
Di suatu tempat yang mana tempat itu adalah markas dari organisasi Fushio Nozomu, pada saat itu seorang pria dan memakai jubah ksatria sihir kerajaan matahari dan pria itu penuh dengan luka ditubuhnya, ya pria itu bernama Gine.
Gine yang sedang tengah melaporkan misinya kepada ketua dari organisasi Fushio Nozomu yaitu Azeir. Namun, tatapan Azeir tidak begitu menyenangkan ketika ia melihat Gine kembali penuh dengan luka dan lagi rekannya yang bernama Monty telah tewas.
"Aku minta maaf." ucap Gine sambil menundukkan kepalanya
"Untuk apa?" ucap Azeir dengan tatapan menyeramkan
"Aku minta maaf, karena tidak bisa melindungi rekan ku." ucap Gine dengan tubuhnya yang gemetar
"Hanya itu saja?" ucap Azeir berhenti sejenak "Padahal aku sudah memberikan tugas yang sangat mudah, tapi si payah itu mati lebih dulu dari pada kau."
Mendengar ucapan itu Gine hanya bisa terdiam dengan tubuhnya yang gemetar dan dipenuhi keringat diwajahnya.
"Ya baiklah, itu tidak menjadi masalah yang terpenting kau membawa buah itu kan?"
"Ya...aku membawanya, tuan Azeir."
"Perlihatkan!"
Kemudian Gine berjalan beberapa langkah dan menaruh buah itu dilantai, lalu salah satu wanita turun dan mengambil buah itu yang diletakan dilantai.
__ADS_1
"Kau...cukup menjanjikan ya." ucap wanita itu
"Cepat bawa buah itu kehadapan aku!" teriak Azeir
"Baik tuan."
Kemudian wanita itu melompat kearah singgah sana Azeir dan berlutut dihadapan Azeir sambil mengulurkan buah itu kepada Azeir.
Azeir pun menatap buah itu dengan senyuman liciknya dan kemudian ia menaruh buah itu disebuah kotak besar disamping singgah sananya, dalam kota itu ada beberapa buah yang sudah berhasil ia kumpulkan dari berbagai desa yang berada diluar negeri matahari.
"Ohoho...pada akhirnya kita sudah mengumpulkan buah ini dan saatnya kita menunggu kakakku untuk datang kemari dan melihat hasil panennya!"
Mendengar kata "kakak" Gine terheran-heran dan diwajahnya seperti mengajukan pertanyaan dengan dirinya sendiri.
Kemudian Azeir berjalan menuju suara langkahan kaki itu dari belakang Gine.
"Sudah lama sekali kita tidak bertemu kakak."
Kemudian Gine menoleh kebelakang dan memperhatikan bayangan siluet yang sedang berjalan santai kearahnya.
"Ya...aku sangat rindu denganmu adikku."
__ADS_1
Mendengar suara itu Gine pun terkejut dan Gine merasa seperti mendengar suara itu disuatu tempat tapi ia tidak ingat itu dimana.
Tapi Gine merasa familiar dengan gaya bicaranya itu dengan nada yang santai dan cara ia berjalan pun sangat tenang seperti tidak punya rasa takut.
Pada saat itu Gine pun terkejut melihat wajah orang itu dan mata Gine melebar.
"Tidak mungkin!" ucap Gine dengan matanya yang melebar karena terkejut
"Sudah lama juga ya Gine." ucap pria itu
Pada saat itu juga Gine mengenali pria itu sangat jelas dan gaya bicaranya dan juga sikapnya yang sangat santai, dia adalah Azel Shouke ksatria sihir tingkat Ryu Magic Knight.
"Tidak mungkin, bukankah kau sudah mati, Senior Azel?"
"Tidak sopan sekali kau mengira aku sudah mati, ya tapi tidak apa-apa semua itu adalah rencana ku."
"Apa maksudmu?"
"Aku dan adik aku sudah lama merencanakan hal ini dan tujuan kami adalah menghancurkan kerajaan matahari dan membuat ulang kerajaan itu menjadi aturan kami."
Gine masih terdiam dan tidak bisa menjawab perkataan Azel dan ia terus menatap Azel dengan penuh keheranan.
__ADS_1
...Chapter 39 Selesai....