
Sangat mengejutkan pohon Shinjakum kembali muncul dan semua warga yang berada dalam jangkauan pohon itu telah terserap Mananya dan membuat mereka menjadi tidak berdaya.
Pada saat Yakuza dan Karui pergi ke lokasi pohon Shinjakum mereka tiba-tiba saja telah dikejutkan dengan seorang pria yang memiliki telinga seperti kucing siapakah dia?.
Ternyata orang itu sedang menunggu Yakuza dan Karui, karena orang itu mendapat sebuah kabar dari Raiya. Bahwa orang memiliki pedang iblis sangat berbahaya dan kemungkinan rencana Azeir akan digagalkan.
Mengetahui hal itu orang tersebut ingin sekali berhadapan dengan Yakuza dan kini akhirnya mereka telah berjumpa di desa Nekopa.
"Aku sudah menunggumu bocah!"
"Siapa kau?" ucap Yakuza
"Perkenalkan namaku Tokiro Tomei, kalau tidak salah kau bocah yang memiliki pedang iblis itukan?"
"Kalau iya kenapa?"
"Oh...aku sangat senang telah bertemu denganmu!"
Kemudian Tokira mengeluarkan sihir kaca, Tokira membuat kaca itu menjadi sebuah pisau yang sangat tajam, pisau itu melayang dibelakangnya dan jumlahnya juga cukup banyak.
Lalu Tokira melancarkan serangan itu kearah Yakuza dan Karui, sontak Yakuza mengeluar pedang Iblisnya dari gulungan sedangkan Karui ia bisa mengindari serangan itu dengan gerakan kilat miliknya.
Karui berhasil menghindari serangan itu dan ia tiba-tiba saja berdiri dibelakang Tokira, Karui pun memberikan serangan kejutan kearah Tokira. Serangan kejutan itu menggunakan pedang petir miliknya.
Karui berniat menebas Tokira dari belakang tapi sayang, Tokira berhasil menahan serangan Karui dengan dinding kaca yang tidak terlihat. Karui pun terkejut dan merasa bingung dengan kejadian itu.
Kemudian Tokira memberitahu bahwa ia menciptakan sebuah pelindung dari kaca yang tidak terlihat oleh orang lain, kemudian Karui pun mundur dengan gerakan kilat ia langsung berada didekat Yakuza.
"Yakuza sepertinya dia sangat kuat dan juga sangat merepotkan kita harus hati-hati dengannya!"
__ADS_1
"Aku tahu itu, tapi apakah kau mempunyai rencana?"
"Untuk sekarang aku sama sekali tidak memikirkan hal itu!"
"Gawat juga ya."
Kemudian Tokira memberikan serangan lagi kepada mereka berdua berupa pisau kaca yang sangat tajam dan banyak jumlahnya, Yakuza dan Karui tidak sempat menghindari serangan dari Tokira. Mereka terpaksa menangkis semua serangan itu.
Disisi lain Naura yang sedang berlari kearah pohon Shinjakum dan secara kebetulan Naura bertemu dengan Renji, Hanami dan Lulu yang sedang berlari untuk keluar dari desa Nekopa.
Hanami menyadari bahwa wanita yang dilihat adalah kesatria sihir dan Hanami berpikir bahwa ia bisa membantu Yakuza yang sedang menuju lokasi pohon Shinjakum itu.
"Hai apakah kau seorang kesatria sihir?" ucap Hanami
Mendengar itu Naura pun berhenti berlari dan menoleh kearah sumber suara itu, kemudian Naura mendekati Hanami dan menjawab pertanyaan Hanami barusan.
"Kalau iya kenapa?"
"Yakuza katamu?, kau mengenal Yakuza?"
"Tidak ada waktu untuk menjelaskannya, kemungkinan Yakuza sedang bertarung dan desa ini dalam bahaya!"
"Baiklah...aku juga berniat menuju ke pohon itu!"
"Mohon bantuannya!"
Kemudian Hanami pun lanjut berlari karena dia dipanggil oleh ayahnya untuk kabur dari desa Nekopa sementara waktu, begitu juga Naura ia pun kembali bergegas menuju pohon Shinjakum untuk menolong Yakuza.
Kembali ke pertarungan Yakuza dan Karui melawan Tokira, Tokira menyerang Yakuza dengan berbagai serangan yang mematikan. Seperti sebuah kaca yang sangat tajam bentuknya.
__ADS_1
Kaca-kaca itu terus mengarah kepada Yakuza dan Karui, Yakuza berusaha menangkis serangan itu sambil berlari sedangkan Karui menghindari dan menangkis serangan itu.
Kemudian pada saat mereka sudah dekat dengan Tokira, mereka berdua langsung menyerang Tokira secara bersamaan. Namun, serangan mereka berdua telah menjadi sia-sia karena sihir kaca pelindung Tokira sangatlah kuat sehingga semua serangan tidak berpengaruh.
"Haha...Ada apa?, apakah kalian sudah lelah?"
Yakuza dan Karu merasa kelelahan dan merasa bahwa Tokira tidak dapat dikalahkan dengan mudah, Yakuza sempat berpikir bahwa Tokira lebih kuat dibandingkan dengan Raiya.
Kemudian Tokira memberikan serangan lagi kepada mereka berupa pisau kaca yang lebih tajam dan lebih banyak jumlahnya. Tokira menyarankan Yakuza dan Karui bersiap untuk mati.
"Bersiaplah untuk mati!"
Lalu serangan itu pun telah dilancarkan olehnya dengan kecepatan yang tinggi, Yakuza dan Karui sempat merasa berputus asa dan mereka berpikir akan mati di desa Nekopa.
Pada saat semua serangan itu mengarah kepadanya, dengan cepat muncul sebuah dinding es yang berhasil menahan dan membekukan serangan milik Tokira.
Tokira sempat terkejut dengan hal itu dan seketika sihir kaca miliknya berhasil dihancurkan oleh sihir es, mengetahui hal itu Yakuza menduga sihir itu adalah milik Naura.
"Sihir ini!, milik Naura!"
Dan betul saja Naura berdiri samping mereka bertarung dan ia dari kejauhan meminta maaf kepada Yakuza dan Karui.
"Maaf aku terlambat!"
"Naura...!" ucap Yakuza sambil tersenyum melihat kedatang Naura
Akhirnya Tokira menemukan lawan yang seimbang dengan dirinya yaitu Naura, apakah Naura akan berhasil mengalahkan Tokira dengan mudah?.
...Chapter 22 Selesai....
__ADS_1