
Dilain tempat seorang laki-laki bersama seorang wanita berlari menuju distrik utara, dengan raut wajah penuh kepanikan dan bercampur aduk dengan kemarahan.
Dari beberapa meter laki-laki dan wanita melihat dua orang misterius dibalik jubahnya yang berwarna hitam, kedua orang laki-laki itu menghajar para prajurit yang sedang berusaha melawan mereka.
Namun, para prajurit itu dikalahkan dengan mudah oleh mereka berdua, pada saat itu juga kedua orang laki-laki dan wanita itu berhenti. Mereka menatap kedua orang misterius itu dengan tatapan penuh kebencian.
Mereka berdua adalah Naura dan Yakuza yang menatap Gine dan Destroya yang sedang membunuh para prajurit, Gine dan Destroya menatap balik dan terkekeh dengan wajah yang menggambarkan seorang penipu licik.
"Tidak aku sangka, kita bertemu lagi Gine." ucap Naura
"Oh...Naura dan Yakuza ya?, ini adalah waktu yang tepat untuk balas dendam." ucap Gine
Destroy hanya bisa tersenyum licik mengarah Yakuza yang tengah berdiri dengan tatapannya yang sangat penuh kebencian.
"Kau yang disana!" ucap Destroya sambil menunjuk kearah Yakuza "Apakah kau Ken Yakuza, orang yang memiliki pedang iblis?"
"Ya...memangnya kenapa?"
"Heh...aku sangat beruntung bisa melawan mu!"
Kemudian Destroya bergerak kearah Yakuza dan melihat Destroya bergerak Yakuza pun mengeluarkan katana nya yang ia simpan di sabuk punggungnya. Destroy memukul Yakuza dengan tangan kosong, Yakuza menahan serangan itu dengan katana nya.
Namun, serangan Destroya itu begitu kuat sehingga membuat katana Yakuza retak sedikit, Yakuza pun melompat mundur untuk menghindari serangan berikutnya.
"Kenapa kau mundur?"
Yakuza hanya terdiam dan tidak menjawab apa-apa
__ADS_1
Hei hei apa-apa ini, kenapa serangannya itu begitu kuat meskipun itu serangan biasa?
"Dan juga kenapa kau tidak menggunakan pedang Iblismu?"
"Baiklah jika kau memintanya!"
Kemudian Yakuza mengeluar kan gulungan yang ia simpan di kantung belakangnya, kemudian ia membuka gulungan itu dan berkata "keluar" Seketika pedang iblis itu keluar dari gulungannya.
Lalu Yakuza pun memegang gagang pedang itu dan menariknya keluar dari gulungan.
"Baiklah ayo kita mulai!"
"Hahaha ini yang aku tunggu-tunggu!"
Destroy pun berlari kearah Yakuza dan menyerang Yakuza dengan pukulan yang sama seperti sebelumnya.
"Haaa!"
...****************...
Kemudian Naura mengarahkan serangan itu kepada Gine, dengan membalas ia membalas dengan bola api dan mengadukan bola itu dengan serangan Naura.
Serangan mereka berdua hancur dan menjadi asap yang menggumpal, lalu Naura berlari kearah Gine yang pandangannya ditutupi kabut kemudian Naura mengibaskan tangannya dan seketika mengeluar sebuah bola es yang mengarah kepada Gine.
Gine mengetahui hal itu, pada saat bola-bola es itu mengarah padanya ia pun melompat keatas dan keluar dari gumpalan kabut itu, kemudian Gine menyerang Naura dengan bola api miliknya yang keluar dari tangan kanannya.
Gine mendarat diatas atap rumah warga dan ia memberikan serangan lanjutan lagi, sihir api tiba-tiba muncul dibawah kaki Naura dan sekarang Naura telah tercetak oleh serangan Gine.
__ADS_1
Diatas Naura ada bola api dan bawah Naura ada api yang muncul. Naura pun menghindari serangan itu ia melompat kearah samping, namun bola api itu terus mengejarnya Gine yang berusaha mengendalikan bola apinya.
Seketika bola api itu menabrak Naura dan terjadinya ledakan hebat.
...****************...
Kembali kepada pertarungan Yakuza melawan Destroya.
Yakuza terpental namun ia masih bisa menahannya dengan kedua kakinya, Yakuza bergerak lagi berlari kearah Destroya sambil menghunus pedangnya.
"Haaa!"
Yakuza menyerang Destroya dengan tebasan partikal. Namun, Destroya dengan mudah menahan serangan itu hanya dengan tangan kosong.
Yakuza merasa bingung kenapa Destroya bisa menahan serangan itu hanya dengan tangan kosong.
"Kenapa kau terlihat bingung haa?" ucap Destroya "Kau sedang mencari sesuatu ya?"
Yakuza hanya terdiam tidak berkata apa-apa sambil berusaha menebas Destroya namun tetap tertahan oleh Destroya.
"Biar aku beritahu, aku memiliki sihir gravitasi, jadi serangan kau itu tidak berpengaruh padaku karena aku mengurangi gaya gravitasinya." jelas Destroya
Yakuza pun terkejut dan kembali mundur dari Destroya, Yakuza tidak menyangka bahwa sihir Gravitasi itu benar-benar ada.
Gravitasi dia bilang?, ini akan sangat merepotkan, bagaimana ini?
...Chapter 43 Selesai....
__ADS_1