Di Nikahi Guru Olahraga

Di Nikahi Guru Olahraga
Pertengkaran Yang Hebat


__ADS_3

Lia sudah sampai di bandara bersama Mbak Charlie yang udah jadi cewek tulen. Beberapa bulan lalu Mbak Charlie melakukan operasi kelamin dan lain-lain.


Flashback On


"Hikss...... hiksss..... " Mbak Charlie nangis.


"Mbak kenapa nangis? " Tanya Lia yang baru selesai bernyanyi.


"Hikss..... aku di kata-katain Lia! " Mbak Charlie tak jelas.


"Emangnya Mbak di kata-katain apa? " Mencoba menenangkan. Pada akhirnya dia harus menghabiskan uang ratusan juta buat nenangin Sih Mbak Charlie.


"Masak mereka ngata-ngatain eyke cewek kok berbatang? " Sesegukan.


"Emang benar sih kata mereka?! " Lirih.


"Hikss....... hikss...... hikss..... kok loh ikutan ngeledek...... hikss.....! " Makin menjadi-jadi.


"Udah tenang ya Mbak! Mendingan Mbak siap-siap kita ke Thailand sekarang juga! " Sambil memesan tiket.


"Ngapain? " Bingung.


"Ya kan kata Mbak tadi! Mbak di kata-katain berbatang? Jadi kita ke Thailand untuk Operasi dong! Kita buktiin kalau yang mereka katakan salah besar! " Penuh semangat.


" Beneran Kamu? Mahal loh? " Mbak Charlie ragu.


"Iya yakinlah! Mbak segala nya bagi aku! " Memeluk Charlie.


Flashback Off


"Siapkan pesawat pribadi saya sekarang juga! Hari ini saya ingin ke Manado! Satu lagi jangan biarkan penumpang bernama Lia Orchid dan Charlie Chaplin meninggal kan bandara! " Perintah Handi dengan orang di seberang telepon sambil menyetir mobil nya.


"Siap Pak Bos! Gue ikut gak? " Sahut orang di seberang telepon yang tak lain adalah Aldi.


"Terserah mau ikut atau enggak! " Ketus.

__ADS_1


"Kalau gitu gue ikut ya! " Aldi semangat karena akan dapat liburan gratis.


"Bagus deh kalau loh ikut! Palangan loh periksa kasus korupsi dana pembangunan fasilitas umum di kota Manado! " Penuh penekanan dan tak terbantahkan.


"Haaaa.... loh kok tega sih! Kan niatnya gue mau liburan juga?! " Merengek.


"Iya liburan sambil kerja! Kalau gak mau ya sudah gak usah ikut gue! " Jawab Handi sinis.


"Okey Okey gue mau! " Aldi menutup telepon.


*****


"Tolong untuk penumpang bernama Lia Orchid dan Charlie Chaplin di larang meninggal kan bandara......... (menjelaskan banyak hal)! " Ucap Aldi kepada seorang manager di bandara tempat pesawat yang di tumpangi Lia mendarat.


Bagaimana perasaan kalian ketika kalian ingin meninggalkan bandara secepat mungkin tapi malah di tarik oleh petugas bandara? Kesal marah sedih malu? Ya itu lah yang di rasakan oleh Lia dan Charlie saat itu.


Tapi Rasa yang paling dominan adalah rasa kepo. Karena Lia dan Charlie di perlakukan sangat baik tidak seperti seorang tahanan.


Akhirnya rasa penasaran Lia terjawab juga ketika Handi memasuki ruangan mewah tersebut. Seringai Handi membuat Lia makin naik pitam tapi dia menahan nya karena ada banyak kru bandara.


" Bapak ini Apa-apaan sih? " Bentak Lia.


"Kamu lupa ya kalau kamu bolos sekolah?! " Handi tak kalah sengit.


"Emangnya Apa urusan Pak Handi Hah? Saya yang bolos bapak yang sibuk! Gara-gara bapak saya jadi harus menanggung malu di depan penumpang lainnya tahu! " Melotot ke arah Handi.


"GARA-GARA BAPAK JUGA SAYA KEHILANGAN UANG SAYA SECARA PERCUMA UNTUK MENYEWA HOTEL TAHU!! " Teriak Lia berapi-api.


"Hhhhh rugi kamu bilang? Kamu itu beruntung tahu?! Teman kamu ini memesan kamar hotel bintang lima di sini kamar nomor 87 dan kamu mendapatkan kamar VVIP secara percuma! " Handi Tak mau kalah.


"Apa maksud Bapak? " Tanya Lia penuh amarah.


"Tanya sama temanmu itu! " Handi menatap sinis Charlie.


"Mbak Charlie.....? " Menatap bingung Charlie.

__ADS_1


"Hehehe...! " Menunjukkan bukti pemesanan kamar.


"Udah ayo Mbak kita pergi dari sini! " Lia menarik tangan Charlie. Belum sempat Lia melangkah kan kakinya keluar kamar VVIP itu Handi menghentikan nya.


"Satu langkah lagi kamu melangkah saya akan hancur kan bisnis perhotelan dan restoran Gardent Flower kebanggaan mu itu! Asal kamu tahu saya mengetahui kalau kamu adalah pemilik hotel yang baru naik daun itu dan membatalkan kerja sama sepihak dengan Pratama Group! Jadi bagaimana Lia? Kamu masih punya senjata untuk melawan saya atau menyerah saja?! " Seringai Handi penuh kemenangan.


Lia berhenti melangkah dan menyerah begitu saja. Memang nya siapa yang mau bisnis yang dia bangun susah payah hancur seketika karena ke egoisan diri sendiri. Lia memang mempunyai kekuatan untuk melawan Keluarga nya sendiri tapi dia tidak punya kekuatan untuk melawan orang seperti Handi punya kekuasaan dimana-mana bahkan melebihi presiden walaupun masih kecolongan sama penjahat model Mike. Memang tak ada gading yang tak retak sayang ku.


"Baiklah saya menyerah Pak Handi! " Kembali dan langsung merebahkan badannya di atas ranjang king size itu.


"Mbak ayo kita tidur! Nikmati saja karena kita di penjara di hotel VVIP! " sambung Lia sambil memejamkan mata.


Flashback On


Dua hari sebelum perayaan ulang tahun Lia yang ke 18 tahun. Charlie meminta salah seorang staf hotel untuk meminta pengamanan aparat kepolisian. Charlie dan Lia sanggup membayar berapa pun? Asal pesta bisa berjalan lancar. Tapi kalian tahu bukan hanya uang yang harus mereka berikan tapi undangan khusus nya untuk sih jenderal.


"Kamu ke kantor polisi sekarang! Minta pada mereka untuk mengamankan pesta ulang tahun Mbak Lia! " Perintah Mbak Charlie.


"Maaf Mbak saya enggak bisa berangkat sekarang! " Bantahan halus dari Staf.


"Kenapa? Kamu sudah bosan kerja disini? " Tanya Charlie dingin.


"Bukan begitu Mbak! Biasanya mereka akan minta undangan setidaknya untuk jendral saja! Bukan kah alamat kantor polisi yang Mbak berikan ini kantor pusat? " Ucap Staf itu ragu-ragu.


"Ini ambillah dan berikan pada jendral banyak mau itu! " Kata Charlie sambil memberi sebuah kertas.


*****


Handi menghadiri acara ulang tahun itu dengan rasa dongkol karena tidak di jadikan tamu utama dalam acara itu. Biasanya jika dia mendapatkan undangan semacam itu maka dialah sang tamu utama. Tapi itu tidak berlaku untuk acara ulang tahun Lia.


Ketika melihat tuan rumah nya adalah Lia dia langsung tersenyum smirk. Tak masalah jika dia bukan tamu utama jika hari ini akan menjadi hari bersejarah yang membuat ia satu langkah lagi ke depan untuk menikahi Lia. Lagi pula lengannya masih sakit akibat luka tembakan waktu itu.


Bagaimana keluarga Lia apakah mereka tidak hadir? Yap mereka tidak Hadir karena mereka lebih memilih hadiah liburan ke Hawai untuk sekeluarga dari pada mengetahui siapa pemilik Gardent Flower .


Flashback Off

__ADS_1


Apakah Handi sudah melupakan Lily Herlambang begitu saja? Jawabannya tidak alasan Handi ingin menikah dengan Lia karena dia yakin yang di tubuh Lia itu Lily istrinya dulu bukannya Lila sih cupu.


__ADS_2