Dia Luka Yang Ku Rindu

Dia Luka Yang Ku Rindu
Ciuman pertama ku


__ADS_3

Besoknya Fandi pun sengaja menjemput Ariel terlalu pagi karena dia ingin menanyakan sesuatu kepada Ariel.


Sesampainya di rumah Ariel ia melihat Tika yang sedang berolahraga di depan rumahnya.


"Permisi."ucap nya datar.


"Ya,Ada apa kamu datang pagi-pagi sekali?"tanya Tika heran.


"Saya mau menjemput Ariel. apakah Ariel ya ada?"tanya Fandi.


Tika pun hanya mengangguk dan mempersilahkan Fandi untuk masuk ke dalam rumahnya.


"Kamu temui saja Ariel,Dia ada di lantai atas."ucap Tika.


Lalu Fandi pun naik ke atas dan masuk ke kamar Ariel. Fandi pun membuka pintu kamar Ariel dan mendapati Ariel yang masih tertidur pulas.


Ia pun mendekati Ariel dan duduk di samping nya.


"Gue ngak tau mau bilang apa sama loh tapi entah kenapa gue merasa loh kini mulai istimewa di hidup gue."batin Fandi sambil mengelus rambut panjang Ariel.


Saat Fandi mengelus rambut Ariel tiba-tiba Ariel memeluk Fandi dan mengigau.


"Kenapa loh tega tinggalin gue,Gue sayang sama loh tetapi loh milih dia."ucap Ariel yang tiba-tiba meneteskan air matanya.


"Siapa yang dimaksud Ariel?"batin Fandi.


Tiba-tiba Ariel pun membuka matanya dengan keadaan setengah sadar ia menarik tangan Fandi dan mencium bibir Fandi. Fandi yang kaget langsung membalas ciuman Ariel tersebut.


"Loh ngapain di kamar gue?"tanya Ariel yang sudah sadar.


"Gue tadi mau bangunin loh, Tiba-tiba loh narik tangan gue dan cium bibir gue"jelas Fandi.


"Ihhhh,,Mana mungkin gue cium loh?"ucap Ariel.


"Gue juga ngak mungkin suka sama loh,Kayak ngak ada cewek yang lain selain loh aja"jawab Fandi sambil meninggalkan Ariel.


"Gue juga ngak suka kali Ama loh"ucap Ariel.


Lalu Ariel pun pergi ke kamar mandi.


"Loh gila Ariel, Ngapain sih loh cium tuh anak segala sih!!!!!ciuman pertama gue kok bisa jatuh ke dia sih."berontak Ariel di hatinya.


Sedangkan Ariel yang bersiap-siap untuk memakai baju, Fandi pun turun ke ruang tengah.


"Ariel blom bangun juga?"tanya Tika.


Fandi pun hanya menggelengkan kepalanya.


"Ya Uda kita sarapan dulu."ucap Tika.


lalu mereka pun menunggu Ariel turun dari kamarnya dan mereka pun sarapan.setelah beberapa menit kemudian mereka pun pergi ke sekolah.


"Gue parkir mobil dulu.loh tunggu gue di depan"suruh Fandi.


Ariel pun hanya mengangguk.


Di depan sekolah Tasya melihat Ariel langsung menarik tangan Ariel dan membawanya ke gudang sekolah dengan paksa.


"Lepasin gue"berontak Ariel.

__ADS_1


"Diam loh,Ikut gue"ucap Tasya.


lalu mereka pun mengikat Ariel di gudang.


"Loh ngak usah bermimpi bahwa loh bakal dapatin Fandi, Karena Fandi itu cuma jadi milik gue."ucap Tasya.


Ariel pun hanya tersenyum sinis melihat Tasya.


"Loh kira Fandi suka sama loh?Dia itu ngak pernah suka sama loh apalagi cinta sama loh!!Loh harusnya ngaca"ucap Ariel sambil menunjukkan senyum sinis nya.


Dengan tanpa peringatan sebuah tamparan melayang di pipi mulusnya Ariel.


"Plakkkk.....Loh ingat ya loh itu ngak apa-apanya di banding gue"ucap Tasya.


Fandi pun datang ke halaman, yang dimana di depan sekolah menyadari bahwa Ariel tidak ada disitu ia berfikir bahwa Ariel sudah ada dikelas.


Dan sesampainya di kelas ia juga tidak bisa menemukan Ariel.


"Cello,loh ada lihat Ariel ngak?"tanya Fandi.


"Ngak tuh"jawab Cello.


Tiba-tiba syela pun datang dengan tergesa-gesa.


"Fandi gue lihat Ariel di tahan sama Tasya dan kawan kawannya di gudang."ucap syela.


Lalu Fandi pun langsung menemui Ariel dan menolongnya.


"Brukkkk.."suara pintu yang ditendang Fandi.


Tasya dan kawan kawannya pun takut.


"Auwwwww,Sakit Fandi. lepasin."ucap Tasya yang meringis kesakitan.


Lalu Fandi pun menatap Tasya tajam bersama teman-temannya.


"Gue peringati sekali lagi.jika loh sakiti pacar gue Ariel gue ngak akan segan-segan untuk buat hidup loh dan keluarga loh hancur!!!ingat itu"ancam Fandi sambil melepaskan tangan Tasya.


Lalu ia membuka ikatan Ariel dan membawanya keluar.


"Loh ngak papa kan?"tanya Fandi.


Ariel hanya menggelengkan kepalanya pertanda ia tidak apa-apa.


"Ya Uda gue pergi dulu"ucap Fandi sambil meninggalkan Ariel.


"Loh selalu bersikap dingin dan cuek tapi hati loh baik,Sayang loh gengsi untuk dekat Ama gue"batin Ariel.


Lalu Ariel pun pergi menuju kelasnya.


Saat istirahat Dino yang melihat Ariel sendirian langsung mendekat ke Ariel.


"Hai manis"ucap Dino.


"Ngapain kamu kesini?"tanya Ariel.


"Nga boleh ya?"tanya Dino.


"Boleh aja sih."ucap Ariel.

__ADS_1


"Oh ya loh ada acara ngak malam ini?"tanya Dino.


"Mang kenapa?Loh mau ngajak gue kemana?"tanya Ariel.


"Di dekat rumah gue ada pasar malam,Loh mau ikut ngak?gue yang traktir."tawar Dino.


Setelah berpikir lalu Ariel pun mengangguk.


"Oke gue mau."ucap Ariel.


"Oke gue jemput nanti malam ya."ucap Dino.


Ariel pun mengangguk dan saat Ariel mau melangkahkan kakinya dia tidak sengaja terpeleset dan dengan sigap Dino menangkap tubuh Ariel.


Syela yang melihat kejadian itu pun tanpa ia sadari air matanya pun jatuh dan pergi meninggalkan mereka berdua.


Sedangkan Ariel melepaskan tangan Dino dari pinggang Ariel dan meninggalkan Dino.


"Loh kenapa la?"tanya Ariel.


"Gue mau ngomong sama loh."ucap Syela.


"Loh mau nanya apa?"tanya Ariel.


"Loh suka sama Dino?"tanya Syela dengan tatapan tajam.


Ariel pun tertawa dan membuat Syela bingung.


"Loh nih ada ada aja.gue kan Uda punya pacar si Fandi trus ngapain loh bilang gue ada rasa sama si Dino?"ucap Ariel.


"Loh serius kan ngak suka sama Dino?"tanya Syela.


"Apa gue perlu bilang sama Fandi biar sekalian kami kawin agar loh percaya?"tanya Ariel.


"Iya gue percaya."ucap Syela


Akhirnya mereka pun melupakan masalah mereka dengan pergi ke taman sekolah.


"Syela,Loh nanti datang ke rumah ya."ajak Ariel.


"Mau ngapain?"tanya Syela.


"Ada deh, Pokoknya loh datang aja,Oke."tegas Ariel.


Akhirnya Syela hanya mengangguk tanda setuju.


Malamnya Dino datang dengan mobilnya dan ia pun turun.


"Uda siap?"tanya Dino.


"Eh, Dino Syela boleh ikut kan?"tanya Ariel.


"Boleh dong,Siapa yang bilang enggak?"ucap Dino.


Lalu mereka pun pergi ke pasar malam dan sesampainya nya di sana Ariel dan Syela pun langsung pergi masuk duluan tanpa mengajak Dino yang sedang memarkir mobilnya.


"Tuh orang nya,dasar masa kecil suram."batinnya


Lalu ia menghampiri kedua cewek tersebut dan ikut bermain dan menikmati malam.

__ADS_1


__ADS_2