
Mereka saling bertatapan dengan tajam dan kemudian mereka saling bergerak dan mulai menyerang satu sama lain.
Yakuza menghunus pedangnya sambil berlari kearah Destroya, lalu Yakuza memberikan tebasan tapi tebasan itu ditahan oleh Destroya hanya dengan tangan kosong.
Kemudian Yakuza menarik pedang dari genggaman Destroya dan mulai menyerang lagi dengan tebasan dari atas.
Yakuza memberikan tebasan secara horizontal kearah Destroya, namun serangan itu masih saja ditahan oleh nya dengan mudah.
Kemudian Destroya memukul perut Yakuza sehingga Yakuza terpental dan menabrak rumah warga hingga hancur dan menjadi puing-puing.
Lalu Yakuza bangkit dan berlari lagi kearah Destroya, Yakuza memberikan tebasan api dari jarak jauh. Kemudian tebasan itu berhasil ditangkis oleh Destroya hanya dengan satu tangan.
Kemudian Yakuza melompat keatas dan mengangkat pedangnya, lalu menghantam Destroya, tetapi Destroya melompat kebelakang untuk menghindari serangan itu.
Serangan Yakuza hampir mengenai Destroya, kalau saja Destroya tidak menghindar kemungkin Destroya akan terluka dibagian bahunya.
Sayangnya itu tidak terjadi, serangan Yakuza hanya mengenai tanah dan membuat tanah itu hancur dan retak.
__ADS_1
Kemudian Destroya mengangkat tangannya setengah badan dan batu-batu mulai melayang disekitar nya, kemudian Destroya melemparkan batu-batu yang melayang itu kearah Yakuza.
Yakuza pun mengindari serangan itu, dia berlari zig-zag untuk mengindari batu-batu yang berusaha menghantamnya, kemudian Destroya terbang dan mengangkat sebuah puing-puing bangunan yang sangat besar dengan kekuatan gravitasi nya.
Kemudian puing-puing itu dilemparkan kearah Yakuza yang sedang berlari kearahnya, pada saat puing-puing itu menghantam Yakuza, untungnya Yakuza sempat melompat ke udara dan terbang menggunakan sayap Naga nya.
Destroy tersenyum licik dan mengambil batu dari bawah dan membawanya keatas kemudian, batu itu ia buat menjadi pedang untuk bertarung melawan Yakuza.
Kemudian mereka saling menyerang dan beraduan pedang, dengan gerakan yang sangat cepat keatas kebawah dan kesamping.
Destroya memberikan sebuah serangan kejutan dari belakang berupa batu yang sangat besar, karena gerakan batu melambat mengarah kepada Yakuza.
Destroya mendorong Yakuza agar Yakuza menabrak batu, ia mendorong Yakuza dengan sihir gravitasinya yang sangat kuat.
Yakuza tidak bisa bergerak dan ia terus terdorong kebelakang dan hampir tertabrak batu itu.
Yakuza berusaha melawannya dengan sekuat tenaga, ia berteriak dan memberikan perlawan dari gravitasi milik Destroya.
__ADS_1
"Haaaa!"
Seketika Destroya terdorong lagi dan Yakuza mulai menjauh dari batu yang ada di belakang Yakuza, kemudian Yakuza melepaskan pedangnya dan ia pun turun kebawah tanpa pedang.
Sementara pedang Yakuza masih terbawa oleh dorongan Destroya dan seketika pergerakan Destroya menjadi cepat seperti sebuah gerobak yang kehilangan bebannya.
Karena cepat ia pun menabrak batu yang ia buat untuk menjebak Yakuza, batu itu hancur dan Destroya mulai terluka di dahinya, darah keluar dari dahinya.
Namun, ia tetap tersenyum licik pada saat dirinya terluka seperti itu, sepertinya Destroya memilik kekebalan tubuh yang lumayan sehingga hanya dahinya saja yang terluka.
Pedang Yakuza mulai terjatuh kebawah dan menancap ditanah, Yakuza mulai berlari dan mengambil pedang itu dan menarik pedang itu dari tanah.
Destroy tertawa dengan senyum yang lebar, kemudian dia berkata "Bagus, sepertinya kau memang sudah serius!"
Alis Yakuza berkedut dan mengerut tatapan Yakuza sangat menggambar orang yang sudah kesal dan muak kepada seseorang.
...Chapter 45 Selesai....
__ADS_1