
Jauh di dalam tanah, Alexander membawa Jared yang hanya mengenakan celana boxer pendek, dan mencampakkannya di tanah.
Bruaak!
Jared dicampakkan Alexander seperti sedang mencampakan sampah.
“Ahh!” teriak Jared kesakitan.
“Siapa kau ? kenapa kau menculikku ?” tanya jared yang panik.
“Aku siapa ? aku hanya orang yang lewat, dan aku sedikit bosan, jadi aku ingin bermain-main sebentar” jawab Alexander dengan nada santai.
“Bosan ? bermain-main?” ucap Jared bingung.
Kemudian sebuah pikiran tidak mengenakan terlintas di benak Jared.
“kau! kau pasti menginginkan tubuhku! bajingan! lebih baik aku mati daripada aku kau hinaka” teriak jared ketakutan.
Jared benar-benar gemetaran, dia sangat takut jika pria di depannya melakukan hal senonoh pada dirinya.
Alexander yang dari awal bersikap tenang, menjadi jelek seketika.
“Binatang! kau pikir aku ini seorang homo?” tanya Alexander dengan kesal.
Bam!
Alexander menendang Jared tepat di perutnya.
“Huikk!” Jared meringis menahan tendangan Alexander yang tepat di perutnya.
__ADS_1
“Arrg!!!...” Jared kesulitan bernafas dan bersuara.
Plak!
Alexander menampar wajah Jared dengan pelan.
“Dengar, aku disini bukan untuk membunuhmu” ucap Alexander mengingatkan.
“Alasan kenapa aku menculikmu karena ada seseorang yang membayarku untuk melakukan beberapa hal kecil, seperti melakukan beberapa penyiksaan” ucap Alexander.
jared yang menahan rasa sakit mendengarkan ucapan ALexander menjadi sedikit mengerti dan bingung secara bersamaan.
Jared bingung siapa sosok orang yang meminta orang di depannya untuk menyiksa dirinya, karena Jared merasa tidak pernah merasa membuat masalah apapun atau menarik kebencian sosok tertentu.
“Tidak usah menebak nebak, mari kita mulai penyiksaanya” ucap Alexander sambil memegang tangan Jared.
Alexander menghilang dari bawah tanah sambil membawa Jared pergi.
Tidak jauh dari pusat kota, Alexander muncul sambil menenteng Jared.
Alexander melambaikan tangannya ke atas.
Dari tanah, sebuah dinding tanah tinggi muncul, Setelah tian itu muncul, Alexander mencampakan Jared sehingga dia terbenam di dalam dindin.
Tidak hanya sampai situ, Alexander melucuti satu-satunya pakaian nya yang melekat di tubuh Jared.
Setelah melucuti pakaian Jared, Alexander tersenyum kekeh.
“Dengan begini sudah selesai, tunggu saja beritanya keluar, apakah dia masih berani bertemu dengan orang lain atau tidak” gumam Alexander.
__ADS_1
Setelah melakukan itu semua, Alexander menghilang, meninggalkan Jared yang dalam keadaan telanjang terpampang di dinding tanah.
Kemunculan dinding tanah tentu membuat orang-orang yang melihat menjadi terkejut, mereka segera memperhatikan bahwa di bagian atas dinding ada orang yang terpaku dengan kondisi telanjang.
TIm keamanan kota juga segera bergegas setelah melihat munculnya dinding tanah di luar kota.
Saat tim keamanan kota melihat Jared yang telanjang terpakukan di dinding, mereka segera bergegas untuk melepaskan Jared.
“Apa! Jared ditemukan di luar kota dengan kondisi terpaku di dinding tanah ?” seru kapten keamanan kota terkejut.
Setelah mendapat kabar itu, dia segera bergegas pergi meninggalkan lokasi gedung tempat Jared berada sebelumnya.
TIba di lokasi tempat Jared berada, Kapten keamanan kota segera mendekati Jared.
“Kenapa kalian belum melepaskan Jared !?” tanya Kapten keamanan kota tidak senang kepada bawahannya.
“Kapten, bukan kami tidak ingin melepasnya, tapi ada yang aneh dengan dinding ini, kami sama sekali tidak bisa menghancurkannya” ucap tim keamanan memberitahu.
“Apa ?” seru Kapten keamanan sedikit mengernyit.
Kapten Keamanan kota segera mencoba melepaskan Jared.
Namun setelah dia mencobanya, Kapten Keamanan kota terkejut, karena dinding tanah jauh lebih keras dibanding besi.
“Siapa yang membuat ini ? kenapa dia melakukan hal ini” gumam Kapten Keamanan kota yang terkejut.
Saat tim keamanan kota sedang berusaha melepaskan Jared, para warga kota yang melihat mulai merekam dan mem viralkan kejadian yang terjadi di jaringan internet.
Berita jared yang terpaku dalam kondisi telanjang mulai tersebar luas dalam waktu singkat.
__ADS_1