Dia Luka Yang Ku Rindu

Dia Luka Yang Ku Rindu
Pembalasan dendam Sasha


__ADS_3

"Fandi mau kemana?"tanya Mamanya.


"Mau ngambil baju Ariel mah."ucap Fandi.


Lalu Fandi mengambil baju Ariel dan membawanya ke kamar.


"Nih baju loh pakai."ucap Fandi sambil menyerahkan baju couple mereka.


"Makasih."ucap Ariel.


Ariel pun memakai baju tersebut dan turun kebawah.


"Ah ini dia putri yang kita tunggu dah datang."goda Mamanya Fandi.


Lalu Ariel pun turun dan duduk di depan Fandi.


"Sasha tolong ambilkan mangkuk sup yang di belakang ya."teriak Mama Fandi.


Lalu Sasha membawa mangkuk berisi sup tersebut ke meja makan.


"Oh ya aku kerjain aja anak ini."batin Sasha.


Dengan sengaja Sasha menumpahkan sup yang panas itu ke arah Ariel hingga habis.


"Ahhhhhh panas."teriak Ariel sambil mengipas tangannya dan badannya.


Sontak semua orang jadi khawatir.


"Sasha apa yang loh lakuin?"bentak Pandi.


"Maaf sayang aku tidak sengaja,kakiku tadi tersandung."bohong Sasha.


"Ariel ayo ku obati."tawar Fandi.


Lalu Fandi membawa Ariel ke dalam kamar.


Sedangkan di ruang makan....


"Maksudnya apa kamu lukai Ariel?"bentak Pandi.


"Kan aku dah bilang aku ngak sengaja."ucap Sasha sambil berputar-putar menangis.


"Kamu tuh ya sini."geram Pandi sambil menarik paksa tangan Sasha ke kamar.


"Uda berapa kali ku bilang jangan coba-coba kamu sakiti dia lagi."bentak Pandi.


"Kamu tuli ya?Uda ku bilang aku tidak sengaja."bentak Sasha.


"Sudah-sudah kalian jangan bertengkar lagi."ucap Mamanya Fandi melerai.


Lalu Pandi keluar dan meninggalkan rumah sedangkan Mama kembali ke dapur untuk membersihkan pecahan kaca mangkuk tadi.


Di kamar Fandi.....


"Kamu ganti baju dulu."suruh Fandi.


"Gimana mau ganti baju tanganku semua sakit Fandi."Protes Ariel.


"Buka baju loh!"ucap Fandi.


"Apa?"tanya Ariel kaget.


"Loh punya baju dalaman kan,ganti baju loh biar gue obatin."jelas Fandi.


"Ya Uda gue ganti baju sendiri."pasrah Ariel.


Lalu Ariel Menganti pakaiannya.melihat Ariel yang sudah mengantikkan pakaiannya, Fandi pun datang membuka baju Ariel.


"Tenang aja gue ngak akan berbuat apa-apa!"ucap Fandi menyakinkan.

__ADS_1


Lalu Fandi membukakan baju Ariel pelan-pelan agar tidak mengenai lukanya.


"Sini tangan loh."suruh Fandi.


Dengan perlahan Fandi membuka bajunya Ariel dan menutupnya dengan selimut tipis, Kemudian ia mengobati badan Ariel yang terkena siraman air tersebut.


"Dah siap gue obatin."ucap Fandi.


"Makasih ya Fandi."ucap Ariel sambil tersenyum.


"Dah loh istirahat aja sana."suruh Fandi.


"Fandi bisa minta tolong?"tanya Ariel.


"Minta tolong ngambil baju lagi?"tebak Fandi.


Ariel mengangguk.


"Ya Uda ini pakai baju tidur kamu aja."tawar Fandi sambil memberikan baju tersebut.


"Makasih."ucap Ariel.


Lalu Fandi keluar dan kembali ke ruang makan sedangkan Ariel memakai pakaiannya di kamar.


"Gimana kondisi Ariel?"tanya Ayahnya Fandi.


"Uda baikkan kok pa." Jawab Fandi.


"Oh ya Pa,Besok aku mau ke rumah sakit,Mau lihat perkembangannya."izin Fandi.


"Ya Uda hati-hati ya."pesan Mamanya Fandi.


"Lalu gimana sama acara pertunangan kalian?"tanya Mamanya Fandi.


"Nanti ku kasih tau ya ma, Fandi istirahat dulu, Fandi Uda lelah."ucap Fandi.


Lalu Fandi izin pamit ke kamar dan meninggalkan kedua orang tuanya di ruang makan.


"Dasar anak ini."ucap Fandi.


Tiba-tiba Ariel terbangun dan melihat Fandi memandangnya.


"Kamu mau tidur ya?"tanya Ariel sambil mengucek matanya.


"Eh gue masih banyak kerjaan."boong Fandi.


Lalu Fandi menuju meja kerjanya dan menghidupkan laptopnya sedangkan Ariel hanya bisa memandangi wajah Fandi dan tertidur kembali.


Tak sadar Fandi pun tertidur di meja kerjanya.Ariel melihatnya pun mendekati Fandi dan mencoba untuk mengangkat tangganya agar ia bisa menaruh Fandi di atas kasur.


"Ah, Berat Ama badan anak ini."protes Ariel.


Lalu Ariel menyelimuti Fandi dan pergi ke bawah untuk mengambil minum.


"Oh gue kayaknya rindu deh Ama Mama."ucap Ariel.


Kemudian dia kembali ke kamar dan membawa minumnya ke kamar dan duduk di sofa.


Tak tersadar Ariel pun tertidur di sofa.


Besok paginya Fandi melihat dia sudah berada di tempat tidur sedangkan Ariel tidur di sofa.


Ia mendekati Ariel dan menyelimuti tubuh Ariel.


"Loh kenapa mindahin gue ke tempat tidur?"ucap Fandi sambil berbicara sendiri.


Tiba-tiba ada suatu dorongan yang membuat Fandi ingin mengecup bibir Ariel kembali.


"Kau sungguh membuatku tergoda."ucap Fandi.

__ADS_1


Saat Fandi ingin mengecup bibir Ariel tiba-tiba saja Ariel terbangun.


"Kamu Uda bangun?"tanya Fandi yang kembali ke posisi semula.


Ariel hanya tersenyum kecil,Kemudian ia menciumi bibir Fandi dengan cepat.


"Loh mau cium gue tadi kan?"rayu Ariel.


"Ngak siapa juga mau cium loh?"bohong Fandi.


"Ya Uda."ucap Ariel sambil duduk dan meninggalkan Fandi


Tiba-tiba Fandi menarik tangan Ariel dan mengecup bibir Ariel.


"Lah katanya enggak mau?"goda Ariel.


"Ya Uda."kesel Fandi sambil meninggalkan Ariel.


Sementara itu di balik kamar Fandi,Sasha sedang melihat kelakuan mereka berdua.


"Awas aja loh ya Ril."ancam Sasha.


Lalu Sasha meninggalkan kamar tersebut dengan hati-hati.


Sementara itu Fandi mandi,Ariel mempersiapkan segala sesuatunya untuk hari ini.


"Apa yang loh lakuin?"tanya Fandi.


"Ngak cuma ngambil baju loh aja."balas Ariel dengan senyuman.


"Ya Uda loh mandi sana."suruh Fandi.


Lalu Ariel pergi mandi dan Fandi memakai pakaiannya serta turun ke bawah.


"Pagi Ma,Pagi Pa."sapa Fandi


"Pagi juga sayang."balas kedua orang tua Fandi.


"Oh ya Fandi kita ada meeting mendadak hari ini."ingat Pandi.


"Baiklah nanti aku datang."balas Fandi.


"Oh ya sayang nanti Mama dan Papa kamu akan pergi jadi pulang agak larut dan mungkin kami akan keluar kota untuk beberapa hari."ucap Mamanya.


"Baik Ma,Aku ingat."balas Fandi.


Lalu mereka sarapan bersama.


"Mana Ariel?"tanya Mama.


"Masih di atas ma."Jawab Fandi.


Tidak berapa lama datanglah Ariel dan menuju meja makan.


"Om,Tante aku pamit dulu ya aku dah telat."izin Ariel terburu-buru.


"Lah mau kemana?ngak sarapan dulu?"teriak Mama Fandi.


Pertanyaan Mamanya Fandi ngak di jawab karena si Ariel ya Uda cabut duluan.


"Duh nih ojek kok lama banget ya?taksi juga ngak ada lagi?"ucap Ariel.


Tiba-tiba Dino datang.


Tit...tit....tit...


"Ha Dino loh mau ke kampus kan?"tanya Ariel tanpa basa-basi.


"Iya cepat naik ntar telat loh."ucap Dino.

__ADS_1


Lalu Ariel naik ke kereta Dino dan pergi dengannya ke kampus.


__ADS_2