
"Pemirsa, pagi ini telah ditemukan jasad yang telah dimutilasi. Jasad tersebut ditemukan di hotel XX, yang pertama kali menemukan adalah pihak kepolisan. Orangtua korban melaporkan bahwa anaknya tidak memberikan kabar selama 2 hari. Pihak kepolisian melacak handphone korban dan ternyata lokasi terakhir berada di hotel XX. Jasad tersebut adalah mahasiswi bernama Jung Young Min yang usia 23 tahun, sekarang pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut. Jasad tersebut dimutilasi menjdi 5 bagian. Polisi juga mengatakan bahwa kelingking korban juga hilang, kemungkinan ini dilakukan oleh pelaku yang sama. Sekarang banyak warga yang menjadi sangat resah, sebab pelaku pembunuhan di Namsan juga belum ditangkap karena polisi belum menemukan titik pasti. Beberapa warga melakukan aksi demo didepan kantor kepolisian supaya polisi bertidak cepat untuk menangkap pelaku. Pihak kepolisian menghimbau kepada warga diharap untuk waspada, dan tidak berpergian sendirian dimalam hari."
Berita pagi yang menggegerkan Korea hari ini. Terlihat didepan kantor polisi ada beberapa warga yang menuntut untuk segera menangkap pelaku tersebut, karena sudah sangat meresahkan warga apalagi yang mempunyai anak perempuan diusia remaja.
Sekarang Danie, Jane dan beberapa polisi sedang berada di TKP. Pihak forensik juga sedang mencari jejak pelaku.
Terlihat juga didepan kamar hotel ada beberapa orang yang berusaha melihat kedalam TKP. Diantara polisi, pihak forensik, warga ada seseorang yang menyeringai melihat pemandangan tersebut.
Jane dan Daniel keluar menuju ruang keamanan di hotel tersebut. Mereka ingin mengecek cctv dilorong hotel dan halaman hotel.
Tidak ada yang mencurigakan dicctv lorong hotel, karena korban hanya masuk sendirian juga.
"Oppa bukankah yang terakhir dia temui adalah kekasihnya, tetapi direkaman ini dia hanya sendirian." Ucap Jane sambil terus melihat layar.
Tiba-tiha Jane menyipitkan matanya"Tolong sedikit mundur dicctv halaman pak!" Suruh Jane kepada petugas keamanan hotel.
__ADS_1
Jane fokus dan"Stop!!! Oppa lihatlah bukankah ada bayangan orang dibalkon. Kemungkinan pelaku lewat balkon karena dicctv lorong juga tidak terekam."
Daniel melihat apa yang ditunjukkan Jane, memang benar ada bayangan orang dibalkon.
Daniel dan Jane kembali ke TKP terlebih dahulu untuk mengecek apakah pihak forensik sudah selesai atau belum. Ternyata forensik sudah selesai dan disana hanya tinggal polisi yang berjaga.
"Jane ayo kita temui kekasih korban, bisa jadi dia adalah pelakunya. Firasatku berkata seperti itu karena seharusnya dia muncul saat orang yang dia sayang terjadi apa-apa" Ajak Daniel dan Jane hanya mengikutinya menuju mobil.
"Aku akan menghubungi Su-ho untuk memberikan informasi tentang kekasih korban,"Kata Jane yang langsung mengeluarkan handphonnya untuk menghubungi rekannya tersebut.
Daniel menoleh ke arah Jane sekilas,"Oppa belum bisa menyimpulkan karena belum tahu pelakunya sama atau tidak. Tetapi coba pikirkan ada tanda kusus dari pelaku yaitu jari kelingking, kedua jasad yang ditemukan sama-sama tidak ada jari kelingkingnya, bisa jadi pelaku adalah orang yang sama,"Jelas Daniel mengungkapkan analisisnya.
Jane tampak berpikir, saat dia akan berbicara teleponnya bergetar. Ia melihat siapa yang menelpon dan ternyata itu Suho, Jane langsung mengangkatnya.
Daniel hanya diam dan fokus menyetir, karena pasti Jane juga nanti akan memberitahunya.
__ADS_1
"Kekasih korban adalah Park Hae Jin, dia pria berusia 30 tahun. Pekerjaan setiap harinya adalah penjaga toko kelontong di Myeongdong, dia tinggal diapartemen Z. Dia hanya tinggal sendiri karena orangtuanya sudah meninggal 5 tahun yang lalu karena kecelakaan. Park Hae Jin tidak memiliki catanan kriminal,"Jelas Jane panjang lebar.
Daniel menyimpak Jane dengan baik, sekarang mereka akan pergi ke Myeongdong untuk mencari Park Hae Jin.
Sesampainya di Myeongdong, Daniel memelankan mobilnya. Jane memperlihatkan foto Park Hae Jin kepadanya.
Terlihat dari mobil, seorang pria yang mereka cari sedang berjaga ditoko. Jika dilihat-lihat pria tersebut tampak normal-normal saja.
Dugh..Dugh..
Daniel dan Jane menutup pintu mobil dan langsung berjalan ke arah toko tersebut. Mereka masuk dan disambut oleh Park Hae Jin. Tanpa menunggu lama Daniel mengeluarkan id cardnya sebagai polisi.
Park Hae Jin terlihat gelisah setelah mengetahui bahwa Daniel dan Jane adalah polisi. Jane yang melihat gelagat aneh itupun bersiaga apabila sewaktu-waktu Hae-Jin akan melarikan diri.
Tiba-tiba pintu dalam toko terbuka terlihat seorang wanita setengah baya keluar dari sana. Jane yang melihatnya langsung menghampiri ahjumma tersebut, karena pasti ahjumma tersebut adalah pemilik toko itu.
__ADS_1
Setelah berbincang dan memberitahu apa niatnya dan Daniel, ahjumma itu memperbolehkan mereka membawa Hae Jin untuk diinterogasi.