
Red Vermillion yang dalam wujud humanoid mulai berjalan pelan melangkah, tapi setiap kali melangkah jarak yang tercipta antara langkah satu dan langkah lainnya sangatlah jauh.
Seolah setiap kali Red Vermillion melangkah sedang melakukan teleportasi.
Red Vermillion mulai mengangkat tangan tangannya sembari berjalan, dan saat tangan kanan diangkat, dari cakar-cakar Red Vermillion bola api merah kecil mulai terbentuk.
Walaupun bola-bola api itu sangat kecil, tapi saat Zach Merva melihatnya, dia sangat gemetar, karena dia merasa bahwa satu bola api kecil bisa menghancurkan pesawat induk menjadi bubuk jika meledak.
Saat Red Vermillion ingin mulai melemparkan bola api yang ada di tangannya, sosok besar hitam dengan enam lengan muncul tepat di depan Red Vermillion dan mulai memegang kepala Red Vermillion.
Whuss!
Hanya dalam waktu sekejap saja, Red Vermillion menghilang dari pandangan semua orang.
Zach Merva ternganga melihat kejadian yang barusan terjadi, dia tidak menyangka hal tidak terduga akan terjadi.
“Apa itu ???” teriak Zach Merva.
__ADS_1
Bukan hanya Zach Merva saja yang heran dan terkejut, seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu menjadi panik dan bingung.
“Cepat, putar ulang rekaman” perintah Zach Merva.
Zach Merva yang penasaran dengan kejadian yang terjadi mulai minta para petugas yang berada di pesawat induk membagikan rekaman Video saat Red Vermillion menghilang.
Selama pertempuran terjadi, setiap pesawat induk selalu merekam setiap adegan pertempuran, hal ini dilakukan sebagai bahan untuk evaluasi dan dokumentasi.
Akhirnya, Video Rekaman detik-detik Red Vermillion menghilang dibagikan ke semua tentara bayaran.
Zach Merva mulai memutar rekaman Video dengan kecepatan paling lambat demi mengetahui apa yang sebenarnya membuat Red Vermillion.
“INi!!!!! mahkluk apa ini!!!!” seru Zach Merva kaget dan takut.
Zach Merva benar-benar terkejut, dia tidak sangka akan melihat makhluk yang begitu menyeramkan.
Sosok hitam besar, enam lengan, 3 kepala dengan ekspresi berbeda, dan disetiap lengan ada pedang, serta yang paling mengejutkan adalah sosok itu mampu memegang Red Vermillion seperti memegang anak kucing.
__ADS_1
Kejadian ini membuat tingkah pemahaman Zach Merva tumbang, dia pikir bahwa Red Vermillion sudah tidak masuk akal, ternyata ada makhluk lain yang jauh tidak masuk akal.
“Semua cepat kembali ke Pesawat induk, misi ini kita tunda sementara!” perintah Zach Merva kepada seluruh Tentara bayaran.
Para tentara bayaran yang masih shock segera kembali ke pesawat induk mereka masing-masing.
Walaupun mereka hari selamat dari ancaman Red Vermillion, mereka sama sekali tidak bisa tenang, karena mereka sadar bahwa ada makhluk lain yang jauh lebih mengerikan dari Red Vermillion.
“Aku harus mencari tahu makhluk apa itu sebenarnya, ku harap itu bukan musuh, jika itu musuh umat manusia, maka kami sama sekali belum mampu mengalahkannya” pikir Zach Merva dengan wajah yang sangat serius.
Saat Para tentara bayaran mulai masuk ke dalam pesawat induk, Alexander yang sudah mendapatkan Guardian Red Vermillion menyusup ke dalam salah satu pesawat induk.
Dengan wajah tenang Alexander sukses masuk ke dalam pesawat induk.
Di dalam benak ALexander saat ini, dia ingin segera mencari tahu kekuatan apa yang dimiliki oleh Red Vermillion.
“Jika tebakanku benar, maka Red Vermillion seharusnya memiliki kekuatan berbasis elemen api dan dia memiliki factor self-healing yang luar biasa kuat” gumam Alexander.
__ADS_1
Saat sebelumnya, Saat Alexander muncul di hadapan Red Vermillion, Red Vermillion sama sekali tidak melawan, dan secara pasrah dia melemah di hadapan Alexander.
Tentu saja hal ini terjadi karena faktor Lidrium yang merupakan kunci utama dari 4 guardian.