
Alexander benar-benar tercengang saat melihat sosok tinggi besar di depan matanya saat ini.
Bukan hanya tubuh yang besar saja, bahkan bentuk tubuh sangat terlihat kokoh dan tegap, namun anehnya Alexander seperti merasakan sesuatu yang familiar dengan sosok di depannya.
“Guardian!!!” seru Alexander yang menyadari sosok di depannya.
Sosok hitam besar itu turun di hadapan Alexander.
Saat Sosok hitam sudah berhadapan dengan Alexander, Lidrium melompat keluar dan masuk ke dalam tubuh Guardian.
“Ah!”
Alexander kaget dengan perubahan yang terjadi, dia tidak menyangka Lidrium akan melompat keluar dan masuk ke dalam tubuh Guardian.
Namun saat berikutnya, Guardian mulai berubah bentuk menjadi liquid.
Saat perubahan ini terjadi, ALexander tetap tenang memperhatikan apa yang terjadi.
Whuss!
Guardian yang berubah menjadi Liquid hitam pekat, melesat maju dan mulai membungkus tubuh Alexander.
Alexander awalnya panik, tapi saat berikutnya ALexander sadar, bahwa Guardian sebenarnya adalah Armor tempur.
Hanya dalam waktu singkat, Alexander kini sudah dalam zirah pertempuran berwarna hitam.
Clang!
Clang!
Clang!
Alexander merasakan kekuatan yang mengalir dari Zirah hitam sangat luar biasa, bahkan Alexander merasakan bahwa dia bisa mengontrol tanah dengan bebas.
“Benar, ini adalah salah satu dari 4 Guardian, Guardian Black Tortoise!” angguk Alexander.
Akhirnya Alexander paham kenapa 4 guardian bisa digunakan untuk mengalahkan Dewa dan Iblis, 4 Guardian sejatinya adalah senjata yang digunakan untuk melawan Dewa dan Iblis.
“Dengan Zirah hitam ini, aku tidak perlu takut lagi untuk berhadapan dengan para Evolver tingkat tinggi” gumam Alexander percaya diri.
“Jika Guardian Black Tortoise bisa berubah menjadi zirah, maka 3 Guardian lain bisa berubah menjadi apa ?” pikir Alexander penasaran.
Di dalam buku yang dibaca ALexander, ada 4 Guardian, dan setiap guardian memiliki bentuk serta kekuatan yang berbeda.
“Em, tapi aku tidak bisa keluar dengan kondisi seperti ini” gumam Alexander melihat kondisi dirinya.
Sesaat kemudian, Zirah hitam mulai menyebar dan berubah menjadi ikat pinggang hitam yang melingkar di tubuh Alexander.
“Hah, benar saja, sifat Lidrium tidak hilang sama sekali, dengan ini aku yakin bahwa Lidrium adalah kunci untuk mengendalikan para Guardian”
Mengingat apa yang ada di dalam buku-buku peninggalan Great Sage, Alexander tahu bahwa setiap Guardian saat ini dalam kondisi tersegel, dan mereka akan aktif jika ada sesuatu yang memicunya.
__ADS_1
“Jika Black Tortoise keluar menemuiku, maka ini pasti karena lokasi Black Tortoise berdekatan dengan Lidrium, untuk 3 Guardian lagi, seperinya aku harus melakukan pencarian” gumam Alexander.
Setelah semua itu, Alexander akhirnya memutuskan untuk kembali ke Pesawat induk.
Dengan mengaktifkan zirah hitam, Alexander dengan mudah membuat tanah terbelah, tanah yang dilalui Alexander terbelah membentuk lorong seolah memberi jalan pada Alexander agar lewat.
“Luar biasa, jika di Benua Magna, Zirah hitam ini jelas sudah masuk ke kategori Senjata mitos” pikir Alexander yang kagum dengan kemampuan Zirah hitam Black Tortoise.
Akhirnya ALexander melihat cahaya lagi setelah berjalan cukup panjang dari bawah tanah.
Melihat ke kiri dan ke kanan, tiba-tiba Alexander sedikit bingung.
“Sial! semua peralatanku rusak, kemana arah pesawat induk” gumam Alexander dengan wajah kebingungan.
Saat ini Alexander berada di tengah hutan, dan dia tidak bisa sama sekali menentukan arah.
Tiba-tiba Alexander memikirkan sebuah ide.
“Coba saja dulu” ucap Alexander dengan kurang yakin.
ALexander dengan kekuatan Zirah Hitam mencoba mengendalikan tanah yang berada di bawahnya untuk berubah menjadi bukit.
Brrmmm!
Tanah bergetar pelan, dan perlahan menjadi semakin kuat.
Whuss!
Dnegan berada di puncak, Alexander dapat melihat dengan sejauh 100km tanpa halangan.
Namun mata Alexander tiba-tiba menyempit, Karena dia melihat dari kejauhan ada sebuah tempat yang sangat berantakan.
“Apa itu ? kenapa tempat itu sangat kacau dan berantakan ?” Alexander menatap dengan wajah yang bingung.
Karena penasaran, Alexander memutuskan untuk memeriksa apa yang sebenarnya terjadi disana.
“Apa Zirah ini bisa membuatku terbang ?”gumam Alexander.
Karena ingin mencari tahu apakah Zirah Black Tortoise bisa membuatnya terbang atau tidak, Alexander mulai mencoba terbang.
“Terbang!”
Alexander memfokuskan pikirannya sama seperti saat dia mengubah Lidrium.
Whus!
“Berhasil!”
Alexander tersenyum, ternyata dugaannya benar, selama dia menggunakan Zirah Black Tortoise, maka dirinya bisa terbang sama seperti ketika Guardian Black Tortoise belum bergabung dengan Lidrium.
Karena sudah bisa terbang melayang, Alexander segera meluncur terbang.
__ADS_1
Sepanjang jalan saat dalam perjalanan, Alexander merasakan bahwa Aliran Aether tidak stabil, bahkan semakin dia mendekat dengan lokasi pertempuran, energi Aether yang ada di udara semakin tipis.
“Sepertinya ada pertempuran besar disini” pikir Alexander dengan sangat serius.
Akhirnya Alexander tiba di lokasi, dan saat dia tiba, Alexander benar-benar tercengang dengan penampakan dari topografi daratan yang berantakan.
Dalam radius 10 km, tidak ada lagi pohon, semua daratan menjadi berbagai kawah dan puing-puing.
Melihat seluruh tempat dengan hati-hati Alexander yakin bahwa disini telah terjadi sebuah pertempuran dahsyat.
“Jika ini pertempuran, maka siapa yang bertempur ? apa ada monster kuat muncul ?” gumam Alexander sedikit bingung.
Kemudian Alexander melihat ke bawah, dan dia tiba-tiba memfokuskan pandangannya ke salah satu sudut.
Dari atas langit, Alexander melihat bahwa sosok manusia yang tergeletak tidak sadarkan diri.
“Siapa itu ?” seru Alexander.
ALexander segera terbang terjun untuk memastikan siapa orang yang tergeletak di bawah.
Saat Alexander semakin mendekat, Alexander merasa familiar dengan sosok yang terbaring di tanah.
“Tunggu, itu kenapa sangat mirip” gumam Alexander yang heran.
Alexander semakin mempercepat, dengan sangat cepat Alexander menungkik.
Ketika hanya beberapa meter lagi mendarat, Alexander akhirnya yakin dengan orang yang tergeletak di tanah.
“Kepala Cabang Ax!” teriak Alexander.
Alexander dengan sangat cepat mendarat dan langsung memeriksa kondisi Kepala Cabang Ax.
Setelah selesai memeriksa, Alexander lega, Kepala Cabang Ax tidak dalam kondisi yang kritis.
“Syukurlah dia tidak dalam keadaan bahaya, tapi siapa yang membuat dia menjadi seperti ini ?” pikir Alexander.
Kemudian Alexander mencoba menghubungi pesawat induk dengan menggunakan Device milik Kepala Cabang Ax.
Namun saat Alexander mengaktifkan Device, sinyal yang menghubungkan ke pesawat induk sama sekali tidak ada.
“Apa yang terjadi ? apa benda ini rusak juga ?” Alexander memeriksa Device dengan hati.
“Tidak ada yang rusak, semua fungsi masih bisa digunakan, tapi kenapa tidak bisa menghubungi ke Pesawat induk ?” Gumam Alexander yang heran.
“Jika begini, aku harus secara manual membawa Kepala Cabang Ax ke pesawat induk” pikir Alexander.
Alexander kembali memakai zirah Black Tortoise, dan dia menggendong Kepala Cabang Ax untuk membawa ke Pesawat induk.
Saat Alexander terbang membawa Kepala Cabang Ax, Alexander semakin terkejut, karena sepanjang jalan dia terbang, dia menemukan bahwa ada banyak tentara bayaran yang tergeletak tidak sadarkan diri.
“Sepertinya dugaan ku benar, mereka pasti menghadapi monster kuat, ku harap pesawat induk baik-baik saja” ucap Alexander penuh harap.
__ADS_1
Alexander sedikit khawatir, jika Pesawat induk rusak, maka kemungkinan mereka semua akan sangat lama untuk bisa kembali ke Galaxy Divine.