
dua minggu berlalu setelah dewa bertemu dengan para sahat nya, dewa selalu berada di markas nya untuk memantau markas nya kalau ada serangan dadakan
" tuan sudah dua minggu berlalu , saya rasa organisasi mafia mengaku kekalahan nya" ucap satria yang saat ini tengah sarapan bersama dengan dewa
" ya aku rasa juga begitu" jawab dewa
" apa anda sudah mau kembali ke perusahaan seperti biasa tuan? " tanya satria
" memang nya ada masalah di perusahaan? " tanya balik dewa sambil menatap satria
" benar tuan, saham anak perusahaan yang ada di kota B mengalami penurunan yang sangat drastis dan mengakibatkan anak perusahaan kita disana mengalami kebangkitan dan terancam gulung tikar" ujar satria takut sambil menundukkan kepalanya
" bagai mana bisa seperti itu? " tanya dewa terkejut
" maaf tuan seperti nya ada oknum yang menggelapkan dana perusahaan dengan jumlah besar besaran" jawab satria
" kurang ajar berani berani nya mereka bermain main dengan ku" ucap dewa marah sambil menggegam sendok dengan kuat sampai sendok itu melengkung sangking kuat nya dewa memegang sendok itu
di sebuah desa terpencil ara sangat menikmati udara dan pemandangan khas pedesaan itu , setiap hari ara tak pernah bisa melewatkan melihat sawah yang subur berwarna hijau dari jendela kamar nya
" andai saja ada mas dewa disini , duh jadi kangen sama mas dewa " gumam nya sendiri
" kalau kangen ya tinggal telfon aja" ucap seseorang wanita yang ada di belakang ara
ara langsung menoleh ke arah belakang nya, ia melihat ada tente Mela yang tengah berjalan ke arah nya sambil membawa sebuah nampan berisi makanan dan segelas susu
" tente Mela" ucap ara sambil tersenyum
" tente kira kamu belum bangun, ini tante bawain sarapan untuk kamu" ucap Mela sambil meletakkan nampan berisi sarapan untuk ara di atas nakas kamar ara
" terimakasih tente, maaf sudah merepotkan tante, sebenar nya ara sudah bengun dari tadi namun ara asik melihat pemandangan sawah yang subur dan hijau" jawab ara yang merasa tidak enak
" tante tidak meras di repotkan ara, kamu itu sudah tente agap sebagai sebagai anak tante sendiri" ucap Mela sambil tersenyum
" ayo di makan sarapan nya" ucap Mela lagi
" terimakasih tante" ara pun tersenyum lalu duduk di atas kasur dan langsung mengambil sepiring nasi goreng yang di bawakan oleh Mela tadi
__ADS_1
" sam sama, makan lah, kangen juga butuh tenaga lo" ledek Mela sambil tersenyum
" tente bisa aja " jawab ara tersenyum malu malu
ara mulai memakan nasi goreng itu, awal nya terasa enak namun lama lama perut ara tiba tiba langsung bergejolak ingin mengeluarkan makanan yang ia makan barusan , ara langsung menutup mulut nya untuk menahan agar tak memuntahkan makanan yang baru saja ia makan
" ara kamu kenapa nak? " tanya Mela yang melihat ara menutup mulut nya
tanpa menjawab ara langsung meletakkan sisa nasi goreng yang ia makan tadi di atas nakas setelah itu ara langsung berlari masuk ke dalam kamar mandi dan memuntahkan semua makanan yang ia makan tadi
Mela yang melihat ara berlari ke kamar mandi pun langsung bergegas mengikuti ara Mela takut terjadi sesuatu kepada ara
" ara kamu kenapa? " tanya Mela saat sudah ikut masuk kedalam kamar mandi dengan wajah khawatir
melihat ara murah murah di wastafel Mela langsung membantu ara memijit tekuk leher nya, tak berapa lama ara pun selesai dengan murah murah nya
" sudah lebih baik? " tanya Mela saat ara sudah tak muntah muntah lagi
" ya tente, terimakasih " ucap ara lemas
setelah sampai di tempat tidur ara langsung merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur, kepala nya pusing dan tubuh nya terasa sangt lemas sekali
" kamu tunggu sebentar ya, tente buatin teh jahe dulu untuk merendahkan mual nya" ucap Mela
ara hanya tersenyum lalu mengagukkan kepalanya, Mela pun langsung bergegas keluar dari kamar ara untuk lembutkan teh jahe untuk ara, namun sebelum membuat teh jahe Mela terlebih dulu memanggil kan dokter untuk memeriksa keadaan ara
tak butuh waktu lama Mela pun sudah kembali ke kamar ara dengan secengkir teh jehe buatan nya dan seorang dokter yang mengekor di belakang nya
" ara, ini di minum dulu teh jahe nya" ucap mela yang memberikan teh jahe kepada ara
" terimakasih tente, loh kok ada dokter di sini? " tany ara bingung melihat ada seorang dokter yang berdiri di belakang tente Mela
" di minum dulu" pinta Mela sebelum menjawab pertanyaan ara
ara pun mengangguk lalu meminum teh jahe buatan tente Mela sedikit demi sedikit, setelah selesai ara meletakkan cangkir teh itu di nakas samping tempat tidur nya
" ara ini dokter mau memeriksa keadaan kamu, tante khawatir melihat kamu murah mutah seperti tadi" ucap Mela
__ADS_1
" terimakasih sudah menghawatirkan aku tente" ucap ara sambil tersenyum senang
"sama sama sayang, dokter silahkan periksa ara" ucap Mela mempersilahkan dokter untuk memeriksa keadaan ara
" selamat pagi nona, saya priksa dulu keadaan nona ya" dokter itu sambil tersenyum ke arah ara
" selamat pagi juga dokter, ya dokter" jawab ara mempersilahkan dokter untuk memeriksa keadaan nya
" apa yang Anda rasakan nona? " tanya dokter itu sambil memeriksa denyut nadi ara melalui pergelangan tangan ara
" kepala saya sedikit pusing dan terasa mual, tadi saja saya tiba tiba mutah mutah saat makan nasi goreng, padahal biasanya tidak seperti ini" ara menjelaskan apa yang ia rasakan
" kapan anda terakhir datang bulan nona? " tanya dokter itu
ara terdiam dan mengingat ingat kapan dia terakhir datang bulan, seingat nya kalau ia belum datang bulan bulan ini
" apa anda sudah datang bulan bulan ini? " tanya dokter itu lagi saat melihat ara hanya diam
" belum dok" jawab ara bingung
Mela yang mendengar percakan dokter dan ara pun tersenyum ia mulai mengerti kemana ara pembicaraan mereka
" apa ara hamil dok? " tanya Mela sambil tersenyum senang jika ara benar benar hamil
" hamil" ucap ara terkejut saat tente Mela bertanya kalau dirinya hamil
" seperti nya begitu nyonya,namun untuk lebih pasti nya langsung cek saja memakai tes kehamilan atau langsung periksakan ke dokter kandungan" jawab dokter itu
Mela langsung memeluk ara dengan senyum habagia
" tante apa benar aku hamil? " tanya ara yang masih belum percaya kalau ia hamil
" nanti kita periksa pakai alat tes kehamilan terlebih dahulu, setelah kita kembali ke kota baru kita periksa ke dokter kandungan ya sayang" ucap Mela sangat senang sekali
BERSAMBUNG.....
Terimakasih sudah membaca jangan lupa tinggalin jejak ya dengan cara klik like, komen dan vote nya ya Terimakasih🥰🥰🥰🥰
__ADS_1