Di Jodohkan Dengan Tuan Muda Pura Pura Lumpuh

Di Jodohkan Dengan Tuan Muda Pura Pura Lumpuh
Bab 56


__ADS_3

" ya Allah Ya Robb, Ampunilah Dosa - dosa hamba yang penuh dengan dosa ini, Ampunilah juga dosa kedua orang tua hamba dan dosa suami hamba serta dosa dosa keluarga hamba.


Ya Allah Ya Robb, temukan dan selamatkan lah suami hamba dan lindungilah dia di mana pun dia berada , persatukan lah kami kembali.


ya Allah ya mujiib, ijabahkan lah do'a do'a hamba , tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Mu, karena hanya kepada Mu lah tempat hamba bergantung dan tempat hamba meminta pertolongan Aamin " doa ara setelah menyelesaikan kewajiban nya


Ara menangis tersedu sedu saat menginat saat saat ia bersama sumi nya, ara menangis samapai ia tertidur di atas sajadah


Di pagi hari nya mela masuk kedalam kamar ara dan mendapati ara tengah tidur di atas sajadah masih dengan mengunakan mukenah


" ara sayang, bangun nak ini sudah pagi" ucap mela dengan lembut sambil mengoyang goyangkan lengan ara


Ara yang mendengar suara tente mela pun langsung membuka matanya , ia berharap semalam adalah mimpi


" tente" ucap ara dengan suara khas bangun tidur nya, ara langsung berajak dari tidur nya lalu duduk untuk mengumpulkan nyawa nya terlebih dahulu


" aku ketiduran di sini" ucap ara yang baru sadar kalau ia ketiduran


" seperti nya begitu, apa kamu sudah sholat subuh?" tanya Mela


" sekarang jam berapa ten?" bukan nya menjawab ara malah balik bertanya sambil melihat jam yang ada di dinding kamar


" jam setengah enam " jawab mela


" astaga, aku kesiangan aku belum sholat subuh" ujar ara yang langsung membuka mukenah nya lalu berlari ke kamar mandi


" pelan pelan ara jangan terburu buru seperti itu, nanti kamu jauh" teriak mela memperingatkan ara


   tak ada jawaban dari ara , mela hanya mengeleng gelengkan kepalanya saja, tak lama ara pun sudah kelar dari kamar mandi dengan wajah yang basah karena air wudhu


 ara langsung melaksanakan sholat nya sedangkan mela duduk di sofa yang ada di kamar ara , ia sengaja mengnunggu ara selelsai sholat , tak lama ara pun sudah menyelesaikan sholat nya


" sudah ?" tanya mela yang beranjak dari duduk nya dan berjalan menghampiri ara


" sudah ten"


" yuk kita kebawah , papa mertua mu sudah menunggu mu" ajak mela

__ADS_1


Ara hanya mengguk lalu ia membereskan peralatan sholat nya, setelah itu ia keluar dari kamar nya bersama tente mela


" pagi kakak ipar" sapa diego


" pagi, selamat pagi pa" jawab ara dengan senyum tipis nya


" pagi, duduk lah ara" perintah bram


 ara pun duduk di meja makan bersama mela , ya saat ini mereka tengah berada di meja makan untuk sarapan bersama


" ara , papa akan ke kota sebelah untuk ikut dalam pencarian dewa" ucap bram yang melihat ke arah ara


' berarti yang semalam bukan lah mimpi' batin ara dengan mata yang mulai berembun


" apa ara boleh ikut pa, aku juga ingin ikut mencari mas dewa" ujar ara dengan tatapan memohon nya


" maaf ara , papa tidak bisa mengajak kamu, apa lagi saat ini kamu sedang mengandung papa takut terjadi apa apa sama kamu dan bayi kamu, sebaik nya kamu di sini saja bersama diego dan mela , mereka di sini akan menjaga kamu dengan baik" tolak bram


" ya ara , apa yang di katakan kak beram ada benar nya , kalau kamu maksa untuk ikut , takut nya nanti kamu kelelahan dan kita juga tidak tau medan tempat pencarian nya , sebaik nya kamu di sini saja sama tante dan diego" ucap mela


" ya kakak ipar , sebaik nya di sini saja , nanti pasti paman akan langsung segera memberi kabar tenteng pencarian kakak dewa, ya kan paman ?" tanya diego kepada bram


" baik lah aku akan tetap di sini dan selalu menunggu perkembangan pencarian mas dewa" ucap ara yang mengalah untuk tetep tinggal, ia tidak boleh egois karena ia juga harus mementingkan keselamatan anak nya


setelah sarapan mereka semua mengantar bram ke lapangan belakang markas tempat parkir helikopter milik dewa


" ara papa pergi dulu ya , jaga diri dan jaga cucu papa baik baik " pamit bram kepada ara


" segera hubungi ara ya pa ,kalau ada perkembanan tentang mas dewa" ujar ara


" baik ara , mela diego kalian jaga ara dengan baik , jangan sampai terjadi sesuatu kepada nya" ucap bram kepada diego dan mela


" baik paman " jawab diego


" tanpa kau suruh aku pasti akan menjaga ara dengan baik kak" jawab mela


Berampun langsung masuk helikopter dan tak lama helikopter itu pun terbang meninggalkan markas black horses , ara dan yang lain nya pun segera masuk kedalam markas kembali saat helikopter yang di tumpangi bram sudah tak terlihat lagi

__ADS_1


 tak lama kepergian bram tiba alaranm gawat darurat menyala pertanda ada musuh mendekat ke arah markas


" bunyi apa itu ?" tanya ara bingung, karena selamaa tinggal di markas tidak ada bunyi seperti itu


" ini pasti ada penyusup" ucap diego yang langsung berlari ke ruangan pengintai


"ara bagai mana ini , markas ini ada penyusup" ucap mela yang sudah panik ketakutan


" tenang tante, diego dan yang lain nya pasti bisa mengatasi nya" ucap ara yang berusaha tak panik


Dor... Dor....


 Suara tembakan dari luar markas pun mulai terdengar meski suara itu agak jauh


" ara ayo kita lari, kita cari tampat sembunyi" ucap mela sangat panik saat mendengat suara tembakan


Ara yang tadi nya tidak panik pun sekarang ikut panik setelah mendengar suara tembakan


" tante , sebaik nya kita menyusul diego" usul ara


" ide bagus , ayo" ajak mela yang langsung menari tangan ara untuk membawa ara ke ruangan pengintai


 tak lama mereka pun sampi di ruangan pengintai di sana sudah ada diego dan beberapa anak buah dewa sedang fokus ke layar monitor yang ada di hadapan mereka masing masing


" diego , tadi kami mendengar suara tembakan" ucap mela dengan nafas yang tergengah sengah bersama ara


" markas ini tengah di serang " jawab diego dengan tangan nya yang sibuk menekan tombol tombol yang ada di hadapan nya


" apa markas ini di serang! Terus bagai mana dengan kita?" tanya mela yang langsung ketakutan


" kalian tenang saja ,aku dan yang lain nya akan berusaha utuk menyerang mereka dan tak membiarkan mereka masuk ke markas ini" jawab diego


" apa mereka yang waktu itu menyerang markas ini?" tanya ara penasaran


" ya kau benar kakak ipar, seperti nya mereka menyerang ke markas ini lagi untuk membaskan sean" jawab diego


" sean?" tanya ara dan mela bersamaan

__ADS_1


BERSAMBUNG......


Terimakasih sudah membaca jangn lupa tinggalin jejek ya dengan cara klik like komen dan vote nya , di tunggu ya terimakasih🥰🥰🥰🥰


__ADS_2