
"MAS DEWA..." ara langsung menjerit berbangun dari tidur nya
" Astagfirullahalazim Astagfirullahalazim ,sukur lah ini hanya mimpi" gumam ara sambil mengelus dadanya lega
" ya Allah semoga mimpi tadi tidak terjadi, semoga suami ku baik baik saja " doa ara dengan rasa takut saat mengingat mimpi buruk nya barusan
di tempat lain dewa baru bangun dari tidur nya , ia lansung melihat arloji yang melingkar di tangan nya yang menunjukkan pukul sembilan pagi
" ahhh, sial aku kesiangan " ucap dewa yang langsung beranjak dari tidur nya lalu berjalan menju ke kamar mandi untuk membersihkan diri
tak butuh waktu lama dewa kini sudah rapi dengan setelan kantor nya , ia segera mencari keberadaan satria asisten nya
" sat, kenapa kau tidak membangunkan ku" ucap dewa saat membuka pintu ruangan satria
satria yang sedang bergelut dengan laptop nya pun langsung menoleh ke arah sumber suara
"maaf bos , aku tidak tega membangunkan mu yang tidur sangat nyenak sekali" ucap satria menunduk hormat
" ya kan aku akan pergi ke, ahh sudah lah , kau cek saja pekerjaan ku semalam , aku mau pergi mancari oleh oleh untuk istri ku dulu" ucap dewa
" apa perlu saya temani tuan " tawar satria
" tidak usah , aku akan pergi dengan supir saja , kau segera cek pekerjaan ku semalam , karena setelah aku kembali kita akan langsung pulang " tolak dewa ynag langsung pergi meninggalkan satria di ruangan nya
satria langsung kembali melanjutkan pekerjaan nya , sebenar nya ia sedang mengecek ulang pekerjaan bos nya itu , tanpa di perintah pun satria sudah tau apa yang harus ia kerjakan
Di tempat lain dewa kini sedang dalam perjalanan mencari oleh oleh untuk sang istri di pusat oleh oleh khas kota itu di temani oleh supir kantor nya
" pak, apa bapak punya istri?" tanya dewa kepada pak supir
" ya tuan sayapunya istri dan anak " jawab supir itu
' anak ' batin dewa langusung terbayang betapa bahagia nya dirinya dan ara jika mereka memiliki seorang anak
" lucu ' gumam nya sambil tersenyum membayangkan ia bermain dengan buahati nya bersama ara
" maaf tuan , apa nya yang lucu?" tanya pak supir itu yang mendengar gumamman dewa
" ah tidak ada , oh ya berapa anak bapak ?" tanya dewa mengalihkan pembicaraan
" anak saya ada delapan tuan " jawab pak supir itu sabil tersenyum
__ADS_1
" wah banyak juga ya pak" ujar dewa terkejut
" ya namanya juga rezeki tuan , apa tuan sudah menikah?" tanya pak supir itu mencoba untuk bertanya kehidupan bos nya
" saya sudah menikah hampir satu tahun pak" jawab dewa
" apa tuan sudah memiliki anak?" tanya pak supir
" belum pak , doa kan saja semoga kami cepat di beri momongan " ujar dewa
" oh maaf ya tuan saya tidak tau, saya pasti akan mendoakan tuan semoga cepat di beri momongan " ucap pak supir yang merasa tidak enak hati karena suda berani bertanya masalah anak kepada bos nya itu
" tak perlu meminta maaf begitu pak , kami memang sengaja menunda kehamilan , karena ada sesuatu hal yang harus kami lakukan terlebih dahulu , tapi kini kami tidak mau menundanya lagi pak" jawab dewa sambil tersenyum
"semoga saja istri anda segera hamil ya tuan " ujar pak supir
" semoga saja pak "
" kalau sudah ada anak ,selelah lelah nya kita bekerja kalau sudah pulang kerumah ,melihat anak dan istri menyambut kita pulang dengan senyuman , rasa lelah dan letih kerena bekerja seketika hilang begitu saja" ujar pak supir
" benar kah pak?" tanya dewa
" benar tuan , saya sendiri yang merasakan nya" ujar plak supir
' sungguh bahagia nya aku jika bisa merasakan momen itu' batin dewa
Pak supir pun ikut tersenyum saat melihat dewa senyum senyum sendiri , ia tau kalau bos nya itu sedang membayangkan rasanya mempunyai anak
' semoga Allah segera memberikan anda keturunan tuan ' batin pak supir
Dor...
Tiba tiba mobil yang mereka tumpangi di tembak oleh seseorang dari belakang, refleks dewa langsung melihat ke arah belakang
" astaghfirullah" ucap pak supir terkejut
" tuan bagai mana ini" tanya pak supir panik
" bapak jangan panik terus jalankan mobi ini ke jalan yang sepi ,agar tak membahayakan pengendara lain " ucap dewa yang langsung mengeluarkan sebuah pistol kesayangan nya yang selalu ia bawa kemana mana
" baik tuan " jawab pak suoir itu mencoba percaya dengan bos nya itu
__ADS_1
mobil melaju menuju ke jalan yang agak sepi sesuai dengan perintah dewa, dua buah mobil di belakang pun terus mengejar mobil yang di tumpangi dewa
dewa langsung mencari ponsel nya untuk meminta bantuan kepada satria , namun nihil, terus ia mengingat ingat terakhir melihat ponsel nya ,ternyata tertinggal di ruangan nya
" pak pinjam ponsel nya, ponsel saya ketinggalan di ruangan saya" ucap dewa
" maaf tuan , ponsel saya rusak dan sedang di servis" jawab pak supir
' sial' batin dewa dalam hati
" pak kembali ke jalan raya" printah dewa
" baik tuan " jawab pak supir bingung, kerana tadi bos nya itu menyuruh ke jalan yang sepi , tapi sekarang memintanya menuju ke jalan raya, meski bingung namun masih tetap ia jalankan sesuai perintah bos nya itu , tak butuh lama mobil merekan pun sudah sampai di jalan raya
" berhenti di supermarket depan pak " perintah dewa
" tapi tuan-"
" turuti perintah saya pak , nanti bapak turun di supermarket itu, bapak langsung kembali ke kantor dan beritau satria kalau saya butuh batuan , saya akan menuju ke arah ke puncak ' ucap dewa
" baik tuan " jawab pak supir
tak lama mobil itu pun berhenti di sebuah supermarket , pak supir itu pun langsung segera turun dan dewa pun langsung mengambil alih mobil nya ,dewa langsung menjalankan mobil nya menuju ke arah jalan ke puncak , untung saja hari ini pengendara menuju ke puncak sangat sepi cuma ada beberapa mobil saja yang melintas
Dor... Dor...
Prak...
Kaca mobil dewa pecah karena terkena tembakan
" sial mobil ini tak ada pelindung peluru" ucap dewa kesal , namun dewa berusaha untuk tetap menjaga agar ia jangan sampai terkena tembakan
Dor.... Dor...
Ban mobil dewa pecah saat terkena tembakan , mobil dewa langsung oleng , dewa berusaha untuk mengendalikan mobil yang oleng namun tak bisa sehingga mobil yang di tumpangi dewa pun terjun bebas ke arah lautan
' ya Allah , jika ini hari terakhir ku, tolong ampunilah dosa dosa ku dan tolong beritahu kan istri ku kalau aku sangat mencintai nya lindungilah istri ku dan buat dia bahagia ya Allah' batin dewa salam hati sambil memjamkan mata nya saat mobil nya mulai terjatuh kedalam lautan
BERSAMBUNG....
terimakasih sudah membaca jangan lupa tinggalin jejak ya dengan cara like , komen dan vote nya
__ADS_1
maaf beberap hari gak up karena anak author masuk RS jadi gak sempet buat up, kalau sekarang anak author alhamdulillah sudah sehat dan sudah pulang jadi baru bisa up sekarang 🙏🙏