Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha

Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha
Vol.2.Bab.2 Mutiara Hitam 10.000 tahun


__ADS_3

Di lautan yang luas, Alexander menyelam dengan sangat cepat, dengan adanya bantuan Zirah Black Tortoise, Alexander tidak memiliki kendala terhadap kesusahan bernafas di dalam Air.


Dengan bantuan Zirah Black Tortoise, tubuh ALexander seperti ada tirai tipis yang menghalangi Air membasahi dirinya.


Saat Alexander di dalam air, Alexander takjub dengan keindahan alam yang ada di dalam laut, mulai dari terumbu karang, dan beragam makhluk laut yang indah.


“Walaupun mereka termasuk monster, sepertinya mereka termasuk kategori monster jinak” pikir ALexander saat melihat makhluk laut yang beragam.


Setiap Makhluk yang ada di laut, Alexander dapat merasakan aliran energi yang mengalir di dalam tubuh mereka, namun ketika Alexander pertama kali masuk ke dalam laut dan berpapasan dengan mereka, Alexander sama sekali tidak merasakan ancaman ataupun mereka melakukan penyerangan.


Setiap makhluk laut yang dijumpai Alexander sejauh ini tidak ada dari mereka yang menampilkan rasa permusuhan.


Dengan kondisi seperti ini, ALexander berenang dengan sangat nyaman di lautan tanpa harus menyebabkan keributan.


Tiba-tiba Alexander melihat sebuah tiram raksasa berada di salah satu celah karang di dasar laut, dan  yang membuat Alexander memperhatikan adalah apa yang ada di dalam Tiram raksasa.


“Mutiara gelap 10.000 tahun ?” seru Alexander.


Mata ALexander terfokus pada sebuah mutiara yang ada di dalam Tiram, MUtiara dengan warna gelap transparan berkilau indah di dalam laut.


Melihat Mutiara Hitam 10.000 tahun, Alexander menjadi sangat bersemangat, karena di dalam buku-buku milik Great Sage, ada catatan tentang mutiara hitam 10.000 tahun.


Mutiara Hitam 10.000 tahun di  dalam catatan Great Sage merupakan sebuah kondensasi Energi alam yang dibuat oleh Tiram selama hidupnya.


Jika dapat mendapatkan Mutiara Hitam 10.000, itu sama saja seperti mendapatkan energi alam yang sudah terakumulasi selama 10.000 tahun.


Selain jumlah energi yang luar biasa, tingkat kemurnian energi Alam sangatlah murni.


“Ini adalah hadian pertemuan yang luar biasa” gumam Alexander sambil tersenyum.


Dengan Sangat cepat Alexander menuju tiram raksasa untuk mendapatkan Mutiara Hitam 10.000 tahun.


Namun ketika akan mendekati Tiram raksasa, Tiram Raksasa segera bereaksi menembakkan gelembung-gelembung air ke arah Alexander.


Boom!


Boom!


Boom!


Mata Alexander menajam menatap gelembung air yang mengarah ke dirinya.


Melambaikan tangannya, Alexander membuat tanah yang ada di dasar menjadi tembok yang menghalangi setiap gelembung air.


Duar!


Ledakan besar tidak bisa dihindari, Tembok tanah yang dibuat oleh Alexander hancur berantakan, bahkan Alexander juga terkejut dengan daya ledak dari gelembung air tiram raksasa.

__ADS_1


“Wow! monster berumur 10.000 tahun memang tidak bisa dianggap remeh” puji Alexander.


“Tapi sayangnya, aku membutuhkan Mutiara Hitam milikmu” ucap Alexander dengan senyum kecil.


Alexander melambaikan tangannya, Sebuah pedang hitam terbentuk.


“Mari kita lihat, apakah kau sehebat senjata yang diciptakan khusus membunuh Dewa dan Iblis atau tidak” gumam Alexander.


Whuss!


Alexander segera menebaskan pedang miliknya ke arah Tiram hitam.


Sinar Pedang melesat ke Tiram Raksasa membelah lautan, dari luar lautan, terlihat jelas bahwa seluruh laut sedang bergejolak, air laut yang semula sedikit tenang menjadi kacau.


Sinar pedang yang melesat segera dihalau oleh Tiram raksasa dengan tembakan Air bertekanan tinggi.


BOOM!


Ledakan sekali lagi terjadi, membuat gelombang ombak di laut menjadi semakin besar.


Tiram Raksasa yang marah, membuat gerakan lain, dia membuat seluruh air di sekitarnya menjadi pusara, mencoba menyedot Alexander ke dalam pusaran.


Sayangnya Alexander tetap tenang melihat perlawan Tiram Raksasa.


“Hehehe, kau harus bersyukur, kau akan menjadi makhluk pertama yang merasakan teknik baru milikku” ucap Alexander dengan percaya diri.


Alexander mengacungkan pedangnya ke arah atas, dan suara dengungan pedang terdengar sangat nyaring.


“Tebasan Pemusnah dunia!”


Slash!


ALexander menebas pedang nya ke arah Tiram Raksasa, namun saat tebasan pedang melesat, tidak ada satupun air laut yang bisa menyentuh tebasan pedang, seolah Air tidak berani menyentuh.


Tapi jika dilihat dari dekat, bahwa setiap air yang tersentuh oleh energi pedang, setiap Air akan pecah menghilang.


Molekul-molekul Air terurai secara langsung, hal inilah yang membuat seolah Air tidak bisa menyentuh tebasan energi pedang.


Monster Tiram raksasa juga tidak tinggal diam, dia semakin memperkuat kecepatan vortex miliknya.


Namun sayangnya, itu tidak berguna sama sekali, setiap Air akan menghilang.


Slash!


Energi pedang dengan sukses mengenai cangkang Tiram raksasa, dan membuat tiram Raksasa tercampak keluar dari lokasinya.


Alexander berenang dengan pelan menuju lokasi lokasi Tiram Raksasa tercampak.

__ADS_1


Saat Alexander tiba, dia melihat cangkang Tiram raksasa telah  hancur, hanya menyisakan daging bagian dalam dan sebutir mutiara hitam 10.000 tahun.


“Teknik Crescent Sword digabungkan dengan kemampuan bawaan Zirah Black Tortoise, menciptakan efek pemusnahan molekul setiap objek yang bersentuhan dengannya” gumam Alexander dengan kepuasan di wajahnya.


Setelah mendapatkan Zirah Black Tortoise, Alexander tentu tidak hanya menggunakannya untuk terbang ataupun sebagai baju pelindung, Alexander mulai mempelajari kekuatan yang terkandung di dalam Zirah Black Tortoise.


Selama 3 bulan terakhir, Alexander menemukan fakta bahwa, Zirah Black Tortoise memiliki kekuatan untuk mengontrol elemen tanah.


Berdasarkan kemampuan itu, Alexander mencoba menggabungkan teknik pedangnya dengan Zirah Black Tortoise.


Dan hasilnya adalah teknik Pemusnah dunia, dengan energi pedang yang tajam, di kombinasikan dengan molekul tanah yang halus, membuat efek seperti ledakan atom secara berantai.


Alexander turun mendekati tiram raksasa dan mulai mengambil Mutiara Hitam 10.000 tahun.


Memegang Mutiara Hitam 10.000 tahun yang sebesar bola basket, wajah Alexander menegang dan kemudian berubah menjadi senyuman.


“Energi yang sangat murni!!!” seru ALexander penuh kepuasan.


“Dengan ini aku bisa segera mencapai 5th Circle dengan mudah, dan ketika aku sudah bisa mencapai Rank 5th, maka aku bisa memulai rencana balas dendam” gumam Alexander dengan wajah bengis.


“Baiklah, saatnya pergi”


Alexander kemudian berenang ke permukaan sambil membawa Mutiara Hitam 10.000 tahun di tangan kanan serta di tangan kiri memegang Mayat tiram raksasa.


Byuar!


Keluar dari dalam Lautan, Alexander segera bergegas mencari daratan sepi untuk segera memproses Mutiara Hitam 10.000 tahun.


Terbang di langit, ALexander melihat sebuah pulau kecil tak jauh dari dirinya.


“Disana”


Alexander segera terbang dengan cepat menuju pulau kecil.


Saat Alexander terbang melayang, lautan terbelah menjadi dua tekanan yang disebabkan ALexander yang sangat kuat.


Setibanya di Pulau kecil, ALexander melihat sekeliling terlebih dahulu untuk memastikan apa ada makhluk hidup atau tidak.


Setelah memastikan bahwa pulau sepi tak berpenghuni, Alexander mencampakan mayat tiram raksasa ke bawah.


BOOM!


Setelah mencampakan Mayat Tiram raksasa, Alexander mulai melambaikan tangan kirinya untuk mengendalikan tanah.


Kruakk!


Tanah bergetar hebat, Alexander mengendalikan tanah untuk membuat sebuah tempat bagi dirinya menyerap Mutiara Hitam 10.000 tahun.

__ADS_1


Setelah beberapa menit, Sebuah Bukit kecil dengan Gua tercipta, ALexander segera masuk ke dalam gua dan mulai menutup pintu gua.


__ADS_2