Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha

Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha
Vol.2 Bab.4 Tertinggal


__ADS_3

Alexander terbang dengan santai, dalam benak Alexander saat ini dia hanya perlu membalaskan dendam Alexander, selama dendam terbalaskan, maka dirinya akan menjadi pemilik Asli tubuh ini dengan sempurnah.


“Kemungkinan 1 tahun akan segera berakhir, dengan begitu aku bisa kembali ke kerajaan Axalon” gumam Alexander dengan wajah datar.


Alexander terbang sambil memperhatikan hutan yang ada dibawahnya, namun anehnya Alexander tidak ada menemukan tanda-tanda Tentara bayaran sepanjang jalan.


“Aneh, kenapa tidak ada jejak para tentara bayaran ? apa mereka belum ke wilayah ini atau sudah selesai dengan wilayah disini ?” gumam Alexander bingung.


“Sudahlah mungkin mereka berada di wilayah lain” pikir ALexander.


Whuss!


Alexander mempercepat geraknya.


1 jam melakukan terbang, Alexander mulai merasa heran.


“Ada yang tidak beres, kenapa sama sekali belum ada tanda-tanda Pesawat Induk terlihat ?” gumam Alexander yang heran.


Alexander yang masih kurang yakin, terus melanjutkan terbang untuk mencari Pesawat induk.


2 jam lagi berlalu, ALexander masih juga belum menemukan Pesawat induk.


“Seingatku, pesawat induk berada di wilayah sini, tapi kenapa sama sekali belum ada tanda terlihat ?”Alexander semakin ragu.


“Apa mereka sudah pergi meninggalkan planet ini ?” pikir Alexander dengan raut wajah sedikit muram.


Alexander yang masih tidak yakin kembali terbang.


Hingga akhirnya hari menjadi sore, ALexander menjadi pasrah dengan situasi yang dialaminya saat ini.


“Benar saja, mereka telah pergi” gumam Alexander dengan wajah sedikit marah.


“Arggg!!!”


Alexander menjadi kesal, dengan menyadari situasinya saat ini.


Boom!


Boom!

__ADS_1


Boom!


Alexander meledakkan. emosinya dengan menghancurkan hutan yang berada di dekatnya.


“Sialan!” gerutu Alexander kesal.


“Sekarang hanya aku sendiri di tempat ini” desah ALexander.


ALexander menjadi terbengong sesaat, dia mulai berpikir bagaimana cara untuk kembali ke Galaxy Divine, sedangkan dia saja tidak tahu koordinat Galaxy Divine, bahkan jika dia tahu, dia tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai kesana.


“Bagaimana caranya aku kembali ?” gumam Alexander sedikit bingung.


Alexander merenung sejenak memikir cara.


“Benar, aku bisa mencari tahu disana!” seru Alexander yang menemukan sebuah cara.


“Semoga saja di Planet lain ada Team Tentara bayaran lain yang masih dalam misi” gumam Alexander penuh harap.


Alexander melihat keatas langit.


Whuss!


Dengan menggunakan Zirah Black Tortoise, kecepatan Alexander terbang menjadi puluhan kali lipat lebih cepat.


Setelah mencapai 5th Circle, Alexander menemukan fakta bahwa sinkronisasi dirinya dengan Guardian Black Tortoise semakin kuat, jika dia sebelumnya hanya bisa menggunakan 10% kekuatan Guardian Black Tortoise, sekarang Alexander yakin bahwa 50% kekuatan Guardian Black Tortoise bisa digunakan dengan bebas.


Dari Penemuan ini, Alexander sangat yakin bahwa kekuatan Penuh Guardian BLack Tortoise mungkin setara dirinya ketika berada di puncak, bahkan Alexander memperkirakan bahwa Black Tortoise jauh lebih kuat.


Membayangkan hal ini, Alexander jadi mengantisipasi kekuatan para Dewa dan Iblis yang akan muncul entah kapan, jika Black Tortoise saja sudah sekuat itu, maka ALexander tidak bisa membayangkan kekuatan para Dewa dan Iblis.


“Seni Transformasi Dewa dan Iblis, Teknik Formless Sword, dan Zirah Black Tortoise, dengan tiga hal ini, aku tidak tahu sudah sampai di titik mana kekuatan penuh ku berada” pikir ALexander yang sedikit penasaran.


Mutiara Hitam 10.000 tahun tidak hanya digunakan ALexander untuk membantu dirinya mencapai 5th Circle, tapi juga digunakan untuk melatih Seni Transformasi dewa dan Iblis.


Bahkan daging Tiram Raksasa sangat membantu Seni Transformasi Dewa dan Iblis, Nutri daging yang melimpah, membuat Seni Transformasi Dewa dan Iblis meloncat ke tahap 7.


Seni Transformasi Dewa dan Iblis tahap tujuh setara dengan 7th Circle, hal ini membuat Seni Transformasi dewa dan Iblis jauh lebih tinggi dibanding dengan Formless Sword Technique yang masih pada tahap 5th Circle.


Walaupun telah mencapai tahap 7 dari seni Transformasi dewa dan Iblis, Alexander sama sekali belum pernah mencobanya secara langsung.

__ADS_1


Alexander tidak bisa membayangkan apabila semua kekuatan penuhnya digunakan digunakan secara bersamaan, akan menjadi seperti apa.


Walaupun Alexander ingin mencobanya, namun dirinya belum mampu mensinkronisasi ketiga hal tersebut, sejauh ini dirinya baru menyinkronkan Zirah Black Tortoise dengan energi Aether yang dihasilkan dari Sword Formless Technique.


Sedangkan Seni Transformasi Dewa dan Iblis dan Zirah Black Tortoise, Alexander belum pernah sama sekali mencoba, namun Alexander yakin bahwa Zirah Black Tortoise dan Seni Transformasi Dewa dan Iblis akan jauh lebih tinggi tingkat kecocokannya dibanding dengan Formless Sword technique.


Alexander berpikir ini karena Seni Transformasi Dewa dan Iblis adalah technique yang berorientasi pada tubuh fisik dan ini jauh lebih kompatibel dengan Zirah Black Tortoise yang merupakan armor yang menempel pada tubuh fisik.


Akhirnya Alexander terbang mencapai lapisan Ozon dan sedikit lagi keluar dari orbit Planet ketujuh.


Whuss!


Saat Alexander sudah keluar dari lapisan Atmosphere Planet ketujuh, Alexander berhenti sebentar memandang Planet ketujuh.


“Planet ini sangat besar, dan sepertinya kami hanya baru mencapai 30% penjelajahan, dan belum lagi laut yang masih penuh misteri” gumam Alexander dengan berbagai pikiran.


Membandingkan Planet ketujuh dengan buku-buku yang dibaca di perpustakaan, Alexander yakin bahwa masih banyak misteri yang belum terkuak di Planet ketujuh, tapi Alexander berhenti untuk mencari tahu lagi, karena saat ini dia hanya perlu segera membalas dendam.


Semakin cepat dia membalas dendam, maka obsesi Alexander yang tertinggal akan segera menghilang, dengan menghilang obsesi itu, Alexander akan jauh lebih nyaman.


“Setelah aku selesai dengan dendam ini, maka aku akan kembali dan mencari tahu lebih dalam tentang Great Sage dan mencari tahu dimana 3 Guardian lagi berada” Alexander dengan wajah serius menatap Planet ketujuh.


Whuss!


Alexander segera melihat ke luar angkasa yang luas, berbagai benda langit melayang dengan bebas.


“Sekarang, dimana letak Planet lain ?” gumam Alexander sambil memandang luar angkasa.


Memperhatikan Luar angkasa yang sangat luas, Alexander sedikit kebingungan menentukan Arah.


Pasalnya Planet yang lain yang masih dalam gugusan Galaxy baru, terlihat sangat kecil dan ALexander kesulitan apakah itu Planet atau sebuah Asteroid raksasa.


“Coba saja, mungkin disana” gumam Alexander memutuskan.


Alexander melihat ke sebuah Bintang yang menjadi pusat dari galaxy baru, dengan menjadikan itu sebagai acuan,  Alexander mulai terbang melayang.


Untungnya ketika mencapai 5th Circle, Alexander sudah bisa menggunakan Energi Aether sebagai pengganti oksigen untuk bernafas, sehingga dia tidak perlu oksigen sama sekali.


Bahkan Alexander sendiri juga yakin, walaupun jika dia belum mencapai 5th Circle, dengan adanya Zirah Black Tortoise, dirinya masih bisa bernafas dengan mudah di luar angkasa.

__ADS_1


“Coba saja, mumpung disini, mungkin aku bisa mengeluarkan kekuatan penuh ku” pikir Alexander yang melihat luar angkasa yang kosong.


__ADS_2