Di Jodohkan Dengan Tuan Muda Pura Pura Lumpuh

Di Jodohkan Dengan Tuan Muda Pura Pura Lumpuh
Bab 41


__ADS_3

ara baru terbangun saat mendengar bunyi kicauan burung , ia sudah membuka matanya dan meraba raba samping tempat tidur nya dan ternyata kosong


" kemana mas dewa" gumam nya yang langsung melihat ke arah samping nya


" astaga ini sudah siang, aku belum sholat subuh" ucap ara yang langsung beranjak dari tempat tidur


"ssttt, kenapa sakit sekali" ucap nya sambil menahan rasa sakit di bagian intim nya


" ini pasti karen ulah mas dewa semalam" gumam nya lagi sambil menahan rasa sakit ara bernama menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri setelah selesai ara langsung mengejar shotal subuh yang sudah habis waktu nya


setelah sholat tiba tiba perut ara berbunyi pertanda ia lapar


" laper banget, sebaik nya aku keluar untuk sarapan" gumam nya lagi yang langsung membereskan alat sholat dan keluar dari kamar untuk sarapan


sesampai nya di meja makan ia tak melihat ada dewa atau pun anak buah dewa karen ia terlambat untuk sarapan bersama


" cari siapa kakak ipar"tanya diego yang baru datang ke meja makan, diego juga hari ini kesiangan jadi terlambat juga sarapan bersama


" diego, apa kau melihat mas dewa? " tanya ara kepada diego


" tidak , aku baru bangun tidur " jawab diego yang langsung mengambil sarapan di dapur


Ara hanya menghembuskan nafas nya kasar , setalah iu ia mengikuti diego untuk mengambil sarapan nya


" kakak ipar juga belum sarapan ?" tanya diego yang melihat ara yang juga mengambil sarapan


" ya" jawab ara singkat


" memang nya kakak dewa tak membangunkan kakak ipar untuk sarapan ?" tanya diego yang merasa heran , karena biasanya dewa dan ara selalu sarapan bersama


" tidak" jawab ara yang sedang malas untuk berbicara panjang lebar


 kini ara dan diegio tengah duduk di meja makan sambil memakan sarapan mereka masing masing tanpa ada yang berbicara


" syang , kau sudah bangun?" tanya dewa yang beru datang ke meja makan

__ADS_1


" hem" jawab ara berdehem sambil mengunyah sarapan nya dan sekilas melihat ke arah dewa


" maaf ya , tadi sebenar nya aku mau ngembilkan sarapan untuk mu, tapi aku mampir duku ke ruangan papa , terus lupa, maaf ya sayang" ucap dewa


" astaga kakak, kakak melupakan sarapan untuk kakak ipar , oh sungguh terlalu " ucap diego sambil mengeleng gelangkan kepalanya


" hey aku tak bicara pada mu" ucap dewa kesal kepada diego


" aku kan hanya kasihan kepada kakak ipar yang sangat kelaparan karena menunggu kakak" celetuk diego


" sudah sudah , jangan berdebat di hadapan ku, aku mau sarapan dengan tenang" ujar ara yang kesal karena perdebatan mereka menggu selera nya


 dewa dan diego langsung diam , tak ada yang berani mengeluarkan suara lagi, setelah sarapan ara langsung kembali lagi ke dalam kamar , tentu nya di ikuti oleh dewa di belakang nya


" sayang" panggil dewa yang duduk di atas ranjang di samping ara


" hem" jawab ara


" kamu marah sama aku sayang?" tanya dewa


" gak " jwab ara singkat


" mas aku gak marah sama kamu, hanya saja kepala ku tu rada pusing kerna kurang tidur ' jawab ara sambil melihat wajah tampan dewa


 dewa tersenyum sambil memeluk ara dengan erat


" maaf ya aku ya sayang , semalem aku benar benar lepas kendali" ucap dewa


" ya gak papa mas , aku ngerti kamu kok" jawab ara sambil terenyum menandakan kalau ia tak masalah dengan apa yang dewa lakukan tadi malam


Di tempat lain sean telah berhasil mempengaruhi sahabat nya dan ketua organisasi untuk menjelek jelek kan kelompok mafia Black horses


" ini tidak bisa di biarkan , balck hoeses harus segera di musnahkan " ucap Albart ketua organisasi mafia


" benat tuan , kalau Black horses di biarkan tetep berdiri , makan akan semakin banyak kelompok mafia yang akan di hancurkan nya" ucap sean yang terus menjelek jelekkan Black horses

__ADS_1


 ya sean telah memutar balikkan fakta kalau black horses itu penjual senjata ilegal , menjual organ tubuh ilegal, , narkoba dan lainnya, lebih parah nya lagi sean juga menfitna kalau black horses sedang menyusun renana untuk menghancurkan organisasi mafia , Albart langsung percaya sebeb beberapa bulan yang lalu ia sempat di celakai oleh seseorang tak di kenal sampai ia luntang lantung di jalan sendirian , ia langsung mengira kalau yang mencelakai nya itu adalah ketua Black horses sebeb Black horses tak pernah mau di ajak bergabung di anggota organisasi mafia itu , hal itu di manafaatkan oleh sean untuk menjelek jelekkan Black horses


"sebelum dia menyerang kita ,kita serang terlebih " ucap Albat dengan tatapan penuh kebencian


'"ku setuju usul anda tuan " jawab sean dengan seringai licik nya


" aku perintahkan kau untuk memberitahukan semua anggota organisasi mafia untuk kumpul rapat membahas masalah penyerangan Black hoeses" ucap Albart


" baik tuan , kalau beitu saya undur diri terlebih dahulu tuan " ucap sean menunduk hormat kepada Albart ke tua pemimpin organisasi mafia nya, ya sean juga termasuk anggota organisasi tersebut


Hem' jawab Albart


 sean pun segera pergi dari hadapan Albart , ia langsung segera menghubungi semua anggota organisasi mafia untuk mengadaka rapat


" kali ini kau yang akan di ratakan oleh tanah Black horsea' ucap sean sambil tersenyum puas karena sebentar lagi ia akan melihat kehancuran Black horses, kelompok mafia yang telah menghancurkan markas dan seluruh anak buah nya tanpa sisa


Setelah beberapa jam sean menghubungi seluruh anggota organisasi mafia untuk mengadakan rapat kini mereka semua sudah berkumpul di sebuah ruangan khusus tempat rapat yang biasa nya di lakukan setiap anggota organisasi


" selamat malam semua nya" ucap Albart saat membuka rapat nya


" malam tuan" jawab semua anggota serentak


" kalian pasti bertanya tanya kan kenapa aku mengadakan rapat dadakan " ujar Albar


' bukan nya itu sean ketua Black dragon, jangan jangan ini semua olah nya, apa rapat ini membahas tentang Black horses ya, kalau benar gawat , pasti sean telah berkata yang tidak tidak tentang Black horses ' batin deva yang melihat sean tengah duduk tak jauh dari Albart


Deva juga anggota dari organisasi mafia , di antara tiga sekawan itu hanya deva lah yang ikut di orgaisasi itu , kalau dewa dan Bastian tidak mau terikat


" aku mengumpulkan kalian semua di sini untuk membahas tentang Black hoese" ucap Albart


Deg


 jantung deva langsung berdetak kencang saat ketua organisasi nya mengatakan kalau rapat kali ini membahas tentang Black horses


' benar kan tebakan ku, sebenar nya apa yang sean katakan kepada ketua sampai sampai ketua percaya dengan ucapan sean , kalau rapat ini membahas untuk melenyapkan Black hoses, aku akan memberitahu kan hal ini kepada dewa, agar dia harus bersiap siap ' gumam deva dalam hati khawatir

__ADS_1


BERSAMBUNG......


 Terimkasih telah membaca , jangan lupa like, komen dan vote nya ya🥰🥰🥰🥰🥰


__ADS_2