lebih 7 orang warga yang berada ditkp. Aku dan Jane berjalan kearah mereka, samar-samar aku mendengar warga berkata bahwa ini sangat meresahkan.


"Oh kalian sudah datang. Lihatlah ini sudah kejadian ke tiga kalinya ada kucing mati dengan cara yang tidak wajar. Bukankah ini sudah meresahkan, sebenarnya kalian kerja atau tidak?" Ujar seorang warga kepadaku dan Jane, dia terlihat sangat emosi sekali.


"Ah kamchagiya!!!" Ucapku sambil melemparkan plastik itu, bahkan Jane sampai berjingkat kaget dengan teriakanku.


Sebenarnya ini bukan pertama kali aku melihat kucing mati secara sadis, karena untuk 2 sebelumnya juga aku yang menangani, tetapi aku masih saja syok melihat kondisi kucing tersebut.


"Siapa orang yang sangat keji melakukan hal seperti ini?" Ucap Jane sambil berkacak pinggang. Aku masih mengatur nafasku yang memburu saking kagetnya.


Kondisi kucing tersebut kakinya hilang, mulut berbusa, dan badan banyak sekali lelehan lilin.

__ADS_1


Aku berdiri menatap warga yang berada disana."Mohon maaf apakah kalian melihat ada orang mencurigakan disekitar area ini?" tanyaku kepada mereka.


Mereka saling melempar pandang dan salah satu dari mereka menjawab."Tidak ada, tetapi ketika ada kucing yang mati disini malamnya kami selalu mendengar seseorang melempar sesuatu. Umm untuk waktunya mungkin dini hari."


Lalu ada seorang wanita muda menjawab."Aku sepertinya pernah melihat ada orang mencurigakan."


Jane yang mendengar itu langsung menatap wanita muda tersebut."Oh nona, bisakah kamu jelaskan kapan dan ciri-ciri orang tersebut?"


Wanita itu menganggukkan kepala."Mungkin 3 hari yang lalu ketika aku pulang bekerja sekitar pukul 01:10 dini hari. Aku melihat ada seorang kemungkinan dari postur tubuhnya seperti laki-laki. Tingginya kira-kira 165cm, memakai topi dan hoddie hitam. Orang itu terlihat mondar-mandir diarea ini dan ketika aku bertanya apa yang dia lakukan, orang itu langsung pergi begitu saja." Jelas nona muda tersebut. Jane yang mendengarkan langsung menulis keterangan tersebut.


Aku maju menuju wanita muda tersebut."Apakah ketika nona disini, diwaktu itu sudah ada plastik hitam ini?"


Wanita itu mencoba mengingat-ingat."Sepertinya belum ada, kucing itu tadi ditemukan disamping kardus dibungkus plastik kan dan waktu aku lewat belum ada plastik tersebut."


"Baiklah nona terimakasih atas keterangannya, jika nona dan yang lainnya mengingat sesuatu yang berkaitan dengan kasus ini, tolong segera hubungi kami." Ucapku berterimakasih sambil menundukkan kepala.


Daniel Pov End

__ADS_1


__ADS_2