Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha

Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha
Vol.1 bab.26 Stallion Red One


__ADS_3

Kepala Cabang Ax berjalan dengan tergesa-gesa menuju tempat dimana dia menyimpan BR miliknya.


Tempat Kepala Cabang menyimpan BR adalah Ruang pribadi miliknya.


Kreek!


Membuka pintu, Kepala Cabang Ax segera pergi menuju salah satu sudut ruangan dan melihat sebuah Armor yang terpajang di rak kaca.


“Teman lama, kita akan bertempur lagi” gumam Kepala Cabang Ax.


Mengeluarkan Armor tersebut, Kepala cabang langsung mengenakananya.


“Aktifkan” perintah Kepala Cabang.


[Stallion Red One Activated!]


[Sinkronisasi dimulai]


Suara Robotic terdengar ketika Kepala Cabang Mengaktifkan Armor tempur yang sekaligus Device BR miliknya.


Tidak seperti BRD yang berada di Tingkat rendah ataupun BRD yang manusia biasa, BR miliknya Kepala Cabang Ax ada tipe khusus untuk para Evolver, dan itu juga merupakan BR spesial untuk Rank tinggi.


Perbedaan BR milik Evolver dan manusia biasa terletak pada kemampuannya, BR milik Evolver didesain khusus agar bisa saling melengkapi antara kemampuan Evolver dan BR, sehingga akan membuat kemampuan BR dan Evoler meningkat.


Sedangkan BR yang memiliki Rank Tinggi tidak memiliki wujud fisik seperti BR lainnya, BR dengan Rank tinggi akan memiliki wujud awal dengan berbagai bentuk, tergantung pemilik BR, seperti BR milik Kepala Cabang Ax, Device BR miliknya memiliki wujud Armor merah.


Keluar dari ruangan, Kepala Cabang Ax segera bergegas menuju tempat berkumpulnya semua tentara bayaran.



Di luar pesawat induk, para Tentara bayaran sudah berjejer rapi menunggu Kepala Cabang Ax muncul untuk memimpin penyerangan.


Hingga Akhirnya Kepala Cabang Muncul di hadapan mereka semua.


“Perhatian semuanya!” teriak Kepala Cabang Ax.


“Kali ini kita akan melakukan Raid, ku harap kalian bisa mengikuti instruksi yang aku arahkan nanti”


“Evolver dengan kemampuan support berdiri di belakang bersama dengan BR tipe serangan jarak jauh, Evolver tipe Pertahanan berada di lini depan bersama dengan BR Tipe Vanguard, sedangkan BR tipe kecepatan tetap bergerilya mencari kesempatan untuk menyerang pada titik kritis musuh”


Kepala Cabang Ax mulai mengatur formasi dan strategi untuk mengalahkan musuh.


Saat Kepala Cabang Ax sedang menjelaskan strategi penyerangan, petugas di ruang kontrol menghubungi Kepala cabang Ax.


“Apa kau bilang! monster itu memulihkan bentuk tubuhnya seperti bentuk awal ?” seru Kepala Cabang Ax.


“Benar Pak, monster itu sedang membentuk tubuh seperti sebelumnya” ucap Petugas tentara bayaran memberitahu.

__ADS_1


Kemudian Kepala Cabang Ax melihat melalui layar hologram.


Di layar hologram ditampilkan proses monster hitam berubah perlahan-lahan dengan menyerap tanah disekitarnya, ukuran monster hitam yang semula berukuran kecil perlamebersar sedikit demi sedikit, dan bentuk monster hitam yang semula seperti kura-kura perlahan mulai terlihat kembali.


“Sialan! ternyata selama ini monster itu bersembunyi di balik cangkang kerasnya” kutuk Kepala Cabang Ax yang kesal.


Mengetahui hal ini, Kepala cabang Ax segera membuat keputusan.


“Semua pasukan berangkat!”


Kepala cabang Ax segera bergegas pergi menuju lokasi monster hitam yang sedang dalam proses kembali ke wujud kura-kura raksasa.


Dari Armor merah Kepala cabang Ax, kumpulan energi Aether mulai berkumpul dan bayangan vitual BR berwarna merah perlahan terbentuk.


Hanya dalam waktu singkat bayangan virtual BR menjadi bentuk nyata, dengan warna yang di dominasi merah berapi dan abu-abu, membuat BR milik Kepala Cabang Ax menjadi sangat tampan.


Whuss!


BR yang sudah terwujud sempurnah melesat dengan kencang ke arah monster hitam diikuti BR lainnya.


“Segera isi ulang power Pesawat induk, Plasma Cannon selalu dalam posisi Siaga, tunggu aba aba dari ku selanjutnya” Kepala Cabang Ax membuat perintah kepada para petugas Tentara bayaran yang berada di ruang kontrol.


Kepala Cabang Ax yakin bahwa tidak cukup dengan kemampuan mereka untuk mengalahkan Monster hitam, dan apabila monster hitam sudah kembali ke wujud kura-kuranya, kepala Cabang Ax hanya bisa berharap kepada Plasma Cannon.



Monster hitam dengan sangat cepat menyerap elemen tanah yang ada di sekitarnya, setiap detik berlalu, ukuran monster hitam menjadi lebih besar.


Hanya dalam waktu 5 menit, ukuran monster hitam telah menjadi sebesar ukuran sebuah gedung dengan ketinggian 15 meter, dan bentuk kura-kura raksasa mulai terbentuk jelas.


Kepala Cabang Ax yang berangkat menuju ke lokasi monster hitam, terus memantau perkembangan monster hitam melalui layar virtual yang ada di dalam BR miliknya.


Semakin dia melihat, kecemasan Kepala cabang Ax semakin besar, karena kecepatan monster hitam berubah menjadi kura-kura raksasa semakin cepat.


“Argh! kenapa monster ini begitu mesum” kutuk Kepala Cabang Ax yang kesal.


Melihat bahwa mereka berpacu dengan waktu, Kepala Cabang segera mempercepat gerakan.


“Boost!”


Teriak Kepala cabang ke semua BRD.


Para BRD yang mendapat perintah segera masuk ke mode Boost, ini semua dilakukan demi mencegah monster hitam kembali ke wujud kura-kura raksasa, jika sampai hal itu terjadi, maka mereka hanya bisa menembakkan Plasma Cannon sekali lagi, namu jika ini dilakukan, Pesawat induk akan kehilangan dayanya dalam waktu cukup lama.


Kehilangan Daya sama saja semua operasional Pesawat induk akan terhenti.


Dalam mode Booster, Mereka semua akhirnya sampai di lokasi monster hitam.

__ADS_1


Dalam jarak 100 meter, Kepala Cabang Ax berhenti dan membuat arahan kepada seluruh BR untuk membentuk Formasi.


“FOrmasi!” teriak Kepala Cabang Ax.


“Charge!”


Saat perintah Charge di jatuhkan, semua BR mengambil mode jarak jauh, dan mulai mengumpulkan Energi Aether di setiap senjata mereka.


“Bersiap!” teriak Kepala Cabang Ax.


“Tembak!!!!”


Saat perintah tembak dibunyikan, seluruh BR melancarkan serangan penuh mereka.


Ratusan peluru yang ditembakan BR melesat kencang mengunci Monster hitam yang masih dalam proses perubah.


“Setelah ledakan terjadi, semua Tipe Vanguard ambil posisi menyerang! Support dan Penyerang jarang jauh bentuk formasi, semua jalankan sesuai rencana”


Kepala Cabang Ax tidak tinggal diam, tidak menunggu semua peluru mereka mengenai Monster hitam, dia segera membuat perintah untuk membentuk formasi.


Boom!


Boom!


Boom!


Ledakan besar pun terjadi, dan melihat hal itu, kepala cabang Ax segera mengambil posisi bersama BR lainnya.


“Serang!!!”


Kepala Cabang Ax yang mengendarai Stallion Red One menerjang maju, senjata tombak tempur muncul di tangan kanan SRO.


“Evolve Enhance!”


Kepala Cabang Ax tidak mau bertele-tela dia segera masuk ke mode Hyper Evolver, SRO yang semula Berwarna merah berapi setelah diperkuat dengan kemampuan Evolusi Kepala Cabang Ax, berubah menjadi Merah Darah, Aura Aether merah menyebar keluar di seluruh tubuh utama SRO.


“Barbarian Thrust!”


SRO meloncat tinggi dan mengeker langsung monster hitam yang masih tertutup asap hasil dari ledakan sebelumnya, tombak yang di pedang SRO dilemparkan dengan sekuat tenaga.


Bayarang lintasan merah darah melesat dari atas menuju kebawah dengan kecepatan sangat cepat.


Tidak hanya SRO yang menyerang, para BR lainnya juga menyerang dari segala arah, mereka tidak menyia nyiakan waktu mereka.


“Penembak bersiap!” perintah KEpala Cabang Ax.


Stab!

__ADS_1


Seluruh serangan Dari TIm Vanguard kena tanpa ada meleset sedikitpun.


__ADS_2