
Deva dan bastian langsung tertawa terbahak bahak saat mendengar ucaan dewa yang ingin menyuruh istri nya cepat pulang
" berhenti lah tertawa atau aku akan pulang saja" ancam dewa dengan kesal
" ok, ok jangan pulang dulu dong ,kita kan belum medengar cerita mu" ujar deva yang langsung menghentikan tawa nya dan juga di ikuti oleh bastian
" jadi bagai mana kau bisa menang melawan para angota organisasi mafia?" tanya bastian penasaran
" kalian tau kan kalau tak sembarang orang bisa masuk ke markas ku?" tanya balik dewa
deva dan bastian hanya menggukkan kepala pertanda mengiyakan ucapan dewa, karena mereka tau kalau di sekeliling markas dewa banyak sekali jebakan yang bisa menyerang siapa saja yang akan mendekat ke arah markas dewa
" aku hanya memperkuat jebakan di sekitar markas ku dan menambah jebaka itu lebih banyak lagi " ujar dewa
" jadi para anggota organisasi kalah sebelum berhasil masuk ke dalam markas mu?" tanya deva penasaran
" ya , tapi mereka juge berhasil menghancurkan beberapa bangunan di markas ku, karena serangan udara mereka " awab dewa
" aku salut pada mu dewa , kau bisa menang tanpa harus mengeluarkan tenaga ekstra , padaha kemarin yang menyerang mu itu puluhan ribu , karna berasal dari dua belas kelompok mafia " ujar deva yang mengagumi kemampuan dewa
" ya maka dari itu aku selalu menanyakan tentang mu kepada deva , aku sudah bersiap akan membantu mu jika waktu itu kau kalah" ujar bastian
" aku juga sebenar nya tidak percaya kalau aku akan menang tanpa harus menguras tenanga ku"
" tapi kau masih harus berhati hati dewa, aku yakin tuan Albart tidak akan menyarah begitu saja " ujar deva
" ya aku tau , maka dari itu aku seminggu ini tak keluar dari markas, ini saja aku keluar karna desakan dari kalian " jawab dewa
" ya kita kan penasaran sama cerita mu" ucap deva
" eh tapi boleh juga tuh pertahanan markas kau , boleh lah kau ajarkan sedikit untuk kita agar bisa melindungi markas kita kita" ujar bastian
" ya tu, aku juga mau memasang perlindungan itu di markas ku juga" ucap deva menimpali ucapan bastian
" ya nanti akan aku ajar kan " jawab dewa menyetujui permintaan kedua sahabat nya itu
" kak dewa" panggil seorang wanita yang berjalan ke arah mereka bertiga , mereka bertiga pun menoleh ke arah sumber suara
" devi' ucap bastian dan deva bersamaan , sedangkan dewa hanya diam tanpa menjawab panggilan perempuan itu
__ADS_1
Devi tersenyum manis ke arah dewa, lalu duduk sebelah dewa, dewa sedikit mengeser ke arah deva, ia tak mau terlalu dekat dengan devi, namun devi ikut bergeser mendekat ke arah dewa
dewa mengehela nafas nya kasar lalu pundah tempat duduk , kini dewa duduk di tengah tengah bastian dan deva
" iii kak dewa kok pindah ke sana sih " ucap devi cemberut
" ngapain kamu di sini? " tanya deva kepada adik nya
" aku kesini karena ngikutin GPS ponsel kakak, aku yakin kalau kakak bertemu dengan kak dewa," ucap Devi yang hendak pindah ke sebelah deva
" devi , kamu cukup duduk di sana , dewa tidak mau dekat dengan kamu" ucap deva menahan adik nya
" tapi aku mau duduk dekat kak dewa" rengek devi
" sudah sini duduk dekat kak babas aja " ucap bastian sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya genit ke arah devi
" gak mau ,aku mau nya sama kak dewa" jawab devi ketus
" dia sudah punya istri, mendingan sama kak bas aja " ucap bastian
" apa! kak dewa sudah punya istri? " tanya Devi terkejut, Devi langsung melihat ke arah dewa
" tidak aku tidak percaya, ini pasti akal akalan kak dewa aja yang mau menjauhi Devi" ujar Devi tak percaya
" Devi, dewa memang sudah menikah, kamu jangan berharap lagi sama dewa" ucap deva memberi pengertian kepada adik nya
" tidak, aku tidak percaya kalau tidak ada bukti nya"ucap Devi yang masih tak percaya dengan ucapan mereka semua
dewa langsung menunjukkan cincin pernikahannya dengan ara keada Devi
" ini bukti nya, ini cincin pernikahan ku dengan istri ku" ujar dewa
Devi terdiam sambil mengamati cincin yang melingkar di jari manis dewa ,Devi langung sedih saat melihat cincin pernikahan melingkar di jari manis dewa
" sudah lah dev , jangan sedih seperti itu kakak yakin masih banyak cowok di luaran sana yang masih single yang mau sama kamu" ucap deva yang langsung merangkul bahu Devi
" seperti kak bas single " ucap bagian sambil menunjuk dirinya sendiri
" ck gak bakal ada restu kalau sama kamu" ucap deva tak setuju kalau adik nya dekat dengan bastian play boy cap kecoa
__ADS_1
" kalau Devi nya mau sama aku ya gak butuh restu dari kamu lah" ujar bastian
" dev , kamu pokok nya gak boleh jadian sama play boy cap kecoa ini" deva memperingati Devi
" kau-"
" bisa diem gak sih, aku mau nya yang seperti kak dewa bukan seperti kalian berdua yang suka celap celup sana sini" ucap devi yang memotong ucapan bastian
bastian dan deva langsung terdiam saat mendengar ucapan Devi barusan, sedangkan dewa langsung tersenyum geli sambil memainkan ponsel nya
" kak dewa ,bisa Devi bertemu dengan istri kakak? " tanya Devi
" mau apa kau bertemu dengan istri ku? " bukan nya menjawab dewa malah melamar pertanyaan ke Devi
" aku cuma pengen tau aja wanita mana yang beruntung bisa mendapatkan kakak" jawab devi
" bukan dia yang beruntung dapetin aku, tapi aku lah yang beruntung mendapatkan nya" ujar dewa sambil tersenyum saat mengingat senyum sang istri
' seperti nya kak dewa memang sangat mencintai istri nya, aku harus menghapus rasa cinta ini untuk kak dewa, aku gak mau jadi pelakor di antara kak dan istri nya, masa devi secantik dan bohay ini harus jadi pelakor, kaya gak laku aja' batin devi
" kak beleh kan nanti aku kenalan sama istri kak? " tanya devi lagi
" ya sekalian kenalin ke kita kita, kita juga penasaran sama istri kamu dewa" ucap bastian menimpali ucapan devi
" iya ini katanya kita sahabat , masa istri nya aja gak di kenalin sama kita kita" deva yang juga ikut ikutan menimpali ucapan devi
" baiklah nanti kalau dia sudah pulang akan aku kenalin sama kalian semua" ucap dewa yang menyetujui permintaan mereka yang ingin berkenalan dengan ara istri nya
"memang nya istri kakak kemana? " tanya devi penasaran
"dia lagi aku ungsiin ke suatu tempat yang aman" jawab dewa santai
" maksud nya apa sih kok devi gak ngerti ya? " tanya devi yang tak mengerti
" nanti juga kamu tau sendiri" jawab deva
BERSAMBUNG....
Terimakasih sudah membaca jangan lupa tinggalin jejak ya dengan cara klin like, komen dan vote nya ya🥰🥰🥰🥰
__ADS_1