Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha

Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha
Vol.2 Bab.1 Mencari petunjuk


__ADS_3

3 bulan terlalu berlalu semenjak insiden pertempuran melawan Guardian Black Tortoise, semua tentara bayaran yang ikut serta dalam Guardian Black Tortoise kini dalam proses penyembuhan.


Kerusakan yang paling besar terjadi tentu saja pada BR, karena pada saat ini tidak ada bengkel yang menyediakan peralatan perbaikan BR.


Selama 3 bulan terakhir ini, proses penjelajahan dihentikan, dan para Tentara bayaran dibebastugaskan.


Alexander yang dalam keadaan bebas tugas, tidak menyia nyiakan kesempatan ini, dia berkeliling seluruh wilayah demi mencari beberapa petunjuk lain tentan Great Sage.


Sedangkan Kepala Cabang Ax dan Jendral Wei, saat ini sudah hampir pulih sepenuhnya, namun BR milik mereka saat ini dalam kondisi sangat rusak, terutama BR milik Kepala Cabang Ax, Core utama dari SRO 70% hancur, dan untuk perbaikan, SRO tidak bisa dilakukan sama sekali.


Sedangkan BR milik Jendral Wei, Eastern Emperor mengalami masalah pada sistem penyerapan Aether.


Karena hal itu Eastern Emperor tidak bisa menyerap Aether untuk berubah bentuk menjadi BR.


“Haa…” hela Kepala Cabang Ax melihat pesawat induk.


“Syukur saja monster itu hilang, jika dia tidak pergi, kemungkinan kami semua akan binasa di planet ini” gumam Kepala Cabang Ax dengan sedikit bersyukur.


Walaupun dia heran dengan monster hitam yang tiba-tiba menghilang, tapi Kepala Cabang Ax sangat bersyukur bahwa monster hitam pergi, jika monster hitam tetap bertarung, maka dia yakin tidak ada satupun orang yang bisa menghentikan Monster hitam.

__ADS_1


“Apakah semenyeramkan itu monster di atas Rank SS ? Plasma Canon sama sekali tidak berdampak apapun pada monster hitam itu” geleng Kepala Cabang Ax.


Kepala Cabang Ax merasa sakit kepala membayangkan Pesawat induk yang menderita kerusakan di bagian Reactor Aether, penyebab kerusakan tidak lain adalah penggunaan Plasma Canon secara paksa berturut 2 kali.


“Tapi sudahlah, dengan kejadian ini setidaknya kami tahu bahwa Planet ini tidak sederhana” pikir Kepala Cabang Ax dengan serius.


Di tempat lain, tepatnya di salah satu bukit dekat pesawat induk, Jendral Wei duduk bersila sambil bermeditasi.


Perlahan Jendral Wei membuka matanya secara perlahan, sambil menghela nafasnya.


“Fuuu…”


“Sepertinya tidak buruk juga bertarung monster hitam itu” gumam Jendral Wei dengan sedikit senyum.


Jendral Wei tidak menyesali kekalahan dirinya pada Monster hitam, namun malah sedikit bersyukur dari pertarungan itu.


“Rank SSS, sepertinya tidak akan lama lagi aku kan mencapai tahap itu”


Jenderal Wei penuh senyum membayangkan bahwa dirinya sudah menyentuh ambang Rank SSS.

__ADS_1


“Ketika Rank SSS sudah aku capai, maka aku tidak perlu lagi berada di tempat ini” gumam Jendral Wei dengan mata tajam.


“Bumi, tunggu aku” gumam Jendral Wei penuh dengan semangat.


“Tanah leluhur, tanah primordial, aku pasti akan sampai kesana apapun yang terjadi”


Jendral Wei yang semula tenang menjadi sangat bersemangat, seolah ada sesuatu yang sangat penting bagi dirinya di BUMI.


Bangkit dari posisinya, Jendral Wei mulai turun dari bukit dengan berjalan perlahan, namun setiap kali dia berjalan, akan ada fenomena alam yang terjadi.


Jendral Wei merasakan hal itu, dia tersenyum, karena kemunculan fenomena tersebut merupakan tanda untuk menerobos ke Rank SSS.



Jauh dari Pesawat induk, Alexander terbang dengan menggunakan Zirah hitam, Selama 3 bulan terakhir ini, Alexander selalu berkeliling mencari petunjuk Great Sage, namun sayangnya dia tidak menemukan apapun lagi.


“Hmm, apa tidak ada lagi petunjuk tentang 4 Guardian di Planet ini ?” gumam Alexander.


Alexander berdiri melayang sambil menatap lautan biru yang luas.

__ADS_1


“Coba saja dulu, mungkin ada petunjuk di dalam lautan ini” pikir ALexander.


Alexander segera terjun ke dalam laut, karena ALexander sedikit penasaran dengan apa yang ada di dalam laut.


__ADS_2