Crazy Detective

Crazy Detective
Bab 13


__ADS_3

Sekarang Daniel, Jane, June, dan ibu Dami sudah kembali ke Seoul. Kasus pembunuhan berantai sudah masuk ke persidangan jadi, para polisi ini sudah bisa sedikit bersantai.


Jane dirawat di apartemen Daniel, karena jika dia di rumahnya tentu ibu Dami sedikit kerepotan.


Sekarang mereka sudah berada di apartemen Daniel, mereka sedang makan malam sekarang. Karena sampai terlalu malam jadi ibu Dami memilih pesan antar saja, supaya langsung makan tidak perlu memasak.


"Daniel, kapan-kapan carikan rumah untuk eomma, eomma akan menetap di Seoul."Ucap ibu Dami tiba-tiba.


Jane berbinar mendengar itu, "Uh kenapa tiba-tiba?" Sahut Daniel sambil memakan makannya.


Ibu Dami nenepuk bahu Daniel,"Wae? Apa kamu tidak senang eomma menetap di Korea?" sewot ibu Daniel.


"Pasti itu eommonim, jika eommonim menetap disini oppa tidak bisa mengajak wanita-wanita tidur disini." Kompor Jane dengan wajah yang diserius-seriuskan.


Daniel melotot mendengar perkataan Jane. June hanya tertawa melihat sahabatnya dikerjai, Daniel mencubit paha June agar diam.


"Benar apa yang dikatakan Jane eomma, Daniel selalu membawa wanita jika sedang libur bekerja, bahkan Jane tidak boleh menginap."Tambah June.

__ADS_1


"Tidak eomma, mereka semua bohong. Enak saja, kapan aku membawa wanita ke apartemen ini? Bahkan wanita yang sering disini Jane, eomma. Eomma tahukan aku tidak banyak teman, eomma juga tahukan semua teman-teman wanitaku siapa saja"Jelas Daniel kepada ibunya dengan nada yang sangat serius.


Setelah itu semua diam lalu June, Jane, dan Ibu Dami tertawa terbahak-bahak melihat keseriusan Daniel. Mereka tahu jika Daniel adalah orang yang paling susah dekat dengan wanita, jadi mereka sering menggodanya sampai dia jengkel.


...****************...


Keesokkan harinya Daniel pergi bekerja seperti biasanya, Jane sedang masa pemulihan jadi dia masih ijin bekerja.


Dengan senyum yang cerah Daniel membolak-balikkan lembar demi lembar dokumen dimejanya. Tidak ada yang serius karena kasus yang dia tangani sudah terpecahkan.


Daniel yang mendengar itu langsung berdiri dan mengangguk, dia memakai topi kesayangannya dan keluar dari kantor polisi diikuti oleh Jimin.


"Jimin kamu yang mengemudi!" Suruh Daniel sambil melemparkan kunci mobil dan langsung ditangkap oleh Jimin.


Mereka akan mencari anjing tersebut sambil sekalian berpatroli,"Nanti berhenti ditoserba depan hotel A itu, biasanya pemilik anjing ini mengajak berjalan-jalan ditaman, kita cek cctv toserba siapa tahu anjing itu terekam cctv." Jelas Daniel yang langsung disetujui oleh Jimin.


Tidak membutuhkan lama Daniel keluar dari mobil diikuti oleh Jimin, mereka berdua masuk kedalam toserba dan langsung melihatkan id cardnya.

__ADS_1


"Permisi, kami dari kepolisian ingin meminta ijin memeriksa cctv."Ucap Jimin kepada pemuda yang sedang menjaga dikasir.


Pemuda itu langsung memperbolehkan mereka berdua untuk memeriksa cctv. Setelah memeriksa cctv mereka akhirnya menemukan clue bahwa anjing itu melintas disekitaran taman.


Daniel dan Jimin keluar toko dan berjalan ke arah taman. Mereka berdua berpencar mengintari taman yang tidak terlalu luas karena itu adalah taman hotel.


Daniel sambil melihat-lihat apakah ada anjing betina disekitar, siapa tahu anjing yang mereka cari sedang kasmaran. Tebakan Daniel benar, anjing yang mereka cari sedang berada halaman sebuah rumah. Anjing itu sedang bermain dengan anjing betina.


Daniel memencet bel rumah tersebut, tidak membutuhkan waktu lama seseorang membukakan pintu gerbang. Daniel mengatakan niatnya datang ke rumah itu. Setelah menjelaskan duduk perkaranya, pemilik rumah mempersilahkan Daniel untuk mengambil anjing itu.


Daniel mengabari Jimin jika anjingnya sudah ketemu, lalu mereka berdua mengantarkannya ke pemilik aslinya.


"Hah aku lapar sekali, ayo kita makan siang sekalian."Ajak Daniel sambil mengelus-elus perutnya.


"Mau makan apa hyung?" tanya Jimin.


Daniel terlihat berpikir sejenak,"Enaknya makan apa ya? Mie dingin? Bagaimana menurutmu?"Tanya balik Daniel, Jimin langsung setuju-setuju saja karena perutnya juga sudah sangat lapar. Akan memakan waktu lama jika mereka masih memikirkan mau makan siang apa.

__ADS_1


__ADS_2