
Hari ini belum terjadi pertengkaran sama sekali antara Handi dan Lia. Karena mereka sedang berfikir cara untuk menyelesaikan masalah besar yang baru terjadi gara-gara Charlie Chaplin selaku oknum pertama dalam sebuah kasus.
"Om gimana ini? " Lia masih bingung.
"Ya kita pacaran aja" Jawab Handi santai.
"Enggak ahh! Malu tahu kalau aku harus pacaran sama Om udah tua! " Ejek Lia.
"Banyak kok anak muda sekarang yang pacaran sama Om Om! Bukan kamu aja! Yang paling penting Om masih ganteng abis kayak anak ABG! " Handi membelah dirinya sendiri yang di katain tua.
"Tapi status Om kan Duda! " Elak Lia lagi.
"Om duda juga gara-gara kamu! Jika kamu enggak bunuh diri dan reinkarnasi dulu! Om gak bakal duda! Lagi pula banyak anak gadis macam kamu pacaran sama Om Om Pedo biar bisa ngemall! " Skakmat dari Handi.
"Tapi itukan mereka! " Masih berusaha cari alasan.
"Terserah kamu kalau kamu gak mau! Om juga gak rugi yang rugi juga kamu! Palingan kamu di katain *****, ayam sekolah, bebek, ****** dan masih banyak lagi! Tapi kalau status kamu pacar atau tunangan Om pasti gak parah-parah banget! Yang paling penting dalam kejadian ini bisnis kamu yang di pertarukan loh? Jadi orang jangan terlalu egois! Lihat sendiri sekarang Rina sudah tiada semangat hidup gara-gara kamu bukan Rina saja tapi keluarga mu yang lain sama! " Handi meneteskan air mata di kalimat terakhir.
"Hiksss...... hiksss...... " Menangis sebentar.
"Cup jangan nangis! " Bujuk Handi.
"Om ini! Selalu aja ngancem aku hikss....! Om jahat hikss....! Om jahat banget hikss....! " Lia memukul lengan kekar Handi.
"Ehhh.. kok ngamuk! " Menahan tangan Lia.
__ADS_1
"Om jahat sih! " Mulai bersifat manja. Karena aslinya Lila dan Lily itu sama-sama anak manja jadi jika di gabung anak super manja.
"Cup jangan nangis lagi ya! Kalau cuman nangis gini gak bakal menyelesaikan masalah Ya Lia! Sekarang Lia beres-beres pakaian dan barang-barang kita pulang ke Jakarta nanti sore! " Bujuk Handi lagi.
"Mau ngapain? " Tanya Lia.
"Nanti malam ada konferensi pers! " Jawab Handi dengan santai.
"Untuk apa? " Tanya Lia bingung.
"Heummm buat menyelesaikan masalah yang di buat Mbak kesayangan mu itu! Kamu tahu udah banyak kesebar rumor kalau kamu itu wanita panggilan saya! " Jelas Handi.
"Haaaa?Kok bisa? Siapa yang nyebarin kek gitu? " Lia kaget.
"Entah gak tahu! Om masih cari tahu! Kamu sabar ya! " Tegas Handi.
oleh Lia.
"Pacar aja" Sahut Lia cepat. Sebenarnya Lia tidak ingin jadi pacar Handi tapi mau tidak mau dia harus mau demi nama baiknya.
Bukan Charlie yang menyebar rumor buruk itu tapi Prilly karena dia tidak suka sekarang Papa dan kakak nya sering memuji Lia. Charlie hanya bertujuan pamer akan kebersamaan yang mereka jalani tapi ternyata berakibat fatal. Sekarang dia sedang menangis di sudut ruangan kamar hotel. Charlie merasa sangat bersalah karena dirinya perusahaan Lia sedang terancam hancur dan rata dengan tanah. Padahal dari situlah dia bisa bahagia tidak di remehkan lagi oleh orang-orang. Begitu juga Lia itu tempat satu-satunya mendapatkan penghasilan.
" Mbak udah nangisnya ya! kita pulang sekarang! " Lia membalikkan badan Charlie.
"Tapi Lia!? Gimana dengan perusahaan kamu? Gimana nanti di bandara? Pasti kamu nanti di caci maki! " Menangis sesegukan.
__ADS_1
"Udah gak usah di pikirin Pak Handi sudah mengurus semuanya! Sekarang yang harus kita lakukan adalah kembali ke Jakarta Mbak! Ini perintah Pak Handi! Pak Handi sudah cari tahu siapa dalang di balik semua fitnah yang menimpa kita! " Memegang Bahu Charlie.
"Beneran Lia? " Tanya Charlie ragu dan di angguki oleh Lia. Mereka berpelukan hangat dan setelah nya mereka bersiap pulang ke Jakarta.
Keadaan sangat hening di dalam pesawat pribadi Handi itu. Lia dan Charlie sedang sibuk mengatasi saham perusahaan mereka yang tiba-tiba anjlok dratis karena rumor jahat itu. Sedangkan Handi dia sedang berkutat membajak sebuah situs terkenal dia ingin tahu siapa dalang di balik semua ini. Bukan hanya saham perusahaan Lia yang turun saham Angkasa group juga turun drastis.
Handi sudah bertekad siapa pun orang yang berani bermain-main dengan nya akan menyesal dan mendekam di penjara sangat lama. Hingga dia berhasil membobol alamat situs web tersebut. Ternyata orang yang meminta untuk menyebarkan rumor buruk tentang dirinya dan Lia tak Lain adalah Prilly Pratama kakak tiri Lia.
"Dasar wanita sialan! Berani-beraninya kau! " Gumam Handi sambil mengepalkan kedua tangan nya.
Aldi kini tengah sibuk memikirkan bagaimana cara dia nanti mengatakan bahwa ketua Mafia yang mereka tangkap itu ternyata Mike adik Handi sendiri. Bagaimana jika Handi tau dari orang lain pasti kena semprot dia sama Handi.
Sementara itu di sebuah ruangan terdapat seorang wanita tertawa puas. Karena rencana jahat nya berhasil dan tidak ada seorang pun yang mengetahui rencana nya itu. Anak buah Prilly sangat senang karena mendapatkan bayaran dua kali lipat dari sang majikan yang terkenal pelit itu. Untuk gaji pembantu di rumahnya saja sering di potong karena alasan yang tak masuk akal. Sudah beberapa kali dia mengganti pembantu karena pembantu yang bekerja di rumah nya tak nyaman.
"Nyonya Terima Kasih atas bayaran anda! "Dua Orang bertubuh kekar dengan baju serba Hitam menundukkan kepala nya.
" Ya sama-sama! Karena saya lagi bahagia! Sekarang perusahaan sih anak culun itu akan hancur seketika! " Prilly sangat senang.
" Iya nona! Tapi nyonya apakah tidak takut? Bagaimana jika Tuan Handi mengetahui semua berita buruk ini ulah nyonya! Dia bisa melakukan apa saja nyonya! " Pria pertama berbicara agak ragu.
"Tidak sama sekali! Aku yakin Handi tidak akan melukaiku karena dia sangat mencintai ku walaupun aku sudah hamil 7 bulan! Setelah aku melahirkan aku akan mengambil semua harta warisan orang tua suami ku dan menceraikan nya lalu aku akan menikahi Handi Haahaaa! " Tawa Prilly memenuhi Ruangan.
Prilly tidak menyadari jika pria yang dia maksud sedang mendengar kan ucapannya dan merekam nya. Pria itu jelas tidak ingin di manfaatkan malah balik memanfaatkan ucapan Prilly untuk dia segera menceraikan wanita jahanam itu. Siapa juga yang mau menjadikan wanita jahanam sebagai istri seumur hidupnya.
Dasar kau Prilly tak tau di untung! Tak tahu terimakasih sudah di beri hati minta jantung! Akan gunakan rekaman ini sebagai bukti untuk menceraikan mu Prilly! Tunggu saja akan ku usir dirimu dari rumah ini! " Batin Suami Prilly.
__ADS_1
Walaupun harta yang dia miliki sekarang adalah warisan orang tuanya. suami Prilly tahu cara mengelola uang nya agar tidak habis sia-sia dan terus bertambah.