
Melihat Naura berpenampilan seperti malaikat, Gine dan Yakuza serentak terkejut melihatnya. Dengan pedang ditangan kanannya dan perisai ditangan kirinya dan juga sepasang sayap dibelakang bahunya.
Gine pun menjadi bersemangat dan tertawa melihat Naura mulai sangat serius, karena Gine baru pertama kali ia melihat sahabatnya berpenampilan seperti itu.
"Hahaha...bagus sekarang keluarkan seluruh kemampuan-"
Tiba-tiba saja, Naura berada disampingnya dan langsung menendang pinggul Gine dengan sangat keras, karena tendangan itu tangan kanan Gine pun telah patah dan ia pun terhempas jauh dan menabrak tebing yang ada didekatnya.
Hebat sekali, bagus lanjut seperti itu Naura
"Maaf kali ini aku sudah kehilangan kesabaran, jadi bersiaplah!" ucap Naura
Kemudian Naura terbang kearah Gine dengan sangat cepat, dan Gine berusaha menahan serangan itu dengan lingkaran sihir miliknya, pada saat Naura mengarahkan pedangnya kearah Gine, tiba-tiba saja hal itu tertahan oleh lingkaran sihir milik Gine.
Kemudian Gine menciptakan lingkaran sihir lagi dari bawah tepat di Kaki Naura, lalu muncul sebuah api besar dari bawah kaki Naura. untung saja Naura berhasil menghindari serangan itu dengan mudah.
__ADS_1
Naura melompat keatas, kemudian Gine memberikan serangan lagi kepada Naura, serangan itu berupa bola api yang sangat besar, pada saat Naura berada diatas Gine langsung melempar bola api tersebut kearah Naura.
Namun, serangan itu dengan mudah Naura tebas dengan pedangnya, pada saat ia menebasnya menjadi dua bola api itu seketika telah beku menjadi es, Gine langsung terkejut dengan kekuatan Naura sekarang.
Namun, Gine terus melemparkan bola api itu kearah Naura dengan sangat cepat, tetapi Naura juga menghindari serangan itu dengan baik, pada saat Naura bergerak kearah Gine, Naura pun berniat hanya membuat Gine pingsan dengan cara mendorong Gine dengan perisai miliknya.
Dengan dorongan yang sangat kuat Gine pun terhempas lagi dan mengalami beberapa benturan ketanah.
"Kau tidak bisa menyerang aku dengan sihir bola api milik mu itu."
"Berakhir sudah Gine, selamat tinggal!" ucap Naura sambil mengangkat pedangnya keatas
Kemudian Naura melepaskan serangan terakhir yang bernama "Death Froze slash" kearah Gine. Pada saat tebasan itu sampai kepada Gine tiba-tiba saja, seseorang muncul dan menahan serangan itu dengan pedangnya dia adalah Monty.
Naura dan Yakuza pun terkejut dengan kedatangan Monty yang tiba-tiba saja menangkis serangan Naura, jika Monty sampai ditempat itu maka itu berarti Karui sudah dikalahkan.
__ADS_1
"Maaf aku terlambat." ucap Monty sambil menggaruk kepalanya
"Heh...aku padahal tidak berharap ditolong denganmu." ucap Gine dengan nada yang sombong
"Eh...kejam sekali, lihat saja dirimu tanganmu sudah patah dan kepala mu sudah mengeluarkan darah, jika saja aku tidak menolong mu maka rencana tuan Azeir akan gagal kau tahu!"
"Baiklah aku paham, jadi kau sudah mengalahkan orang itu?"
"Oh...tentu saja, tidak aku sangka dia cukup cepat, tapi tetap saja si badut itu mudah dikalahkan."
Mendengar percakapan mereka berdua, amarah Yakuza mulai meluap-luap dengan tatapan matanya yang sangat lebar.
Tiba-tiba saja Yakuza datang kearah Gine dan Monty dan langsung menyerang Monty dengan pedang iblisnya, namun serangan itu berhasil ditahan oleh Monty dengan mudah.
"Oh...jadi kau ya, orang yang diincar oleh Gine."
__ADS_1
...Chapter 35 Selesai....