Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha

Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha
Vol.2. Bab.9 Phase 2


__ADS_3

Dua teknik tingkat tinggi bertabrakan, serangan Zach Merva menghantam langsung Red Vermillion yang dalam wujud api membara.


Saat pedang milik Zach Merva menusuk ke tubuh elemental Red Vermillion, pedang yang merupakan manifestasi dari Aether mulai meleleh, namun dampak dari serangan Zach Merva membuat wujud elemental Red Vermillion bergetar dan mulai tercerai berai.


Suhu panas mulai mereda, Zach Merva menurunkan pirasai miliknya yang sudah merah padam karena menahan panas.


“haa… haa… haa…”


Zach Merva ternegah-engah, dia terlihat sangat pucat setelah menahan serangan panas extreme milik Red Vermillion.


Namun wajah Zach Merva kembali tersenyum saat dia melihat Red Vermillion sudah menghilang, dan hanya menyisakan gumpalan api-api yang tercerai berai.


“Aku menang, aku menang!!!!!”


“Hahahaha…”


Zach Merva tertawa puas setelah melihat bahwa Red Vermillion berhasil dia kalahkan.


“Huft, akhirnya burung menjijikan itu mati juga” gumam Zach Merva lega.


“Aku tidak menyangka bahwa di galaxy ini ada monster aneh seperti itu, sebelumnya ada monster Kura-kura, sekarang ada monster burung, jangan bilang padaku setelah ini akan ada monster naga, hahaha”


Zach Merva datang ke misi ini setelah mendapatkan perintah untuk mengawal seluruh tentara bayaran, hal ini terjadi karena insiden pertarungan di Planet ketujuh, yang dimana seluruh pasukan hampir kalah.


Jadi demi mencegah hal yang sama terjadi, Asosiasi Tentara bayaran mengirim salah satu Evolver Rank SSS mereka untuk mengawal.

__ADS_1


Ternyata benar saja, ada monster lain yang serupa dengan Monster kura-kura, dengan kekuatan yang tidak masuk akal.


Saat para tentara bayaran mulai bersorak gembira akan kemenangan Zach Merva, gumpalan api yang tercerai berai mulai berkumpul kembali.


Melihat hal ini, wajah semua orang terkejut, terkhususnya Zach MErva, dia menatap tajam dengan mata menyipit ke arah titik berkumpulnya gumpalan api.


“Tembakan Plasma Cannon segera!!!!” teriak Zach MErva dengan panik.


Zach Merva melihat gumpalan api yang berkumpul semakin besar, mulai merasakan ancaman, jadi dia segera meminta 5 pesawat induk untuk menembakan Plasma Cannon.


Para tentara bayaran yang berada di Pesawat induk segera memulai proses peluncuran penembakan Plasma Canon.


Para tentara bayaran segera mundur membelakangi pesawat induk, dan Zach Merva juga mulai mundur.


5 tembakan Plasma Cannon tenaga penuh, bahkan dia adalah Rank SSS, itu sama sekali tidak mungkin untuk ditahan olehnya.


Boom!


Ledakan besar terjadi, gelombang kejut menyebar ke segala arah, membuat asteroid yang berada di sekitar tercampak.


Zach Merva dan lainnya juga merasakan dampak ledakan itu, walaupun mereka berada jauh.


Mata Zach Merva menatap tajam, berharap Red Vermillion mati dalam serangan 5 plasma Cannon.


Sebenarnya, Plasma Cannon merupakan pilihan terakhir untuk digunakan, karena dampak Plasma Cannon terlalu merusak, apalagi 5 sekaligus digunakan secara bersamaan, dampak ledakan akan menjadi 5 kali lipat.

__ADS_1


Alasan kenapa tidak digunakan dari awal, karena sifat ledakan Plasma Cannon akan membuat Aether yang berada di sekitarnya terbakar, dan memusnahkan setiap partikel yang ada di dalam jangkauan ledakan.


Ditambah lagi, untuk meluncurkan Plasma Cannon membutuhkan jumlah energi yang sangat besar, jadi jika bukan pilihan terakhir, maka tidak mungkin Plasma cannon ditembakan.


Ledakan besar menyerupai matahari kecil tercipta, namun setelah ledakan itu membesar, tiba-tiba seluruh ledakan seperti terhisap ke dalam sebuah black Hole.


Mata Zach Merva melebar terkejut menyaksikan hal tersebut.


“Apa yang terjadi!?” seru Zach Merva bingung.


Ledakan semakin kecil, dan akhirnya ledakan yang penuh api mulai memudar, dan perlahan wujud sosok wanita mirip manusia muncul.


Dengan tinggi 5 meter, tubuh yang tertutup light Armor merah, sayap merah membentang, dan sebuah senjata cakar merah mengkilap.


Zach Merva gemetaran saat melihat wujud Red Vermillion, karena dia merasakan aura kehancuran yang bisa membakar apa saja keluar dari tubuh Red Vermillion.


Red Vermillion mulai melangkah pelan dan melambaikan senjatanya yang berupa cakar ke salah satu asteroid besar.


Slash!


Sambaran api melesat membelah Asteroid dan setelah itu asteroid hancur terbakar, seolah asteroid adalah kertas.


Zach Merva kali ini pucat, dia tahu betul bahwa efek serangan Red Vermillion sangat mirip dengan efek plasma Cannon.


“Jangan bilang padaku, bahwa monster ini menyerap ledakan Plasma Cannon untuk memperkuat dirinya sendiri” gumam Zach Merva dengan nada gemetar.

__ADS_1


Kali ini Zach Merva benar-benar putus asa, dia kehilangan kepercayaan dirinya untuk menghadapi Red Vermillion yang dalam wujud Humanoid.


__ADS_2