
Munculnya sosok pria dalam bentuk ilusi sangat mengejutkan Alexander, walaupun dia pernah melihat hal sama di dunia sebelumnya, namun Alexander tidak menyangka bahwa di dunia dia sekarang ada hal yang serupa.
Sosok pria yang dalam wujud ilusi mulai menjadi nyata, dan menatap Alexander.
“Karena kau telah melihatku, berarti kau telah berhasil menguasai Lidrium, dan kau pasti telah melihat berbagai ukiran di dinding serta patung yang hancur di dalam ruangan ini” gumam Sosok tersebut.
Alexander ingin membalas ucapan sosok pria itu namun di sela oleh pria tersebut.
“Aku tahu kau pasti ingin berbicara denganku, tapi itu percuma, ini hanyalah sebuah rekaman yang aku tinggalkan, jadi aku sama sekali tidak bisa menjawab pertanyaanmu” ucap sosok tersebut lagi.
Mendengar hal itu Alexander mengurungkan niatnya untuk berbicara dan diam mendengarkan ucapan sosok ilusi di depannya.
“Pertama, aku adalah Great Sage Trevon, orang yang membuat tempat ini, mungkin kau bertanya-tanya banyak hal tentang lukisan yang ada di dinding menuju ruangan ini, serta patung dewa dan iblis yang ada di sebelahku ini” Great Sage berbicara dengan tenang.
Alexander yang mendengarkan ucapan Great Sage menjadi sedikit tertarik dan terkejut.
Dia tidak menyangka bahwa di dunia ini akan ada istilah Great Sage, sama seperti di dunia Alexander sebelumnya.
“Aku tidak punya waktu untuk menceritakan panjang lebar tentang semua hal yang terjadi, jadi aku meninggalkan sebagian ingatan milikku untuk kau cerna secara langsung”
Great Sage Trevon menatap Alexander dengan mata yang bersinar, dan Alexander terpukau dengan tatapan Great Sage.
Saat Alexander melihat tatapan itu, pikiran menjadi kabur dan perlahan mulai melihat sebuah kilas balik.
__ADS_1
Alexander menyadari bahwa ini adalah ingatan dari Great Sage.
…
Di dalam ingatan itu ALexander mulai melihat berbagai hal yang menakjubkan sekaligus menyedihkan.
Peperangan yang semula hanya perebutan kekuasaan kini berubah menjadi perang antara pengikut Dewa dan Iblis.
Di dalam peperangan itu umat manusia terbagi menjadi dua kelompok, namun sebagian besar berdiri di pihak Dewa, sedangkan di pihak Iblis, terdiri dari sedikit manusia dan berbagai monster.
Para monster yang semula tidak memiliki Akal, kini sebagian dari mereka sudah memiliki Akal dan kebijaksanaan.
Perang terus memanas, hingga akhirnya Great Sage trevon yang semua hanyalah seorang petani mulai merasa kejanggalan akan perang yang terjadi.
Karena rasa penasaran nya tersebut, Great Sage mulai melakukan penyelidikan untuk menemukan kebenaran dan mencari cara mengakhiri perang.
Semakin Great Sage mempelajari hal tersebut, semakin dia banyak menemukan keanehan dengan semua yang terjadi, mulai dari pertama kalinya monster muncul, kemudian munculnya Kaisar tertinggi dengan Dewa yang memberikan latihan untuk menjadi kuat, serta Munculnya Kultus Iblis disaat perang antara manusia terjadi.
Mengetahui hal-hal ini, Great Sage yang semula seorang petani menjadi pertapa di dalam gunung sambil menghindari konflik antara Dewa dan Iblis.
Selama di dalam pertapaannya, Great Sage mendapatkan pencerahan, dia menemukan cara lain untuk menjadi kuat tanpa harus mengikuti metode dari Dewa dan Iblis.
Setelah mendapatkan metode itu, Great Sage kembali ke pemukiman penduduk dan mulai mengajarkan cara menjadi kuat tanpa harus mengikuti cara dari Dewa dan Iblis.
__ADS_1
Seiring waktu berjalan, orang-orang tingkat rendah lebih memilih latihan yang dibuat Great Sage.
Disamping mengajarkan para manusia berlatih, Great Sage tidak lupa akan misinya untuk mencari kebenaran.
Hingga pada akhirnya dia menemukan sebuah kebenaran ketika dia mencapai tahap tertinggi dalam latihannya.
Yaitu ketika mendapatkan pencerahan dan menjadi sosok yang sangat kuat, Great sage menemukan fakta bahwa semua kejadian yang terjadi di dunianya adalah ulah para Dewa dan Iblis.
Dengan menguasai kekuatan waktu, Great Sage kembali ke masa lalu untuk menelusuri berbagai hal, dan pada saat dia kembali ke masa dimana monster pertama kali muncul, dia melihat sosok yang menyerupai dewa muncul bersama iblis untuk membuat monster memiliki kekuatan.
Mengetahui hal itu, Great Sage menjadi sangat marah, dari hal tersebut Great sage menyimpulkan bahwa dari awal semua yang terjadi adalah rencana para Dewa dan iblis untuk menuai kekuatan dari manusia.
Sayangnya Great Sage tidak bisa mengganggu hal-hal yang dimasa lalu, dia kembali ke masa depan dan mulai memimpin para manusia untuk memerangi para Dewa dan Iblis.
Dewa dan Iblis yang mengetahui bahwa Great Sage sudah tahu rencana mereka mulai memburu Great Sage, tapi sayangnya hal itu gagal, Great Sage sudah menjadi eksistensi yang diluar jangkauan manusia biasa.
Peperangan antara Great Sage, Dewa dan Iblis pun terjadi, karena kalah jumlah, Great Sage terpaksa mundur.
Dengan keputusan berat, Great Sage mengeluarkan kekuatan terakhir miliknya untuk mengakhiri semua yang terjadi.
Great Sage mengorbankan dirinya untuk mengunci dewa dan Iblis keluar dari dunia mereka, serta memecah Dunia mereka menjadi beberapa bagian.
Setelah berhasil melakukan itu semua, Great Sage menjadi sangat lemah, dunia yang sangat luar sekarang telah berubah menjadi beberapa ukuran planet yang tersebar.
__ADS_1
Bukan hanya itu saja, akibat perbuatan Great Sage semua manusia dan makhluk hidup melupakan semua ingatan mereka.
Bersambung….