Di Nikahi Guru Olahraga

Di Nikahi Guru Olahraga
Jalan-Jalan


__ADS_3

Ini adalah hari ketiga Lia dan Charlie liburan tapi mereka belum pergi kemana-mana karena di larang oleh Handi. Sebenarnya Lia tidak begitu mengubris Handi ketika nilainya yang menjadi taruhan nya tapi yang dijadikan taruhan nya adalah bisnis yang di lakukan oleh Lia. Terpaksa mereka hanya di hotel saja.


Handi berjanji akan membawa mereka jalan-Jalan jika pekerjaan mereka telah selesai. Beberapa hari ini dua gadis itu hanya bisa lari sana lari sini, main petak umpet, Qiba bersama, saling mengerjai dan hal membosankan lainnya.


Andai saja mereka tidak bertemu Handi mereka tidak akan terkurung di hotel bintang lima ini.Lia sudah tidak tidur bersama Handi lagi ia tidur dengan Charlie sehingga ranjang king size itu terasa seperti lapangan bagi mereka berdua.


"Huammm ngantuk deh kek gini tiap hari! " Keluh Lia.


"Gue juga" Sahut Charlie.


"Mbak kapan kita jalan-Jalan? " Tanya Lia sambil menggoyang kan tangan Charlie.


"Entah ya enggak tahu! Semoga aja urusan Bapak Guru Resek kamu itu cepat kelar dan kita cepat jalan-Jalan ya! " Jawaban Charlie benar-benar menohok hati Lia. Memang semua ini gara-gara guru killer yang resek itu.


Sementara itu di tempat lain di polres kota Manado. Para anggota kepolisian sangat khawatir akan di pecat karena tidak bisa menangani masalah kecil saja. Sebesar apapun masalah itu Handi selalu menganggap nya kecil. Karena orang-orang menganggap masalah kecil jadi besar karena mereka tidak pernah ingin menyelesaikan nya.


Handi menjelaskan strategi menangkap tersangka korupsi dengan teliti dan penuh perhitungan. Semua anggota yang di tunjuk dalam tugas berat itu memperhatikan secara seksama mereka tidak ingin gagal dan berakhir di pecat bukan Hana itu saja kemungkinan besar mereka di denda dan di penjara.


"Lakukan tugas kalian dengan benar! Jangan sampai gagal! " Bentak Handi.


"Siap Komandan! " Serentak.


"Lakukan tugas kalian tanpa gue ya! Gue mau jalan-Jalan dulu! " Pergi dengan wajah berbinar. Tentu orang yang melihat nya jadi terkejut. Handi yang dingin seperti kutub selatan jadi cair seperti air es dipanaskan.


******


Ceklek pintu kamar Lia terbuka.


"Cepatan siap-siap! " Handi to the point.


"Mau ngapain? " Tanya Lia malas.

__ADS_1


"Jalan-Jalan" Jawab Handi penuh teka-teki.


"Yes, kita siap-siap dulu! " Lia dan Charlie kompak.


Handi dan Aldi yang melihat kelakuan mereka berdua hanya bisa geleng-geleng kepala. Lagi pula Handi sudah lama tidak liburan sekali-kali boleh lah untuk menenangkan pikiran dan batin ini. Handi membawa anak murid kesayangan nya itu ke sebuah destinasi wisata yang cukup terkenal di kota Manado.


Air Terjun Kima Atas



Sesuai dengan namanya, air terjun ini berada di kelurahan kima atas yang jaraknya sekitar 15 kilometer dari pusat kota Manado. Cocok banget buat kamu yang ingin menepi sejenak dari keramaian kota, sembari menikmati pesona alam.


Keindahan air terjun tiga tingkat dengan aliran air yang tidak terlalu deras akan membuatmu Takjub. Air terjun ini juga aman untuk bermain air, berenang atau juga numpang mandi bagi kalian yang selama ini malas mandi akan langsung rajin mandi ketika sampai disini.


Lia yang dari kecil senang bermain air langsung saja meloncat ke dalam kolam yang ada di bawah air terjun tersebut. Sangking senang nya dia tidak peduli di lihatin orang-orang dan juga di omong kampungan. Masa bodoh lah ya untuk orang yang hanya bisa menilai orang dari luarnya aja. Mereka yang sok-sokan kekotaan dan kekinian itu belum tentu lebih baik dari anda. Bisa gila kita kalau selalu dengar omongan orang-orang di muka bumi ini.


Setelah puas bermain air Lia langsung mengambil baju ganti untuk dia ganti yang memang sudah dia sediakan sebelum berangkat tadi. Handi sangat senang melihat Lily yang berada di tubuh Lila itu bisa tersenyum karena dirinya. Dia juga menyesal telah memaksa Lily menikah dengan nya di saat usia yang masih sangat muda 15 tahun. Tapi apalah daya nasi telah menjadi bubur.


Krukkk Krukkk


Suara perut Lia yang meminta untuk di isi maklum ini sudah jam satu siang. Dan belum di isi dari tadi pagi jadi wajar cacing-cacing yang ada perut Lia demo minta di kasih makan.


"Kamu laper ya? " Tanya Handi yang hanya duduk saja dari tadi di temanin Aldi.


Mbak Charlie? Dia cari kenalan baru dan sambil foto-foto gitu buat di posting di instagram ataupun media sosial yang lain.


"Iya" Jawab Lia polos.


"Ayo kita makan dulu baru lanjut ke tempat selanjutnya! " Handi menarik tangan Lia.


"Woyyyy..... tunggu! " Teriak Charlie karena di tinggalkan oleh teman-temannya itu.

__ADS_1


"Ayo buruan Mbak! Lia udah kelaparan! Makanya jangan ganjen! " Teriak Lia sambil berhenti menunggu Mbak Charlie.


"Ayo kita foto dulu satu kali aja! " Pintah Mbak Charlie ngos-ngosan karena habis lari.


"Enggak deh! Lia udah laper pakai banget Mbak! " Keluh Lia.


"Ayo kita foto dulu! " Ajak Handi.


Sebenarnya dari tadi dia ingin mengajak Lia foto tapi dia tidak enak hati untuk mengajak secara Langsung. Kebetulan Charlie itu narsis banget jadi bentar-bentar foto deh. Tempat nya unik dikit foto. Makanan agak spesial dikit aja di foto terus di Upload. Memang sih pengikut Charlie di foto mencapai tiga juta pengikut saat ini mengalahkan Lia. Secara Lia kan gak suka foto . Foto profil Lia di Instagram aja foto doraemon.


Handi meminta seorang turis lain untuk memfoto mereka bersama. Setelah itu mereka foto sendiri-sendiri. Yang tadinya foto profil instagram Lia doraemon berganti dengan wajah Lia yang manis dan imut. Tetapi Lia belum upload foto dia bersama Handi, Aldi dan Charlie karena gak sempat.


"Makan yuk! " Ajak Aldi.


"Enggak deh gue udah gak laper! " Jawab Lia.


"Gue juga" Mbak Charlie ikut-ikutan.


"Mau kemana nih kita? " Tanya Handi.


"Terserah Om aja mau kemana! Yang penting tempat nya bagus! " Jawab Lia tanpa sadar telah merubah panggilannya kepada Handi.


Aldi dan Charlie merasa agak heran dengan panggilan yang di berikan Lia untuk Handi. Tapi sudah lah bukankah mereka hanya numpang ikut liburan? Jadi jangan banyak protes nanti liburannya gak jadi gratis. Yang penting mereka bisa foto-foto cantik dan menikmati hari libur ini. Karena minggu depan mereka akan di hadapkan sama rutinitas biasanya yang begitu menguras tenaga.


Air Terjun Ratahan Telu



Air terjun ratahan telu berlokasi di jalan pineleng-kali, kali, Pineleng Kabupaten Minahasa atau sekitar 20 kilometer dari Manado. Kondisi alam yang masih asri dan tak terlalu ramai menjadikan air terjun ini sangat di sukai oleh pecinta alam. Cocok buat kamu yang penat dengan rutinitas kota.


Di tempat ini juga mereka tak lupa mengambil foto tapi tak langsung di upload karena tidak ada signal internet. Lia terus menikmati suasana tenang ini tanpa berenang karena disino tidak aman untuk berenang.

__ADS_1


__ADS_2