Di Jodohkan Dengan Tuan Muda Pura Pura Lumpuh

Di Jodohkan Dengan Tuan Muda Pura Pura Lumpuh
Bab 58


__ADS_3

setelah membenarkan posisi tante mela dengan nyaman ara langiung keluar dari ruangan rahasia itu, ia menutup lagi ruangan rahasia itu agar musuh tidak menemukan keberadaan tante mela


" sayang maafin mama ya, mama akan mengajak kamu untuk membantu om diego, mama harap kamu bisa kuat dan bisa berkerja sama dengan mama" ucap ara sambil mengelus perut nya yang masih rata setelah itu ara langsung memasang rompi anti peluru di tubuh nya, rompi itu bisa melindungi perut nya dari tembakan musuhnya


" ya Allah lindungilah hamba dan anak hamba, kuatkan lah anak hamba agar bisa bertahan dalam keadaan apa pun" hcap ara berdoa untuk meminta perlindungan kepada yang Maha Kuasa


Setelah itu ara langsung keluar mencari keberadaan diego, baru saja ara mencari diego ara langsung terkejut melihat diego terkena tembak di bagian perut dan kaki nya, ara langsung menutup mulut nya dengan rapat agar tak mengeluarkan suara nya dan memanxing para musuh nya


'diego bertahan lah aku mohon ' batin ara sambil menangis , rasanya ia tak sanggup lihat diego tertembak separah itu


' aku harus menyelamatkan diego' gumam ara dalam hati untuk memberi sangat untuk dirinya sendiri


dengan berani ara mulai mengarahkan senjatanya ke arah anak buah organisasi


dor.... dor.... dor...


ara melayangkn tembakan brutal ke arah para anak buah organisasi mafia, semua tembakan ara tepat sasaran tak ada satu peluru pun yang meleset atau terbuang percuma


banyak anak buah dari organisasi yang mati terkena tembakan ara, hal itu menjadi kesempatan untuk ara mendekat ke arah diego, ia ingin mengecek keadaan diego


setelah sudah di hadapan diego ara langsung berusaha untuk memeriksa diego sambil melakukan penyeranga kepada para anak buah organisasi


" diego , diego bangun " ucap ara yang sesekali melihat kearah diego yang terbaring lemah tak berdaya, ara memperhatikan denyut jadi yang ada di leher diego


"alhamdulillah kau masih hidup , aku mohon bertahan lah diego" ucap ara yang terus melayangkn serangan nya tanp berhenti


tanpa sadar kalau peluru yang ada di senjta ara tinggal sedikit dan tak lama lagi akan habis


ckrek.. ckrek


bunyi senjata ara yang tak bisa mengeluarkan peluru lagi


" eh kenapa ni" ucap ara yang panik saat senjatanya tak mengeluarkan peluru nya lagi

__ADS_1


dor...


" ssttt" ara merintik kesakitan saat bahu ara terkena tembakan dari salah satu anak buah organisasi


" wah ternyata ada perempuan juga di markas black horses" ucap seseorang yang berjalan mendekat kearah ara, namun sebelum nya orang itu telah memberi isyarat kepada anak huah nya untuk tak menembak ara lagi


ara diam tak menjawab apa apa, ia masih menahan rasa sakit sambil memperhatikan gerak gerik dari laki laki yang ada di hadapan nya itu


" kau cantik juga ternyata, jika kau mau aku bisa membebaskan mu asal kau mau menjadi penghangat ranjang ku hahaha" ucap lelaki itu tertawa


" ck lebih baik aku mati dari pada menjadi penghangat ranjang mu" ara berdecih kesal karena pria di hadapan nya ini sudah berani melecehkan nya dengan mulut kotor nya itu


" wah sayang sekali jika perempuan secantik kamu mati begitu saja" ucap pria itu yang kini tengah berdiri di hadapan ara sambil mengamati wajah cantik ara


" sebenarnya nya apa tujuan kalian menyerang markas suami ku? " tanya ara dengan lantang nya


" wah ternyata ku istri dari Dewa Askara itu, sungguh beruntung dewa bisa menikahi mu" uca pria itu


" waw kau keren sekali, selain cantik kau juga pemberani " puji pria itu


" kalau kau tak mau menjawab aku akan membunuh mu" ucap ra yang mengeluarkan sebuah pistol yang dulu pernah dewa berikan kepada nya


pistol itu ara arahkan kepada pria yang berada di hadapan nya itu serentak para anak buah organisasi langgung mengangkat senjtanya dan mengarahkan kepada ara, namun pria yang ada di hadapan ara itu mengisyaratkan untuk menurunkan senjata anak buah organisasi


" sabar dong sayang, jangan main tembak tembakan seperti itu, sebaik nya kita kenalan dulu, nama ku frengky aku ketua dari kelompok mafia macam kumbang, aku anggota organisasi kelompok mafia" ucap frengky mengulurkan tangan nya kepada ara untuk mengajak ara berkenalan


" aku tak tertarik untuk berkenalan dengan mu, cepat kau tunjukkan di mana bos mu? " tanya ara menatap tajam kearah frengky


" waw menarik, aku suka dengan perempuan yang garang seperi mu, aku jadi semakin tidak sabar untuk mengajak mu ke atas ranjang" ujar frengky yang menarik kembali tangan nya


dor


ara langsung menembak leher frengky, namun tembakan ara sengaja hanya mengores reher nya saja, sehingga darah langsung mengalir deras di sana

__ADS_1


" ssttt" gumam frengky yang langsung memegang leher nya yang mengeluarkan darah


" sialan kau, ternyata memang kau tidak bisa dengan cara baik baik " bentak Franky yang langsung melayangkan sebuah tamparan untuk ara


namun dengan sigap ara menangkis nya lalu ia langsung menendang perkakas Franky, sehingga membuat Franky tersungkur di lantai sambil memegangi pemalas nya


" uuppss sorry sengaja" ucap fa sambil tersenyum mengejek nya


" Aaaaa sialan kau ya, serang dia bila perlu habisi perempuan gila itu" teriak Franky sambil menahan rasa sakit dan ngilu di bagian area sensitif nya


semua anak buah kelompok mafia langsung menodongkn senjata nya kearah ara mereka sudah bersiap untuk menembak ara


' ya Allah tolong selamatkan aku dan anak ku, hanya kepada mu lah hamba meminta pertolongan ' ara berdoa dalam hati


namun belum sempat para anak buah organisasi itu melayangkan tembakan kepada ara, tiba tiba


dor... dor....


serangan dari sebuah pesawat tempur yang langsung menyerang kepada para anak buah organisasi, semua orang yang da di sana terkejut saat mendapat serangan dadakan dari sebuah pesawat tempur


" seperti nya ada bala bantuan" gumam ara yang melihat dia pesawat yang terus menghujani peluru ke arah anak buah organisasi


hal itu menjadi sebuah kesampatan ara untuk bersembunyi sejenak tak lupa ia menarik diego ketempat yang aman dari peluru yang berterbangan


" diego kau tunggu sini ya dan bertahan lah, kita dapat bantuan, dan aku akan membantu mereka yang sudah membantu kita" ucap ara kepada diego yang tak sadarkan diri


ara langsung bangkit lalu ia ikut melakukn penyerangan untuk para anak buah organisasi dengan mengunakan senjata milik diego


pertempuran semakin sengit dan baku tembak pun tak bisa di halangi lagi, ara mersa senang kala mendapatkan bala bantuan yang entah siapa pun itu ia tak tau


BERSAMBUNG......


Terimakasih sudah membaca jangn lupa tinggalin jejek ya dengan cara klik like komen dan vote nya , di tunggu ya terimakasih🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2