Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha

Dewa Pedang Di Dunia Evolver Dan Mecha
Vol.1 Bab.30 Kartu Truf terakhir!


__ADS_3

Kepala Cabang Ax menatap pertempuran yang terjadi dengan penuh harapan, jika pertempuran ini kalah, maka sudah dipastikan dia harus memakai Plasma Cannon sekali lagi, tapi jelas bahwa itu akan sangat membuat Pesawat induk akan menjadi sangat rentan dalam waktu cukup lama.


Bahkan Kepala Cabang Ax masih belum yakin bahwa Plasma Cannon akan bisa membuat Monster hitam kalah.


“Jendral Wei, ayo kamu pasti bisa” gumam Kepala Cabang Ax penuh harap.


Clang!


Clang!


Clang!


Ribuah Halberd yang melesat menghantam Perisai milik Monster hitam, setiap kali halberd menghantam akan ada gelombang kejut yang timbul.


Jendral Wei yang melihat bahwa serangan miliknya belum berhasil menembus perisai monster hitam, melakukan gerakan lain.


“Final Strike! Emperor Slash!”


Whuss!


Jendral Wei mengangkat tinggi halberd miliknya, dan mengayunkan ke depan dengan sangat cepat.


Tebasan milik Jendral Wei melesat bergabung dengan Ribuan Halberd yang berusaha menembus Perisai Monster Hitam.


Monster hitam juga tidak ketinggalan, dia menggerakkan tangannya untuk membuat segel dan sekaligus mundur kebelakang.


Saat monster hitam mundur, dari tanah muncul tembok-tembok yang berjejer, seolah menjadi perisai tambahan bagi monster hitam.


Slash!


Crack!


Saat tebasan Jendral Wei menghantam Perisai monster hitam, retakan besar muncul dan terus menjalar hingga akhirnya tebasan Jendral Wei membelah Perisai Monster hitam.


Tidak hanya disitu saja, Sisa Halberd terus menerjang ke depan bersama dengan tebasan Emperor Slash.


Boom!


Boom!


Boom!


Sayangnya serangan Jendral masih harus menabrak Tembok tanah yang berlapis lapis, sehingga masih gagal mengenai monster hitam.


Jendral Wei kali terlihat kelelahan, dengan wajah yang masih bersemangat, Jendral hanya bisa menatap Monster Hitam dengan mata penuh perjuangan.


“Cek Status!” gumam Jendral membuat perintah.


[Ding!]


[Energi 25%]


[Durability 60%]

__ADS_1


Melihat Status Eastern Emperor, Jendral Wei mengerutkan kening, walaupun Daya tahan masih berada dibatas aman, tapi energi milik Easter Emperor jauh dari kata aman.


“Sial! jika begini terus aku pasti akan kalah” ucap Jendral Wei dengan ekspresi serius.


Jendral Wei kali benar-benar kewalahan, dia tidak pernah berhadapan musuh dengan tingkat pertahanan setangguh monster hitam di depannya sampai saat ini.


“Namun, karena sudah sampai tahap ini, sepertinya aku harus memang memakai teknik itu” gumam jendral Wei membuat keputusan.


Jendral Wei akhirnya memutuskan untuk memakai teknik pamungkas miliknya, padahal selama ini teknik ini belum pernah dikeluarkan, karena teknik ini merupakan gerakan terakhirnya.


“Kau harus terhormat, kau akan menjadi Makhluk pertama yang merasakan teknik paling baru milikku” ucap Jendral Wei sambil menatap Monster hitam.


Jendral Wei melepaskan Halberd miliknya dan membuat Halberd miliknya melayang tepat di hadapannya.


Kemudian Jendral Wei menyatukan kedua tangannya.


“Final Form! Divine Phoenix!”


Kiaak!!!


Suara kicau burung bergema tiba-tiba, tubuh utama Eastern emperor mulai sekali lagi mengalami perubahan, tidak seperti sebelumnya, saat berubah menjadi Dragon Emperor Form, dalam Wujud Divine Phoenix tidak ada bola putih sama sekali, yang ada tubuh Eastern emperor menjadi menyerupai burung Phoenix, warna putih yang selalu mewarnai Eastern emperor mulai berubah menjadi merah.


Tangan Eastern emperor mulai menyatu dengan sayap yang ada di punggung, kepala Eastern Emperor mulai berubah menyerupai kepala Phoenix, kaki Eastern emperor berubah menjadi cakar Phoenix serta diikuti munculnya bulu ekor yang panjang.


Kiaak!


Perubahan Easter Emperor sangat menakjubkan, Transformasi yang dapat dilihat langsung membuat siapapun menjadi terpukau.


Hingga pada akhirnya proses perubahan selesai, dan Eastern Emperor Divine Phoenix Form mengembangkan sayapnya, api menyebar di sekitar Eastern Emperor.


Kiaaa!


Eastern emperor memekik dengan sangat kuat, membuat gelembang suara memencar ke segala arah.


Kepala Cabang Ax ternganga lebar menyaksikan perubahan Jendral Wei ke dalam Wujud Divine Phoenix.


“Aaa… Aaastaaagaa..”


Kepala Cabang Ax tidak menyangka bahwa Jendral Wei masih memiliki perubahan terakhir dan itu tidak dalam bentuk humanoid.


“Wujud ini adalah wujud Ras Phoenix!”


Tiba-tiba Kepala Cabang Ax memikiran sesuatu, karena dia tahu sedikit tentang kemampuan Jendral Wei.


“Jangan bilang bahwa Jendral Wei mengkonsumsi Ras Phoenix ?” gumam Kepala Cabang Ax tidak percaya.


“Jika ini benar, apa Jendral Wei tidak takut akan pengejaran Ras Phoenix ?” Kepala Cabang Ax tidak bisa tenang membayangkan jika hal ini sampai bocor keluar.


Jendral Wei yang sudah dalam Wujud Divine Phoenix menatap Tajam Monster hitam dengan tatapan membunuh.


“Lima menit, aku hanya bisa bertahan dalam wujud ini selama lima menit” gumam Jendral Wei.


“Jika aku tidak bisa mengalahkannya dalam Lima menit, kalian harus segera melakukan upaya terakhir” ucap Jendral Wei kepada Kepala Cabang Ax melalui transmisi suara.

__ADS_1


“Baik, aku akan berusaha” angguk Kepala Cabang Ax yang sedikit terkejut.


“Bagus, aku akan mulai menyerang” balas Jendral Wei.


Kepala Cabang Ax yang sudah mendapatkan pengingat dari Jendral Wei mulai menghubungi orang-orang yang berada di Pesawat induk.


“Dalam 5 jika Jendral Wei tidak bisa menjatuhkan monster hitam, lepaskan Plasma Cannon” ucap Kepala Cabang Ax memberitahu.


Para petugas yang berada di pesawat induk dengan berat hati hanya bisa mengikuti perintah.


Pesawat induk mulai masuk ke mode persiapan untuk menembakan Plasma Cannon.


“Jendral Wei, selamat berjuang!” ucap Kepala Cabang Ax menyemangati.


Kiak!!


Sekali lagi pekikan Phoenix terdengar, dan Jendral Wei melesat seperti meteor yang mengincar Monster hitam.


Boom!


Boom!


Boom!


Dengan kecepatan yang sangat cepat, Jendral Wei menghantam Monster hitam, sayangnya masih ada perisai tipis yang melindungi monster hitam, sehingga hanya membuat Monster hitam terbang memental.


Tapi kesempatan itu tidak disia siakan Jendral Wei, dia terus menyerang Monster hitam agar tidak bisa menyerang balik.


Monster hitam bolak balik terpental akibat serangan Jendral Wei, Monster hitam seperti bola pingpong yang memantul bolak balik.


Tidak hanya sampai situ saja, setiap kali Jendral Wei menghantam Monster hitam, akan ada api yang tertinggal, dan api itu berusaha membakar Barrier milik Monster hitam.


Perlahan-lahan perisai mulai menipis, dan Jendral Wei yang berpacu dengan waktu tidak melepaskan sedikitpun kesempatan.


“FLame Pillar!”


Dari arah atas Jendral Wei menungkik menerjang Monster hitam hingga menyentuh tanah.


Boom!


Saat ledakan terjadi, sebuah pilar api tinggi muncul akibat serangan Jendral Wei.


“1 Menit lagi!” ucap Jendral Wei dengan serius.


“Phoenix Cry!!!”


Kiak!!!!


Eastern Emperor yang dalam Wujud Divine Phoenix memekik dengan sangat kuat, dan pekikan itu terjadi, seluruh area yang berada di sekitar Eastern emperor mulai terbakar dan menjadi lautan api, tidak hanya sampai disitu, bahkan tanah ikut menjadi magma.


Eastern emperor meloncat tinggi kembali ke langit dalam wujud awalnya yang ramping, namun tidak ada kilau cahaya sama sekali, eastern emperor terlihat sangat rapuh.


“Aku harap kau mati di dalam lautan api dan magma” ucap Jendral Wei sambil terengah-engah.

__ADS_1


Kali ini jendral Wei cukup percaya diri, karena Divine Phoenix Form miliknya tidak sama dengan wujud lain, Sumber kekuatan Divine Phoenix Form berasal dari Ras Phoenix tingkat tinggi, sehingga ini menjadikan kekuatan wujud Divine Phoenix sangat kuat.


Berbeda dengan wujud naga, walaupun mirip naga, tapi sumber Gen tidak berasal dari Naga sungguhan hanya monster mirip naga.


__ADS_2