Dia Luka Yang Ku Rindu

Dia Luka Yang Ku Rindu
pandangan pertama


__ADS_3

Ariel adalah anak perempuan yang dibesarkan dari keluarga yang sederhana.suatu hari ariel yang tinggal di kota A di tinggalkan bersama kakak nya untuk melanjutkan pendidikannya.


"Ariel sayang,besok ibu akan mengantar kamu ke bandara untuk tinggal bersama kakak kamu"ucap ibu pada Ariel.


"lbu aku tidak mau pergi dari samping ibu,kalau aku pergi siapa yang akan menjaga kalian?"ucap Ariel karena dia tak ingin pergi.


lalu ibu Ariel mengeluarkan sesuatu dari tas nya,ibunya mengeluarkan sebuah kotak kecil dan kotak itu berisikan foto keluarga kecil mereka.


"Apa ini Bu?"tanya Ariel yang bingung melihat isi kotak itu.


"Ini berisi kenangan keluarga kita,jadi jika kamu rindu kepada kami kamu bisa lihat Poto kita ini lagian kan zaman sekarang udah canggih,kita bisa ber video call kan"ucap ibu.


"Baiklah jika memang itu kemauan ibu,tapi ibu harus janji padaku jika terjadi apa apa ibu akan memberi tahu ku segera"ujar Ariel sambil memeluk ibundanya.


kemudian mereka berpelukan dan ibunya Ariel membantu Ariel untuk membereskan semua nya.


Tiba-tiba datang ayah ya Ariel dengan wajah dinginya ke kamar Ariel.ayah Ariel memang terkenal dengan sikap dinginnya dan oleh sebab itu dia di segani banyak orang karena sikapnya yang kurang beradaptasi itu.


"Ariel...sudah siap?"tanya aja ya


"Iya,Uda pa ini aq tinggal membersihkan kamar saja"ujar Ariel yang tengah memasukkan beberapa baju nya ke dalam koper.


Besoknya, Ariel pun berangkat bersama orang tua nya menuju bandara.di dalam perjalanan Ariel hanya diam dan tidak berbicara apapun.


orang tua Ariel pun hanya saling menatap dan mengerti apa yang di rasakan oleh Ariel.


mereka pun sampai di bandara setelah 45 menit perjalanan.ayah Ariel pun menurunkan koper dan barang barang Ariel.


"ini tiketnya"ujar ayah sembari memberi tiket nya kepada Ariel.


"makasih ayah"balas Ariel sambil menerima tiketnya tersebut.


"Kamu baik baik ya sayang,ingat belajar yang sungguh-sungguh."pesan ibu kepada Ariel.


"ayah sudah memberi tahu Kaka kamu agar dia nanti menjemput kamu."pesan ayah kepada Ariel.


"Baik yah, aku pergi dulu"kata Ariel.


Ariel memandang orang tua ya untuk terakhir kalinya dan dia sudah bertekad akan pulang dengan membawa kebahagiaan untuk mereka.


lima belas menit kemudian,pesawat pun berangkat menuju kota A selama di perjalanan Ariel hanya diam saja dan tanpa sengaja di pesawat ada laki laki yang memandang Ariel tanpa Ariel ketahui.


"Dia cantik"batin pria misterius.


Empat puluh lima menit pesawat pun tiba di kota A,dan Ariel pun menunggu kakak ya yang akan menjemputnya di Bandara.


"Mana sih kakak Tika ini?"sembari melihat jam tangan nya.


"Hai...... Ariel..........aku di sini"teriak seseorang wanita sambil melambaikan tangannya ke atas untuk memberi tanda.


"kakak Tika?"ucap Ariel untuk memastikan.


lalu Tika dan Ariel pun berpelukan.


"Apakah kamu sudah lama menunggu?"tanya Tika.

__ADS_1


"Tidak terlalu kak"jawab Ariel.


"ya sudah mari kita pulang"ajak Tika kepada Ariel.


"ayo kak"sambil menggandeng tangan Tika


sementara mereka pergi menjauh, sepasang mata terus memperhatikan mereka.


"Oh namanya Ariel???"batin pria misterius tersebut yang tak lain adalah pria yang memandang wajah Ariel tadi


"Baiklah,aku akan mencari tahu"batin pria misterius tersebut.


Lalu pria tersebut pun meninggalkan bandara dengan senyuman yang terukir di wajahnya.


Sesampainya di rumah ia memanggil adeknya Ciko.


"Ciko,gue balik."teriak pria tersebut.


Lalu Ciko pun membuka pintu dan pria itu pun masuk.


"Tuh barang gue,Loh angkat gih gue mau tidur."suruh pria tersebut.


"Ih,Nih anak ngak ada berubah ya. Dia kira gue pembantunya apa?"ketus Ciko.


Lalu Ciko menyuruh pembantunya untuk memasukkan barang pria tersebut.


Lalu Ciko menemui pria tersebut ke kamarnya.


"Gimana bang?Loh Uda jumpa sama tuh cewek?"tanya Ciko.


"Nih,Loh cari informasi tentang cewek ini."suruh pria misterius tersebut.


"Nanti aja gue cari,Gue masih malas."protes Ciko.


Seketika pria tersebut pun menatap tajam ke arah Ciko.


"Oke fine. Gue akan cari informasinya."ucap Ciko sembari meninggalkan pria tersebut.


"Nih anak doyannya nyuruh orang aja,Gue jitak kepala loh baru tau."ucap Ciko dalam hatinya.


Lalu ia pun mengerjakan apa yang disuruh oleh kakaknya itu.


Ia pun pergi ke ruangan nya untuk mencari tahu informasi cewek tersebut.


"Ariel Amira Putri Bratmajaya? Apakah betul dia orangnya?"tanya Ciko.


Lalu ia terus mencari tahu tentang Ariel, dan ia pun mendapatkan semua informasi nya.


"Berarti benar dia orang nya.tak salah lagi dia pewaris tunggal Bratmajaya."ucap Ciko.


Lalu ia pun menemui pria misterius tersebut ke kamarnya.


"Bagaimana?Apakah kau menemukan informasi dirinya?"tanya pria tersebut.


"Ini dia." ucap Ciko sambil menunjukkan laptop nya.

__ADS_1


Lalu pria tersebut tersenyum.lalu ia pun meminta semua informasi itu di kirim ke laptop nya.


"Gue akan buat suatu suprise buat loh Ariel."ucap pria misterius tersebut.


Ciko pun bertanya kepada pria tersebut.


"Kak,Apa loh betulan mau hancurkan keluarga Bratmajaya?"tanya Ciko.


"Gue bahkan mau lihat mereka berlutut di hadapan ku."ucapnya sambil tersenyum.


Lalu Ciko pun meninggalkan kakaknya sendirian di kamar.


"Apa yang harus kulakukan?"tanya Ciko.


"Apa aku harus mengabari Ariel ya?"tanya Ciko cemas.


Lalu ia menelpon orang suruhan nya diam-diam tanpa diketahui.


"Gue minta sama loh,Loh jaga cewek yang namanya Ariel Amira Putri Bratmajaya. gue akan kirim Poto ya."suruh Ciko kepada seseorang.


"Baik tuan.akan kami lakukan."ucap pria yang disebrang.


Lalu Ciko menutup telponnya dan membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.


"Maafin gue bang,Gue ngak mau loh lukain cewek itu hanya karena balas dendam loh sama keluarga Bratmajaya."ucap Ciko.


Lalu ia pun tertidur pulas.


Besoknya ia tidak melihat kakaknya tersebut.


"Kemana perginya tuh anak ya?"tanya Ciko.


"Bi...bibi...."teriak Ciko.


"Ya tuan muda ,Ada apa?"tanya pembantunya.


"Kakak Nico mana?"tanya Ciko.


"Maaf tuan,Bibi ngak lihat tuan Nico kemana."ucapnya.


"Pergi buatkan sarapan untukku."suruh Ciko.


Lalu pembantunya pun pergi untuk membuat makanan kepada Ciko.


Sementara itu Ciko hanya duduk diam di meja makan.


"Kemana tuh anak ya?Apa dia Uda pergi mencari Ariel?"tanya nya.


Lalu ia pun mengambil handphone nya dan melihat GPS yang terpasang di mobil Nico.


Ia pun kaget melihat keberadaan Nico.


"Ngapain tuh anak ke sekolah ?"tanya Ciko.


Lalu ia pun menyusul Nico ke suatu tempat yang dimana tempat tersebut merupakan tempat sekolah Ariel.

__ADS_1


__ADS_2