
Jendral Wei pergi menjauh, dia menyaksikan Kepala Cabang Ax dan seluruh tentara bayaran menyerang.
Kepala Cabang Ax melakukan ini hanya bertujuan untuk membuat monster hitam sedikit kelelahan dan memberikan kesempatan pada Jendral Wei untuk memberikan serangan terakhir.
“Serang!” teriak Kepala cabang Ax.
Seluruh tentara bayaran sekali lagi menyerang dengan sekuat tenaga mereka, berbagai teknik dilepaskan.
Monster hitam yang menghadapi hujanan berbagai serangan mulai mengambil posisi serius, tidak seperti sebelumnya yang selalu defensif.
Monster Hitam dengan sangat cepat terjun menuju ke dalam tanah saat serangan yang mengarah ke dirinya akan tiba.
Boom!
Ledakan besar terjadi saat semua serangan tidak berhasil mengenai Monster hitam, dan hal ini membuat semua orang menjadi terkejut, karena ini merupakan pertama kalinya Monster hitam bergerak dengan sangat cepat.
Jendral Wei yang menyaksikan dari kejauhan juga menatap dengan mata melebar.
“TIdak Baik! Kepala Cabang Ax cepat mundur!” Teriak Jendral Wei mengingatkan.
“Apa!!!” seru Kepala Cabang Ax kaget.
Sontak Kepala Cabang Ax merasakan keanehan dari tanah yang berada di bawahnya.
Whuus!
Tanah yang datar berubah menjadi seperti paku yang menusuk ke atas dan itu tepat mengarah ke lokasi Kepala Cabang Ax.
Melihat hal itu, Kepala Cabang Ax segera berusaha menghindar dengan sangat cepat.
Bam!
Sayangnya Kepala Cabang Ax tidak sepenuhnya bisa menghindar, sebagian SRO menghantam tanah yang menusuk ke atas.
Tidak sampai disitu saja, seluruh tanah bergetar, dan masing masing tanah bergerak menjadi seperti duri-duri yang mengincar seriap Tentara bayaran.
“Terbang menjauh!” teriak Jendral Wei.
Sayangnya sudah terlambat, tanah bergelombang mengeluarkan duri-duri mengincar setiap Tentara bayaran.
Bam!
Bam!
Bam!
Setiap Duri yang terbuat dari tanah menembus BR para tentara bayaran, hal itu membuat seluruh BR kehilangan fungsinya dan jatuh ke tanah.
Jendral Wei yang melihat menjadi sangat berang, dia segera bergerak untuk menghentikan serangan Monster hitam selanjutnya.
“Dragon Impact!”
Dengan Halberd di tangannya, Jendral Wei melesat seperti meteor, dan bayangan naga putih tercipta saat Jendral Wei melesat menghantam tanah.
Boom!
Saat Jendral Wei menghantam tanah, seluruh tanah bergetar hebat dan diikuti dengan ledakan yang membuat seluruh tanah menjadi hancur tidak beraturan.
Saat ledakan itu terjadi, Monster hitam yang bersembunyi di dalam tanan meloncat keluar.
Melihat hal ini, Jendral Wei tidak tinggal diam, dia segera mengejar Monster hitam yang baru saja muncul.
__ADS_1
Whuss!
“Naga Menyebrangi laut!”
Jendral Wei mengayunkan Halberd miliknya, kumpulan energi melesat menerjang Monster hitam yang berada di langit.
Monster hitam memajukan kedua tangannya dan membuat gerakan seperti memutar 360 derajat.
Boom!
Tebasan milik Jendral Wei sukses menghantam Monster hitam, tapi hal ini membuat Jendral Wei mengerutkan kening,
Sekali lagi monster hitam berubah wujud, namun hanya tangan monster hitam yang berubah, lebih tepatnya kedua tangan monster hitam seperti berbentuk seperti perisai.
“Sialan!” kutuk Jendral Wei.
Jendral Wei melesat maju untuk mencoba bertarung dari jarak dekat.
Monster hitam juga tidak tinggal diam, dia juga melesat maju menghadapi jendral Wei.
Boom!
Saat mereka berdua bertabrakan, gelombang besar terjadi.
Boom!
Boom!
Boom!
Jendral Wei dan Monster hitam bertarung dengan sangat sengit di udara, Setiap kali halberd milik Jendral Wei berusaha menebas Monster hitam, tangan Monster hitam yang seperti perisai selalu sukses menghalau.
Kepala Cabang Ax yang terkena serangan Monster hitam sebelumnya mulai bangkit.
[Proses pemeriksaan dimulai]
[Dalam Proses]
[Pemeriksaan selesai]
Kepala Cabang Ax melihat data kerusakan, wajahnya menjadi kusam dan kesal.
“Cukup parah, padahal hanya terkena sedikit” gumam Kepala Cabang Ax.
Tingkat kerusakan SRO telah berada di di atas 60%. bahkan beberapa fungsi mesin telah mati total.
Boom!
TIba-tiba Kepala Cabang Ax mendengar ledakan besar.
“Jendral Wei!” seru Kepala Cabang Ax.
Kepala Cabang Ax mengetahui bahwa Jendral Wei telah bergerak.
Dengan mata yang terfokus pada pertarungan di udara, Kapala cabang Ax berharap Jendral Wei bisa mengalahkan monster hitam.
Setiap Kali benturan terjadi, Kepala Cabang Ax sangat kagum dengan Jendral Wei, dari sini dia akhirnya tahu jurang antara Rank S dan SS.
Walaupun hanya berjarak 1 tingkat, tapi 1 tingkat itu seperti sebuah langit dan bumi.
…
__ADS_1
Pertarungan Jendral Wei terus berlangsung dengan sangat sengit, awalnya Jendral Wei berada diatas angin, namun semakin lama bertarung, Jendral Wei semakin sulit untuk menekan Monster hitam.
“Monster ini sangat tidak masuk akan, dia tidak menerima kerusakan sedikitpun sepertinya” gumam Jendral Wei yang memperhatikan keanehan monster hitam.
“Tidak bisa dibiarkan, aku harus segera mengakhiri ini” pikir Jendral Wei.
Kemudian Jendral Wei terbang menjauh dari monster hitam.
Saat sudah berada di jarak yang aman, Jendral Wei segera mengambil posisi unik.
“Dragon Emperor Form!”
Energi Aether mulai dengan sangat kencang disedot ke dalam Eastern Emperor, dan perlahan membentuk seperti bola.
Kepala Cabang Ax yang melihat perubahan gerakan Jendral Wei menjadi melotot heran.
“Gerakan apa itu ?” gumam Kepala Cabang Ax yang bingung.
Selama ini kepala Cabang Ax tidak pernah melihat gerakan yang ditampilkan Jendral Wei saat ini.
Energi Aether yang tersedot ke dalam Eastern emperor akhirnya berhenti dan bola putih telah terkondensasi sangat padat.
Monster hitam tetap diam, seolah dia menantikan Jendral Wei keluar.
Crack!
Retakan mulai muncul dari bola putih dan perlahan retakan semakin besar menjalar.
Boom!
Saat bola putih pecah, cahaya menyilaukan keluar dari dalam, Kepala Cabang Ax yang yang berada di dalam SRO tidak mampu melihat apa yang sebenarnya di dalam bola putih.
“ITU!!!”
Mata Kepala Cabang Ax melotot tajam saat melihat wujud Jendral Wei yang baru saja keluar dari bola putih.
Eastern Emperor yang dalam wujud Dragon Emperor terlihat sangatlah gagah, berbeda jauh dengan wujud sebelumnya.
Jika Wujud sebelumnya adalah seperti BR yang ramping dan lincah, maka Wujud yang sekarang menjadi seperti penuh otot.
Sayap putih melebar di punggung, Zirah Putih bercampur emas, Halberd yang memiliki kepala Naga.
“Dragon emperor Form Complete!”
Saat perubahan selesai, Jendral Wei tidak langsung bergerak, dia tetap diam mengamati Monster hitam.
“Mari kita akhiri ini segera” ucap Jendral Wei.
“Thousand halberds piercing heaven!”
Jendral Wei mengacungkan Halberd miliknya ke arah Monster hitam diikuti seribu bayangan Halberd muncul di belakang Jendral Wei.
“Serang!!!”
Seribu tombak melesat menghujani Monster hitam dengan sangat cepat.
Monster hitam juga tidak tinggal diam, dia mulai menyatukan tangannya.
Saat kedua tangan monster hitam disatukan, perisai besar tercipta, dan monster hitam seolah sedang menyerap energi dari tanah.
Perlahan-lahan bayangan perisai besar muncul menutupi Seluruh tubuh monster hitam.
__ADS_1
Kepala Cabang Ax ternganga melihat gerakan yang ditampilkan Jendral Wei dan Monster Hitam.
Dia tidak bisa berkedip sedikitpun kedua teknik akan bertabrakan.